Korban tewas Suherman, 35 sopir truk colt diesel dan keneknya Jayadi, 33. Keduanya warga Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Harjamukti, Cirebon. Sedangkan sopir dan kenek truk gandengan Mahmud, 43 penduduk Desa Belogo, Kecamatan Buaran, Pekalongan, Jawa Tengah dan Arifin, 18 penduduk Kecamatan Kemaladi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur mengalami luka-luka.
Warga bersama petugas yang datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) sempat mengidentifikasi para korban dan membawa mereka yang meninggal dan yang luka-luka ke Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Losarang, Kabupaten Indramayu.
Saksi mata di TKP, Arjo, 49 mengatakan, musibah itu terjadi saat Suherman dan keneknya Jayadi mengemudikan mobil truk colt diesel bermuatan ayam potong melaju kencang dari arah Cirebon menuju Jakarta.
Saat melintas di Jalur Pantura Indramayu, tepatnya di Desa Wirapanjunan, Kecamatan Kandanghaur truk terlihat oleng ke tengah. “Rupanya sopir truk itu kelelahan, mengemudikan kendaraan dalam keadaan mengantuk,” kata saksi.
Truk melaju tanpa kendali menaiki pembatas atau median jalan. Dalam waktu bersamaan dari arah berlawanan melaju truk gandengan dikemudikan Mahmud. Jarak yang sangat dekat membuat sopir sulit menghindar. Tabrakan hebat pun tak terelakan.
Kondisi kedua kendaraan rusak. Suherman dan Jayadi yang duduk di kabin colt diesel luka parah tergencet dan meninggal dunia. Warga bersama petugas membantu mengeluarkan kedua awak truk colt diesel dan dibawa ke Rumkit Bhayangkara Losarang.