Pengerjaan pembangunan koridor XII (Tanjungpriok-Pluit) berikut sarana dan prasarananya terus dikebut Pemprov DKI Jakarta. Saat ini, ada dua halte yang akan dibangun, sehingga dampaknya akan terjadi pengalihan arus lalu lintas di dekat lokasi pendirian halte tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Udar Pristono mengatakan, pembangunan halte akan dilakukan secara bertahap, yakni di Jalan Danau Sunter Utara sisi selatan dan sisi utara. Akibat pembangunan dua halte tersebut akan dilakukan penutupan jalan. "Ini untuk menunjang pembangunan halte bus Transjakarta," kata Pristono, Kamis (20/9).
Halte yang akan dibangun terletak di Mal Sunter dan dekat dengan SMP 140. Penutupan jalan dimulai Jumat (21/9) mulai pukul 22.00 sampai dengan 05.00. Pengaturan arus lalu lintas yang dilakukan untuk depan Mal Sunter yakni kendaraan dari Jalan Yos Sudarso menuju Kemayoran diberlalukan contra flow atau lawan arah, mulai putaran dekat Superindo sampai dengan putaran Dapur Solo. Sementara untuk yang depan SMP 140 sisi selatan, juga diberlakukan contra flow dari putaran sebelum SMP 140 hingga Jalan Danau Sunter Barat.
Sementara bagi kendaraan besar, selama pekerjaan dilarang melalui Jalan Danau Sunter Utara mulai pukul 22.00-05.00. Kendaraan dari simpang Jalan Karya Beton dan simpang Jalan Danau Sunter Barat agar melalui Jalan Danau Sunter Selatan.
Pihaknya mengimbau pengendara agar dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan. "Diharapkan pengendara bisa menyesuaikan dan memaklumi," ujarnya.
Anggaran yang disediakan untuk pembangunan koridor XII ini, sebesar Rp 160 miliar. Untuk mendukung pengoperasian di koridor XII ini, direncanakan ada 36 bus gandeng. Ditargetkan pengoperasiannya pada akhir 2013. Nantinya akan ada sebanyak 13 halte baru di jalur sepanjang 23,7 kilometer.