Tanggung Jawab Ortu Anak Disiplin Berlalulintas

19:34

Korlantas Polri, Irjen Pol Pudji Hartanto saat menerima kunjungan peserta konfrensi anak 2012Korlantas Polri, Irjen Pol Pudji Hartanto saat menerima kunjungan peserta konfrensi anak 2012 
 














Tentang pengetahuan dasar kedisiplinan di jalan raya.

Tidak hanya polisi, orangtua juga diharapkan mampu memberikan contoh yang baik tentang kedisiplinan berlalu lintas kepada anak. Sebab, orangtua akan menjadi guru pertama dalam berbagai hal, termasuk kedisiplinan di jalan raya.

Untuk hal yang kecil, pengetahuan tentang rambu-rambu lalu lintas, seperti makna lampu lalu lintas, palang pintu perlintasan kereta api dan sejumlah marka jalan lain biasanya anak-anak dapatkan dari para orangtua.

"Jadi pembekalan seperti ini bukan hanya tugas kepolisian saja, namun peranan keluarga pun sangat dibutuhkan. Semua demi kebaikan bersama," terang  ujar Korlantas Polri Irjen.Pol Pudji Hartanto saat menerima kunjungan peserta konfrensi anak 2012 ke National Traffic Management Center (NTMC), Rabu (7/11).

Dalam kesempatan itu para peserta konfrensi anak 2012 berkesempatan untuk melihat sejumlah alat dan visual yang ditampilkan dari layar raksasa yang menyiarkan secara langsung kondisi lalu lintas di berbagai provinsi di Indonesia melalui CCTV.

Sejumlah pertanyaan polos terlontar dari mulut para peserta yang berusia 9 hingga 12 tahun tersebut kepada petugas. Selain diperkenalkan kepada aplikasi yang ada di NTMC, para peserta juga diperkenalkan dengan informasi tentang lalu lintas melalui situs jejaring sosial, seperti twitter, facebook hingga pelayanan STNK dan SIM secara online.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan para peserta konfrensi anak yang bertema Keselamatanku, selama lima hari di Jakarta.

Para peserta merupakan anak-anak yang dipilih dari 28 provinsi oleh sebuah majalah anak-anak dari karya tulis tentang lalu lintas yang dikirimkan.

Diharapkan dengan kunjungan tersebut, anak-anak dapat memiliki wawasan tentang lalu lintas agar menjadi bekal mereka mengetahui keamanan dan keselamatan di jalan raya.

"Saya berharap anak-anak dapat menjadi pelopor keselamatan dan membudayakan keselamatan berlalu lintas. Kalian juga dapat menjadi agen dan duta keselamatan begitu pulang ke daerah masing-masing. Bisa mengingatkan kepada orangtua, keluarga dan teman-teman yang lain tentang pentingnya disiplin berlalu lintas," ujar Pudji Hartanto di hadapan para peserta yang disambut jawaban polos anak-anak.

"Iya Pak polisi," ujar para peserta berbarengan.

Pihak kepolisian merasa perlu untuk memberikan pembekalan tentang pengetahuan dan kedisiplinan berlalu lintas. Sebab, data kecelakaan di Indonesia cukup mengkhawatirkan.

Hingga Juli 2012, kecelakaan lalu lintas tercatat 69.345 kejadian. Data yang dihitung dari Januari 2012 itu juga mencatat, kecelakaan yang terjadi hingga Juli 2012, sebanyak 31.185 jiwa melayang. sebanyak 81 persen jumlah kecelakaan, dikarenakan pengguna jalan tidak mematuhi peraturan lalu lintas. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan berkurangnya kedisiplinan berlalu lintas.

Untuk memotivasi para peserta konfrensi anak, Pudji juga menyematkan pin pelopor keselamatan.

"Jika masyarakat dapat disiplin berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan, angka kecelakaan dapat ditekan," tegas Pudji.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »