Puluhan Besi Pengaman Jalan Dicuri

18:35


WONOSOBO - Sebanyak 52 besi perekat gadril atau pengaman jalan di jalur Kecamatan Kepil dicuri orang tak bertanggung jawab. Pencurian itu terjadi di jalan Cawangan menuju Pasar Pungangan dan jalan Desa Burat menuju Purworejo. Padahal pemasangan pengaman jalan itu untuk meminimalisasi kecelakaan lalu lintas. Tetapi upaya itu justru dimanfaatkan orang tak bertanggung jawab. ''Besi yang dicuri di jalur Cawangan - Pasar Pungangan sebanyak 26 buah, dan di jalur Burat - Purworejo sebanyak 26 buah,'' ungkap Slamet (45) salah satu pekerja proyek.

Dia mengatakan, pelaku pencurian itu diduga cukup profesional dan memiliki jaringan penadah. Pasalnya, besi yang dicuri itu memiliki kualitas bagus dan memiliki nilai jual tinggi. Pencurian besi itu terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.00. Itu diketahui berdasarkan pengakuan warga sekitar lokasi yang mendengar suara benturan besi di lokasi gadril yang letaknya jauh dari permukiman warga. ''Tidak mungkin besi itu dijual kiloan,'' tuturnya.

Dijelaskan, pengaman jalan yang dicuri itu hanya yang berada cukup jauh dari permukiman warga. Saat malam hari kedua jalur tersebut memang terbilang sepi pengendara, terutama sejak jalan Burat - Purworejo putus, sehingga memudahkan pencuri untuk menjalankan aksinya.

Dikatakan, pemasangan pengaman jalan itu dilakukan sejak tiga minggu lalu. Karena terjadi pencurian, pihaknya kemudian segera melakukan pengelasan untuk meminimalisasi kerugian. Padahal, sebenarnya pengaman itu belum siap untuk dilas. ''Pencurian terjadi saat besi gadril akan distel,'' paparnya.

Pekerja lain, Khotib (26) mengatakan, pemasangan pengaman jalan itu di bawah tanggung jawab Dishubkominfo Wonosobo, dengan panjang gadrile di jalur Cawangan menuju Pasar Pungangan sekitar 500 meter, sedangkan di jalur Desa Burat menuju Purworejo kurang dari 500 meter.

Awalnya, pekerja tidak berani melaporkan hal tersebut, karena takut dituduh balik. Akibat pencurian itu pihak pemborong mengalami kerugian yang cukup besar. Karena itu, dia berharap pelaku pencurian bisa segera ditangkap oleh pihak berwajib sehingga proses pembangunan pengaman jalan bisa berjalan lancar. Dipaparkan, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah melakukan patroli saat malam hari di lokasi rawan pencurian.

Kepala Dishubkominfo Wonosobo, One Andang Wardoyo membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, saat ini pihaknya sedang membahas kasus tersebut untuk dapat segera ditangani. Pihaknya bekerja sama dengan pihak kepolisian berjanji akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Selain itu pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Kecamatan Kepil dan Kepala Desa yang bersangkutan untuk membantu mengamankan gadril yang sedang dipasang.

Pihaknya sangat menyayangkan tindakan pencurian tersebut. Pasalnya, pemasangan gadril itu untuk keselamatan masyarakat saat melintas di jalan, tetapi malah dicuri. "Kami akan menindaklanjuti kasus tersebut," tegasnya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »