Perbaikan Jembatan Cibengang Belum Terealisasi

16:29
Cianjur - Aktivitas warga Kampung Ciakar dan Cikarut Desa Girimukti, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat hingga kini masih lumpuh total pascaambruknya jembatan gantung Cibengang hampir sebulan lalu.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur belum kunjung mengalokasikan dana darurat bencana membangun kembali jembatan tersebut pada 2012 ini.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Saep Lukman, mendesak Pemkab Cianjur harus sesegera mungkin membangun jembatan Cibengang yang mengakibatkan terisolasinya warga Kampung Ciakar dan Cikarut itu.

Saep mengaku sudah berupaya maksimal mendesak Pemkab Cianjur turun tangan mengatasi permasalahan infrastruktur jembatan di wilayah itu. Namun waktu yang terlalu mepet mengakibatkan tidak ada alokasi pembangunan jembatan dalam APBD 2012.

"Kami telah berupaya maksimal mendesak Pemkab Cianjur segera turun tangan. Tapi karena waktu yangg terbatas dalam APBD 2012, Pemkab Cianjur katanya baru akan mengerjakan pembangunan kembali jembatan yang rusak itu awal 2013," kata Saep kepada Media Indonesia, Minggu (18/11).

Saep mengaku, sudah terjun ke lokasi ambruknya jembatan Cibengang. Kondisi warga setempat memang cukup memprihatinkan lantaran aktivitas pascacambruknya jembatan, lumpuh total.

"Kami sangat berharap berharap dinas terkait di lingkungan Pemkab Cianjur bisa melakukan proyeksi dan prioritas bagi pembangunan kembali jembatan Cibengang ini. Kita kasihan melihat warga yang cukup kesulitan dalam melakukan aktivitas. Malahan harga-harga kebutuhan pokok di sini sudah mulai tak terjangkau karena ongkos angkutnya menjadi sangat mahal," ujar Saep.

Menurut Saep, berdasarkan catatan yang dimiliki, ada sekitar 76 lokasi jembatan gantung di wilayah Cianjur selatan yang kondisinya sangat memprihatinkan. Padahal jembatan seperti itu sangat penting bagi daerah Cianjur selatan yang dikelilingi banyak aliran sungai-sungai besar dan curam.

"Hampir seluruh bangunan jembatan gantung di wilayah Cianjur selatan sudah banyak yang rusak dan membahayakan penggunanya. Kondisi ini disebabkan karena Pemkab Cianjur tak punya prioritas dalam melakukan pembangunan infrastruktur," tegas Saep.

Beberapa waktu lalu, jembatan Cibengang ambruk lantaran tergerus banjir bandang sungai Cibengang. Ironisnya, jembatan setinggi 25 meter di atas sungai yang cukup dalam ini menjadi satu-satunya akses dua warga kampung di wilayah itu.

Walhasil, hampir 571 warga termasuk siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) terisolasi. Para pelajar memilih tak bersekolah lantaran tak berani menyebrangi aliran sungai yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi banjir bandang.

Kepala Desa Girimukti Aep Sudarja, membenarkan kondisi memprihatinkan sejumlah jembatan gantung di wilayah Cianjur selatan. Kondisi itu disadarinya lantaran hampir semua jembatan gantung di Desa Girimukti sendiri dalam keadaan rusak parah.

"Dengan rusaknya infrastruktur jembatan di wilayah Cianjur selatan, kami seolah-olah dianaktirikan pemerintah. Kami minta pemerintah lebih memerhatikan warga perdesaan, sehingga pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan bisa lebih diutamakan dalam APBD Kabupaten Cianjur tahun 2013 nanti," katanya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »