Nampak mobil pic-up dengan penumpang banyak serta alat musik mengumandangkan takbi terlihat di tengah kota.
Apalagi konvoi takbir itu juga ada pengguna kendaraan roda dua dengan memegang alat musik menghadap kebelakang, hingga posisi saling berbalik.
Namun diantara konvoi itu ada pengendara tidak menggunakan helm. "Sebenarnya sudah dilarang takbir keliling, dan masyarkat dihimbau supaya melakukan takbir dirumah masih-masing," kata Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol Suparti, Minggu (19/8/2012).
Larangan takbir keliling sendiri bertujuan, agar tidak timbul hal-hal yang dapat merugikan dirinya sendiri seperti kecelakaan, dan termasuk menimbulkan kemacetan. "Kalau terjadi kecelakaan, bisa rugi sendiri akhirnya lebaran dirumah sakit, kalau timbul kemacetan karena takbiran maka menggangu pengguna jalan lainya," tambah Suparti
Sumber: Beritajatim.com