900 Pohon Rawan Tumbang di Jakarta Utara

14:32
 
Jakarta - Suku Dinas Pertamanan Jakarta Utara menyatakan sekitar 900 pohon rawan tumbang dan tua dipangkas memasuki musim hujan tahun ini.

Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Utara, Heru Bambang, mengatakan pemangkasan dilakukan untuk menghindari musibah akibat pohon tumbang saat musim hujan berlangsung. "Tiap bulan kami rutin melakukan pemangkasan pohon," ujarnya, Selasa, 11 Desember 2012.

Ratusan pohon yang dipangkas itu berada di sejumlah titik rawan pohon tumbang, seperti Jalan Yos Sudarso, Perintis Kemerdekaan, Danau Sunter Barat, Danau Sunter Selatan, dan Plumpang Semper. "Anggaran pemangkasan dan pohon tumbang tahun ini sebesar Rp 200 juta," katanya.

Heru menambahkan, pohon dipangkas setelah memenuhi kriteria seperti rawan tumbang, ketinggian pohon di atas 10 meter, memiliki daun lebat, dan menghalangi fasilitas publik, memiliki kemiringan yang meronjong ke jalan dan keropos akibat usia tua. "Bila ada pohon seperti itu kami langsung action ke lapangan."

Heru mencatat, sebagian besar pohon rawan tumbang berjenis angsana dan asam kranji. Kedua jenis pohon itu sudah berdiri sejak 1970-an sehingga sudah berumur di atas 30 tahunan. "Kini sebagian mulai diganti atau diremajakan dengan pohon mahoni," kata dia.

Sepanjang tahun ini, ada sekitar 47 pohon tumbang akibat keropos dan usia tua serta 170 pohon mengalami patah di bagian batang pohon. "Kriterianya jika pohon tumbang, maka kami tanam kembali, sementara pohon yang ditebang, diganti dengan sepuluh pohon."

Selain pemangkasan 900 pohon, dari total 155 taman di Jakarta Utara, hanya 87 taman yang telah di rawat sepanjang tahun 2012. Sedangkan 68 sisanya belum dirawat dan rencananya perawatan akan dilakukan pada tahun depan. "Mudah-mudahan tahun depan lebih banyak yang kami pelihara," kata Heru.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »