Perbaikan Jalan Akan Rampung Oktober

18:14

Illustration 


PADANG - Pe­nger­jaan perbaikan jalan Lapau­banjung, Kelurahan Gunung­sarik, jalan Belimbing dan Koronggadang akan rampung Oktober men­datang. Pasalnya, jalan-jalan tersebut telah me­ng­alami keru­sakan parah.

“Hingga kini beberapa ba­gian ruas jalan telah di aspal seperti jalan Belimbing dan Koronggadang,” kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Rusdi, kemarin (20/6).

Untuk sepanjang jalan Be­lim­bing, kata Rusdi, jalan ter­sebut telah hampir me­masuki tahap rampung. Pasalnya, selu­ruh jalan rusak di kawasan tersebut telah diselimuti oleh aspal baru. “Namun untuk jalan Koronggadang tersebut belum sepenuhnya rampung dan ting­gal finalisasi,” ujarnya

Rusdi mengatakan, pe­nger­jaan jalan di tiga kawasan tersebut ditargetkan selesai dalam 5 bulan dengan angga­ran Rp 4 miliar. “Lima bulan ke depan warga akan menik­mati jalan mulus,” ujarnya.

Di kawasan Belimbing dan beberapa titik jalan rusak di kawasan itu telah di aspal dan berbadan mulus. Namun dari beberapa ruas jalan yang ma­suk dalam tender itu masih terlihat rusak, salah satunya di jalan kelok Tui dan sekitarnya.

Di Simpang Gunungsarik, jalan masih bergelombang dan masih rusak. Di jalan Lapau­banjuang menuju simpang Gunungsarik terlihat mesin kontraktor bekerja.

Masyarakat yang berada di sekitar jalan yang akan diper­bai­ki tersebut senang. “Tentu ka­mi senang, sudah lama jalan ini ru­sak,” kata Fitriyanti, 30, sa­lah se­orang warga Belim­bing, Kuranji.

Hanya saja, mobilitas truk-truk bermuatan berat tetap bebas melintasi jalan-jalan kampung di pinggiran kota tersebut. Bila kondisi itu di­biar­kan, jalan-jalan yang kini mulus bakal rusak kembali.

“Seharusnya camat, lurah, RT/RW, tokoh masyarakat dan pemuda di sepanjang jalan tersebut, berkumpul untuk membahas masalah ini. Harus ada kesepakatan demi me­nyelamatkan kondisi jalan, seperti larangan bagi truk mele­wati jalan Koronggadang seki­tar­nya. Kalau tidak begitu, lihat saja, paling enam bulan lagi jalan-jalan tersebut rusak lagi,” jelas Sri, warga Kuranji itu.

Jalan Koronggadang pasal dilalui truk-truk ber­muatan pasir dan batu sungai saban hari. Dari pagi hingga sore. Bukan saja truk ber­muatan pasir, tak jarang jalan-jalan Kuranji dilalui kontainer.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »