Surakarta--Sejumlah hotel yang terletak di Jalan Slamet Riyadi mendukung pelaksanaan Car Free Night yang diadakan saat malam tahun baru. Car Free Night diselenggarakan pada 31 Desember mulai pukul 21.00 hingga 01.00 pada 1 Januari 2013 di ruas Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jenderal Sudirman.
General Manager Best Western Premiere Hotel, Herman Courbais
mengatakan pelaksanaan Car Free Night tidak mengganggu acara perayaan
tahun baru di hotelnya. "Kami sudah meminta setiap tamu untuk datang
pukul 20.00. Sehingga bisa tetap masuk dengan kendaraan," ujarnya,
Senin, 24 Desember 2012.
Namun bagi tamu yang baru bisa datang pukul 21.00 ke atas atau yang
ingin pulang sebelum pukul 01.00, diminta untuk memarkirkan kendaraannya
di sekitar Pusat Grosir Solo.
Nanti tamu akan di antar jemput staf hotel dengan menggunakan becak.
"Kalau setelah pukul 01.00 masih di hotel atau mau sekalian menginap,
nanti staf kami akan memindahkan mobil tamu," katanya.
Biasanya pesta perayaan tahun baru mencapai puncaknya saat
pergantian tahun. Kemudian tamu masih larut dalam pesta hingga pukul
00.30 atau 01.00. Sehingga ketika pulang, bersamaan dengan berakhirnya
Car Free Night. Pihaknya juga akan menginformasikan kepada tamu bahwa
sedang ada pelaksanaan Car Free Night. Bagi tamu yang berminat, tinggal
ke luar hotel dan ikut menikmatinya.
Juru bicara Novotel dan Ibis Hotel Solo, Ika Florentina mengatakan
pelaksanaan Car Free Night justru bisa menjadi penarik masyarakat untuk
datang ke pesta tahun baru. Sebab selain mengikuti acara di dalam hotel,
tamu juga bisa menikmati tahun baru di Jalan Slamet Riyadi yang bebas
kendaraan bermotor.
"Justru Car Free Night bisa dijual. Karena suatu hal yang menarik
ketika menikmati tahun baru di jalanan utama kota," ujarnya. Dia sudah
mulai menginformasikan ke tamu dan pelanggan hotel bahwa Solo akan
mengadakan Car Free Night saat malam tahun baru.
Dia berharap masyarakat yang tertarik bisa sekalian menginap di
hotelnya. "Sekaligus menikmati paket tahun baru di hotel kami," katanya.
Untuk akses jalan, dia mengatakan tidak terganggu karena masih bisa
melewati Jalan Gajahmada.