Bus Lane Tak Ganggu Trayek Reguler

12:09






























TANGERANG– Bus lane rute Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang– Terminal Kalideres, Jakarta Barat direncanakan beroperasi besok. Rute sepanjang 12 KM tersebut akan dilayani 10 armada bus. 

Peresmian bus lane akan dilakukan di dua tempat.Wali Kota Tangerang Wahidin Halim meresmikan di Terminal Poris Plawad, sementara Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meresmikan di Terminal Kalideres. Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, keberadaan bus lane tersebut tidak mengganggu trayek reguler sebab di sepanjang rute tidak dilengkapi halte sehingga tidak akan menaikkan dan menurunkan penumpang.

”Jika tidak ada halangan, bus lane akan resmi beroperasi pada 20 Juni ini,”kata Arief kemarin. Karena itu, Arief berharap seluruh stakeholder, baik masyarakat sebagai pengguna, para pengusaha,maupun sopir kendaraan angkutan umum untuk bersinergi menyukseskan bus lane. Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Fatchulhadi menambahkan, beroperasinya bus lane tidak akan mematikan para pengusaha dan sopir angkutan umum dalam mencari nafkah.

”Karena bus lane tidak mengangkut penumpang di sepanjang jalan operasional angkutan umum, tapi hanya mengangkut di Terminal Poris Plawad dan Kalideres,” ungkap Fatchulhadi. Karena itu, sepanjang rute Terminal Poris Plawad hingga Kalideres,tidak ada halte pemberhentian untuk mengangkut penumpang.”Kami tahu,kalau dibuat tempat pemberhentian, bisa mengganggu trayek para sopir yang melintasi jalur bus lane,”ucapnya.

Selain itu,kata Fatchulhadi, sasaran utama dari bus lane adalah para pengguna mobil pribadi dan pengendara sepeda motor. ”Kami harap mereka bisa beralih ke bus pan sehingga dapat turut mengurangi volume kendaraan,” katanya. Menurut Fatchulhadi, proyek bus lane ini untuk menata transportasi ke arah yang lebih baik. ”Untuk memberikan kemudahan akses, kenyamanan, keselamatan, serta keamanan dalam menikmati pelayanan transportasi khususnya untuk masyarakat Kota Tangerang,” ungkapnya.

Kepala Terminal Dalam Kota Kalideres Bastian mengatakan, pengoperasian bus lane mengikuti aturan transportasi yang berlaku di DKI Jakarta. ”Untuk jam operasi, bus lane mengikuti aturan DKI,”ujarnya. Dia menjelaskan bahwa sistem bus laneberbeda dengan sistemTransjakarta karena bus lane tidak akan berhenti di tengah jalan untuk mengangkut penumpang.

”Bus lane ini bukan untuk menjaring penumpang yang turun-naik di sepanjang Poris Plawad dan Kalideres. Penumpang hanya bisa naik bus lane ini dari Poris dan turun di Kalideres,”katanya. Dengan sistem pemberhentian seperti itu,Bastian meyakini bahwa para sopir angkot ataupun pengusaha angkutan umum jalur Tangerang-Kalideres seharusnya tidak perlu khawatir kehilangan penumpang ataupun pemasukan.

”Memang yang namanya gesekan pasti ada.Tapi kami sudah melakukan sosialisasi pada minggu lalu. Kita sudah mengundang pihak pengemudi, pemilik kendaraan, Organda, dan Serikat Pengemudi Angkutan Umum, yang disaksikan pihak Satlantas. Saat itu kita sudah menjelaskan bahwa penumpang yang akan menggunakan Buslane bukan penumpang yang naik-turun di jalur mereka,”ungkap Bastian.

Lebih lanjut, Bastian mengatakan bahwa bus lane akan menggunakan jalur karpet merah seperti Transjakarta dan akan menempuh perjalanan Poris Plawad–Kalideres sepanjang 12 kilometer.Penumpang bus lane dikenai tiket terusan seharga Rp6500 (Rp3.000 untuk bus lane, Rp3.500 untuk bus Transjakarta). Penumpang bus lane tersambung dengan bus Trans-jakarta Koridor III (Kalideres–- Pasar Baru). Sementara itu,Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Udar Pristono mengungkapkan, busway diTerminal Kalideres, Jakarta Barat bisa digunakan juga untuk bus lane.

”Silakan gunakan jalur busway,dengan adanya bus lane ini jalur transportasi benarbenar terintegrasi satu sama lain, apalagi jika ada tiket terusan untuk ke Jakarta,” ungkap Udar Pristono. Kapolres Tangerang Kombes Pol Wahyu Widada siap mendukung pengoperasian bus lane tersebut. ”Kami akan turut mengawal dan berpartisipasi aktif dalam proses pelaksanaan operasional bus lane,” katanya.

Dia menambahkan, keberadaan bus lane diharapkan berimbas pada kelancaran arus lalu lintas. Pengguna kendaraan pribadi diharapkan beralih ke bus lane. Trayek bus lane akan beroperasi mulai dari Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang menuju Terminal Kalideres, Jakarta Barat dengan jarak tempuh sepanjang 12 kilometer. Rute ini akan didukung 10 armada bus yang merupakan hibah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Untuk menunjang operasional, dibangun dua halte di Terminal Poris dan Kalideres yang dilengkapi park and ride. Kehadiran bus lane dipastikan tidak mengganggu trayek angkutan yang beririsan di sepanjang rute karena pemkot tidak membangun halte di sepanjang trayek. 

Sumber : Sindo

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »