Ini Pesan Terakhir Herdianto Korban Tewas Ditabrak Livina

10:56


Jakarta - Dua orang tewas akibat kecelakaan maut Nissan Livina yang dikemudikan Andika Pradika (27). Salah seorang korban tewas, Herdianto, disebutkan sempat memberi pesan kepada mantan istrinya, Juwairiah. Kepada Juwairiah, Herdianto minta maaf karena telah menyakitinya.

Hal itu terungkap saat Juwairiah datang ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan, untuk mengambil jenazah Herdianto. Juwairiah mengatakan semalam dirinya masih saling berkirim pesan lewat BlackBerry Messenger (BBM) dengan Herdianto. Dalam BBM itu, Herdianto minta maaf karena telah bersalah.

"Aku sempat nyimpen BBM terakhir dia (sambil menunjukkan isi BBM tersebut). 'Ngerasa banget aku sudah sakitin kamu. Aku merasa bersalah. maafin aku'" ujar Juwairiah di ruang jenazah RS Fatmawati, Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2012).

Perempuan yang bekerja di PT Jasa Marga ini mengatakan dirinya sudah berpisah dengan Herdianto sejak 5 tahun lalu. Setelah berpisah, Herdianto lalu menikah lagi dan saat ini istrinya yang baru tersebut berada di Semarang.

"Semalam aku masih BBM-an sama dia. Dia bilang hari ini mau jemput saya. Tapi ternyata sekarang sudah nggak ada. Pesan terakhirnya ya itu," tutur perempuan kurus berkulit putih ini.

Juwairiah datang ke RS Fatmawati bersama kakak Herdianto sekitar pukul 09.10 WIB. Juwairiah berencana mengambil jenazah Herdianto dan mengirimkannya ke Semarang.

"Saya bawa mobil jenazah. Saya juga mau pesan kargo buat dia," ujarnya.

Kecelakaan terjadi di Jalan Ampera sekitar pukul 00.30 WIB. Nissan Livina B 1796 KFL menyerempet Daihatsu Taruna B 8162 RR. Kemudian mobil Livina itu dikejar oleh Taruna. Dalam pengejaran tersebut, Livina menabrak sejumlah motor, gerobak pecel lele serta tujuh orang yang sedang berada di dekat gerobak. Dua orang tewas dalam kejadian tersebut.

Sang sopir Livina, Andika Pradika (27), bersama penumpangnya yang merupakan warga Korea, Hwancheol (27), sempat dihakimi massa sebelum akhirnya diamankan oleh polisi. Akibat kecelakaan ini, dua orang tewas dan lima orang lainnya mengalami luka-luka. Selain Herdianto, korban tewas lainnya adalah Maulana (46), warga Kemang Timur No 15, RT 10/3, Kelurahan Bangka Kecamatan Mampang Prapatan. Herdianto diketahui bekerja di Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) sebagai staf marketing.

Kini Andika, Hwancheol, dua jenazah dan dua orang luka berat dirawat ada di RS Fatmawati. Sedangkan korban lainnya dirawat di rumah sakit Jakarta Medical Center (JMC).

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »