Kondisi Jalan di Jateng Kian Parah

16:31
Semarang-Kondisi dari kualitas jalan di Jawa Tengah yang rendah kian memprihatinkan. Kondisi jalan yang tak segera diperbaiki membuat jalan tersebut semakin parah. Ironisnya, dalam SK Gubernur No. 620/12/2010 disebutkan hanya 0,38 persen yang mengalami kerusakan.

Hal itu pun dipertanyakan anggota Komisi D DPRD Jateng, Hadi Santoso.

"Apakah benar jalan provinsi sepanjang 2.565,621 KM, hanya 9,7 KM yang mengalami kerusakan? Padahal Kondisi jalannya seperti tak pernah tersentuh pembangunan dan rusak parah. Jangan-jangan datanya keliru," kata Hadi di Gedung DPRD Jateng.

Anggota Fraksi PKS tersebut juga menegaskan bahwa beberapa ruas jalan di Provinsi Jateng rusak parah, bahkan sebagian nyaris tidak bisa dilewati mobil.

Jalanan yang rusak terdapat pada beberapa ruas jalan di Jateng. Hadi mencontohkan kerusakan terdapat pada ruas 197 jalan Demak-Godong, ruas 190 Jalan Gubug-Kapung-Kedungjati, ruas 192 Jalan Sruwen-Karanggede, ruas 193 Jalan Andong Kabupaten Sragen-Karanggede, ruas 226 Jalan Ngadirojo-Giriwoyo dan beberapa ruas jalan lainnya.

Selain itu, Hadi juga menengarai, faktor cepat rusaknya jalan Jateng karena kecilnya alokasi dana untuk peningkatan dan pemeliharaannya, ditambah kualitas pemeliharaan jalan yang meragukan.

"APBD kita lebih besar untuk kegiatan rutin. Sisanya baru digunakan untuk seluruh kegiatan pembangunan, termasuk infrastruktur jalan. Jadi bisa dibayangkan, anggaran untuk jalan ini memang terbatas," ujar Hadi.

Sementara itu, Kasubag Program Dinas Bina Marga Jawa Tengah, Christian mengatakan yang disebut jalan rusak jika pengendara hanya dapat memacu kendaraanya maksimal 10-20 km/jam.

"Jika kerusakan berupa lubang, itu masih masuk kerusakan sedang karena kendaraan bisa memacu kecepatan 20-40 km/jam," kata Christian.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »