Suramadu Masih Lancar, Sampang Rawan Laka

15:19


Sampang  - Lebaran tinggal menghitung hari lagi. Tradisi mudik masyarakat Madura ditandai dengan tingginya arus lalu lintas di jalan raya.

Sementara untuk jalur di kawasan Kabupaten Sampang, bagi para pemudik perlu waspada di beberapa titik rawan kecelakaan. Data resmi Polres Sampang, ada tiga titik rawan kecelakaan, dua titik rawan macet dan satu titik rawan longsor di sepanjang jalan raya Kabupaten Sampang.

Tiga titik rawan laka pertama berada di jalan raya Desa Nyiburan Kecamatan Jrengik, dijalan raya tersebut terdapat tikungan setelah jalan lurus dari arah timur jalan Sampang-Bangkalan.

Selain jalannya sempit marka jalan juga kabur dan penerangan lampu di daerah tersebut kurang. " Kalau melihat realita di jalan, pengguna jalan pandangannya tidak bebas, dan kecepatan tinggi pengendara bisa menyebabkan kecelakaan," jelas Kabag Ops Kompol Alfian Nurrizal, Kamis (16/8/2012).

Dia juga mengatakan, titik rawan laka kedua berada di jalan raya Desa Jungkarang Kecamatan Jrengik, Sampang, di jalan raya tersebut jalan bergelombang dan licin dan jalan juga sempit, penerangan lampu juga kurang." Dengan Situasi jalan sepi dan lurus sehingga cenderung pengguna jalan memacu kendaraanya dengan kecepatan tinggi,"tandasnya.

Masih kata Alfian, yang harus diwaspadai oleh pengguna jalan adalah titik proyek pelebaran jalan yang berada di sepanjang jalan Desa Bancelok. "Disana terdapat galian lubang yang menganga, itu harus diwaspadai juga oleh pengguna jalan, apalagi rambu-rambu proyek minim di daerah tersebut," ungkapnya.

Sementara itu titik rawan laka ketiga berada di jalan raya Desa Taddan Kecamatan Camplong, Sampang. Di daerah tersebut selain jalan sempit tekanan angin dari laut sangat kencang dan penerangan lampu juga sangat kurang. " Ditambah masyarakat sekitar kurang mematuhi peraturan lalu lintas selain membahayakan dirinya sendiri juga bisa membahayakan pengendara lain,"imbuhnya.

Adapun jalan raya yang rawan longsor berada di jalan raya desa Dharma Camplong, disana banyak lubang dan tangkis laut ambrol karena tidak mampu menahan gelombang pasang air laut.

Di tempat terpisah, tepatnya di jembatan surabaya - Madura (suramadu) hingga saat ini masih belum ada antrian panjang yang memasuki tol sepanjang 5,4 Km tersebut, pantauan beritajatim.com arus kendaraan masih lancar dan tak ada kendala sedikitpun, baik dari sisi kelancaran maupun tekanan angin laut masih normal. " Hingga hari kamis ini arus lalu lintas di Suramadu masih lancar," kata Suhariyanto kepala pintu tol Suramadu.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »