Diperoleh keterangan, musibah yang menimpa warga Komplek Depag Ciwaru, Kel. Cipare, Kota Serang ini terjadi Kamis (8/11) sekitar pukul 13:00 WIB. Sebelum mampir ke Mal Ramayana, korban baru saja menarik tabungannya di Bank Mandiri Cabang Diponegoro. Rencananya uang yang sudah melayang tersebut akan digunakan untuk keperluan sekolah 4 anaknya yang di Al Azhar, Kota Serang.
“Rencananya uang itu akan kami gunakan seluruhnya untuk membayar uang sekolah. Maksudnya biar tidak ada biaya lagi sampai akhir tahun,” ujar Tina saat ditemui di Mapolsek Serang.
Karena ingat ke empat anaknya itu belum makan siang, isteri pekerja kimia yang bekerja sebagai TKI di Abu Dhabi ini mampir terlebih dahulu ke Mal Ramayana. Setelah mengambil tiket parkir, korban memarkirkan kendaraannya disamping gedung mal. “Setelah parkir, saya langsung masuk mal untuk membeli ayam kentucky,” tutur Tina.
Setelah mendapatkan 4 bungkus nasi ayam, korban kembali ke tempat parkir. Begitu sampai, korban kaget melihat kaca bagian depan kiri mobilnya hancur berantakan. “Saya sempat tidak percaya jika mobil itu milik saya. Saya sadar setelah melongok ke dalam jendela dan melihat tas kulit diatas jok berisi uang tidak ada,” kata Tina.
Sadar dirinya telah menjadi korban pencurian, korban melaporlan kepada petugas keamanan setempat. “Saya kecewa dengan pelayanan yang diberikan petugas keamanan. Ketika saya lapor kehilangan uang, mereka (keamanan, red) tidak bereaksi cepat. Mereka santai-santai saja. Ditemani polisi saya langsung ke bank mandiri untuk memblokir atm, karena didalam tas itu ada kartu atm dan no PINnya,” ucap korban.
Kapolsek Serang, Kompol Asep Mauludin ketika dikonfirmasi mengatakan kasus pencurian tersebut masih dalam penyelidikan. Namun diduga kuat, pelaku lebih dari seorang dan sudah mengintai korban sejak korban keluar dari Bank Mandiri usai menarik uang tabunga.
“Kuat dugaan korban sudah dikuntit sejak keluar dari bank. Begitu mendapat kesempatan, para pelaku langsung beraksi,” terang Kapolsek didampingi Kanit Reskrim, Iptu Edi Susanto.