Satu lagi infrastruktur di jalur kabupaten yang mendesak untuk segera
diperbaiki. Jembatan yang melintang di atas Sungai Panthok yang
menghubungkan Desa Winong dengan Desa Loning Kecamatan Kemiri kondisinya
rusak parah, bahkan terancam putus.
Jika jembatan itu
benar-benar putus, maka jalur alternatif yang menghubungkan empat
kecamatan meliputi Pituruh, Bruno, Kemiri, dan Kutoarjo menuju kota
Purworejo juga bisa putus total. Padahal, jalur tersebut posisinya
sangat strategis untuk mobilitas perekonomian dan akses jalur bagi
anak-anak sekolah.
Dari pantauan Suara Merdeka hari ini, kerusakan
jembatan dengan panjang sekitar 7 meter dan lebar 3 meter itu terjadi
di bagian lantai jembatan. Lapisan aspal sudah mengelupas dan bahkan
memunculkan lubang-lubang yang langsung tembus ke dasar sungai dengan
ketinggian sekitar 8 meter.
Hingga hari ini, jembatan tersebut
masih dimanfaatkan warga untuk akses jalan. Beberapa kerusakan yang ada
hanya ditambal menggunakan batang kayu sengon. Konstruksinya sebenarnya
cukup membahayakan, tapi warga sudah tidak ada pilihan lagi.
Sepertiga
jembatan disebelah barat rusak. Kerusakan semakin parah karena jalan
tersebut dilewati kendaraan yang bertonase berat, seperti truk yang
mengangkut kayu. Apabila tidak segera ditangani akan putus dan mengancam
jalur transportasi di kawasan tersebut.
Sumber : Suara Merdeka