Awas...Kabut Asap Ancam Jambi
JAMBI - Warga Jambi diharapkan mewaspadai ancaman kabut asap menyusul terus bertambahnya areal sebaran titik api (hotspot) pemicu munculnya kabut asap. Berdasarkan data BLH Provinsi Jambi, hingga 15 Juni tercatat 461 titik api dengan jumlah sebaran terbanyak di Kabupaten Tebo, yakni 180 titik.
Di Kota Jambi sendiri, belakangan juga mulai terlihat kabut cukup pekat begitu mentari terbenam hingga beranjak malam. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jambi Rosmeli, melalui Kabid Asrofi, menginformasikan indikasi adanya kabut asap. Namun kondisinya belum membahayakan.
Dari uji tingkat pencemaran udara yang dilakukan BLH secara berkala, menunjukkan kondisi udara di Jambi masih kategori sedang. Artinya belum begitu memberikan dampak buruk.
"Sejauh ini (saat ini) rata-rata kondisi udara di Jambi 60 dan sempat mencapai 83 ispu. Artinya sedang.
"Dari pengujian yang kita lakukan, indeks standar pencemaran udara (ispu) kondisi kualitas udara di Jambi rata-rata berada pada angka 60. Pernah mencapai 83 ispu beberapa waktu lalu tapi hanya beberapa jam saja, selebihnya berkisar 60," jelas Asrofi, Sabtu (16/6).
ISPU sendiri memiliki beragam tingkatan, yakni poin 0 - 50 termasuk kategori baik. 51 - 100 termasuk kategori sedang, 101 - 200 kurang sehat, 201 - 300 tidak sehat, dan diatas 300 termasuk kategori berbahaya. Artinya dengan poin 60 ispu, kondisi udara di Jambi termasuk sedang.
Adapun kondisi titik api berdasarkan data BLH hingga 15 Juni kemarin, sebanyak 461 titik api dengan jumlah terbanyak berada di Kabupaten Tebo, yakni 180 titik. "Jadi data tersebut hasil rekapan kita sejak Januari hingga 15 Juni ini," jelasnya.