Tronton Angkut Miras Terbalik di Gunung Lipan

14:41
SAMARINDA. Kecelakaan beruntun terjadi di kawasan Gunung Lipan, Jl Cipto Mangungkusumo, Loa Janan Ilir, Senin (7/5) kemarin, sekitar pukul 07.40 Wita. Akibatnya dari kecelakaan tersebut, satu korban tewas di tempat, sementara 4 lainnya harus dilarikan ke rumah sakit RSUD IA Moeis. Korban meninggal karena tertimpa badan tronton tersebut. Polisi langsung mengamankan Sarijan (44) warga Jl Argo Puro, Palaran, sopir tronton bernomor KT 8650 BK yang saat itu mengangkut minuman keras (Miras) berjenis Bir Bintang. Hingga kemarin sore, evakuasi terlihat masih dilakukan.


Menurut keterangan Sarijan, kejadian itu bermula saat ia hendak mengirimkan ratusan dus yang berisi ribuan botol miras, ke kawasan pergudangan di Jl Ir Sutami, Sungai Kunjang. Saat melintasi turunan di simpang tiga Gunung Lipan, tiba-tiba rem kendaraan berat itu blong alias tidak berfungsi.


"Awalnya berfungsi. Waktu di simpangan tiba-tiba tidak berfungsi. Padahal saat itu saya sudah gunakan perseneling dua untuk mengurangi kecepatan kendaraan," ungkap Sarijan kepada Sapos.Akibatnya, tronton terbalik dan menyeret angkot trayek K bernopol KT 2479 BD yang dikemudikan Teguh Rahayu (24), warga Jl Cipto Mangunkusumo dan Yamaha Zupiter Z KT 2540 NJ yang dikendarai Usman Maulana (23), warga Jl Soekarno Hatta, Loa Janan Ilir. Peristiwa itu terjadi begitu cepat. Hingga akhirnya tak ada satu korban sempat menyelamatkan diri. Termasuk tiga penumpang di dalam angkot bernama Swaralina (52), Zamzam (42) dan seorang bocah bernama Rahmad (8). Mereka terseret di kendaraan masing-masing, hingga akhirnya bermuara di sebuah drainase di pinggir jalan.


"Saya sudah berusaha untuk menghindar dan berharap tidak ada korban. Tapi posisi kendaraan saya terbalik dan menyapu angkot dan motor itu," tuturnya.


Usman Maulana akhirnya tidak selamat dalam persitiwa itu. Tubuhnya hancur akibat terseret badan tronton. Sementara itu angkot terbalik dan masuk ke selokan dengan kondisi terjepit tronton. Melihat kecelakaan itu, warga di sekitar lokasi kejadian langsung menuju ke TKP untuk melihat dan menyelamatkan para korban. Seluruh korban di dalam angkot sempat terjebak beberapa menit, sebelum akhirnya dievakuasi keluar melalui jendela bagian belakang.


Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD IA Moeis. Sementara itu Sarijan diamankan polisi untuk diminta keterangan, untuk kepentingan penyelidikan.


Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Prapto S, melalui Kanit Lantas AKP Kustiana mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab pasti kecelakaan tersebut."Kami belum dapat menyimpulkan pasti penyebab kecelakaannya. Makanya penyelidikan masih dilakukan termasuk meminta keterangan resmi dari sejumlah korban dan saksi mata," ungkap Kustiana.Sementara itu, seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan sebagai barang bukti. Hingga kemarin sore, Sarijan masih diamankan dan diminta keterangan di kantor Unit Laka Lantas di Jl Slamet Riadi, Sungai Kunjang. Sarijan terlihat syok atas musibah kecelakaan beruntung yang dialaminya. 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »