Hadapi Liburan, KA Dari Bandung Tambah Gerbong

12:34
 
Bandung - Menghadapi lonjakan penumpang liburan panjang akhir pekan ini hampir seluruh Kereta Api (KA) dari Bandung ke jurusan timur menggandeng kereta (gerbong) tambahan

"KA pemberangkatan Rabu malam dan Kamis pagi ke jurusan timur semuanya ditambah satu hingga tiga kereta, sedangkan KA Argo Parahyangan Bandung - Jakarta tetap dengan formasi normal," kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung Bambang Setya Prayitno di Bandung, Kamis (17/5/2012).

Menurut Bambang, tingkat pemesanan tiket KA komersial jurusan ke timur pada Rabu (16/5) dan Kamis ini penuh 100 persen. Tinggal tiket KA tambahan yang bisa dibeli di stasiun sebelum keberangkatan.

Bahkan untuk pemberangkatan Jumat (18/5) besok juga sudah mencapai 90 persen, dan diprediksi akan penuh karena pemesanan tiket terus bergulir.

"Puncak pemberangkatan penumpang libur panjang kali ini kemungkinan pada Rabu dan Kamis ini, sedangkan arus balik diprediksi puncaknya Senin mendatang," ucapnya.

Lebih lanjut Bambang menyebutkan, keberangkatan KA Mutiara Selatan pada Rabu kemarin juga penuh, sehingga terpaksa ditambah tiga kereta (gerbong) tambahan.

Hal sama juga KA Turangga dan Argo Wilis yang juga mendapat tambahan satu dan dua kereta dengan kondisi penuh. Sedangkan KA Malabar yang berangkat Rabu petang kemarin juga ditambah dua kereta masing-masing kelas bisnis dan ekonomi.

"Hampir seluruh KA digandengkan KA tambahan, kecuali Harina Bandung - Semarang tetap pada formasi normal," papar Bambang.

Penambahan kereta juga dilakukan untuk tiga KA ekonomi ekspres yang diberangkatkan dari Stasiun Kiaracondong Kota Bandung. KA Kahuripan Bandung - Kediri dan KA Kutojaya Selatan Bandung - Kutoarjo yang berangkat Rabu malam juga mendapat tambahan kereta.

Sama halnya dengan KA Pasundan Bandung - Surabaya juga mendapat tambahan kereta untuk mengangkut penumpang yang meningkat di Stasiun Kiaracondong.

"KA yang berangkat Kamis siang dan malam ini juga sudah penuh, namun kita tetap memberlakukan satu tiket satu tempat duduk. Tidak ada toleransi penumpang, dan sejak April 2012 tidak ada lagi tiket berdiri," ucapnya, menegaskan.

Untuk menghadapi lonjakan penumpang pada liburan akhir pekan ini, PTKA meningkakan kesigapan dan memberlakukan prosedur tetap yang ada.

"Pengamanan ditingkatkan baik di stasiun maupun di KA, termasuk 'sweeping' penumpang tanpa tiket, tujuannya menjaga kenyamanan penumpang," demikian Bambang.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »