Selain antisipasi kelancaran, pihak MSJ juga memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Seluruh satpam siaga penuh mengarahkan arus lalulintas. Mereka dibantu petugas patroli jalan raya Mabes Polri. Untuk masalah kesehatan pengguna jalan, kami menyediakan ambulance lengkap dengan tenaga medis serta mobil derek yang bisa menarik kendaraan berkapasitas 7 ton,”kata Lukman Letnan Toro, Direktur Tehnik dan Operasional PT MSJ.
Petugas tersebut, akan bekerja sesuai standar jalan tol yakni, harus melayani pengguna jalan untuk 8 detik setiap kali transaksi di loket.
“Minimanl 5 detik dan maksimal 8 detik. Nggak boleh lebih. Ini standar. Diberbang tol juga sudah kami lengkapi dengan CCTV. Gardu akan dibuka untuk jalur A 4 dan jalur B 4. Namun jika situasi jalur meningkat, akan dirubah skema ini,” paparnya.
Pihak PT MSJ memprediksi, pada H+1, volume kendaraan akan mengalami peningkatan hingga 27.893 kendaraan.