Jakarta - Jumlah kecelakaan lalu lintas dalam mudik
Natal dan Tahun baru mulai tanggal 20 Desember hingga 25 Desember pukul
08.30 WIB lebih sedikit dibandingkan pada periode yang sama pada 2011.
Jumlah korban jiwa juga turun.
Informasi ini disampaikan oleh Prof dr Tjandra Yoga Aditama, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI, mengutip data Operasi Lilin Korlantas Polri. Tjandra menuturkan dalam penjelasan tertulis, Selasa (25/12/2012).
Pada tahun 2011, terjadi 257 kecelakaan, sedangkan tahun 2012 terjadi 223 kecelakaan. Jumlah korban meninggal pada 2011 sebanyak 51, sedangkan 2012 sebanyak 40. Luka berat 62 (2011), dan 63 (2012). Luka ringan 198 (2011) dan 239 (2012).
"Bila dibandingkan dengan hari yang sama tahun lalu jumlah kecelakaan menurun 13,23%, jumlah korban meninggal dunia menurun 21,57%, luka berat meningkat 1,61% dan luka ringan meningkat 20,7%," tutur Tjandra.
Tjandra juga menuturkan, berdasarkan laporan dari KKP sampai dengan tanggal 25 Desember 2012 pukul 08.30 terdapat 4 kejadian kecelakaan, yaitu di KKP Pontianak Wilker Supadio, luka ringan, seorang laki-laki terseret air di Pelabuhan Padang Bai Denpasar, satu orang laki-laki jatuh dari motor di wilayah wilker Padang Bai menderita luka ringan, kecelakaan pejalan kaki di Denpasar, luka ringan.
Tjandra menjelaskan, pihaknya juga melakukan pemeriksaan risiko kesehatan kepada para pengemudi. "BTKL-PP Manado akan melaksanakan pemeriksaan faktor risiko kesehatan yaitu deteksi kadar alkohol pada pengemudi bus di kota Manado, kota Tomohon, Jalur Trans Sulawesi, terminal Malalayang, terminal Karombasan, dan terminal Paal. Hingga saat ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap 68 pengemudi di kota Manado dan kota Tomohon dengan hasil masih ada 10 pengemudi yang menggunakan alkohol," demikian penjelasan Tjandra.
Informasi ini disampaikan oleh Prof dr Tjandra Yoga Aditama, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI, mengutip data Operasi Lilin Korlantas Polri. Tjandra menuturkan dalam penjelasan tertulis, Selasa (25/12/2012).
Pada tahun 2011, terjadi 257 kecelakaan, sedangkan tahun 2012 terjadi 223 kecelakaan. Jumlah korban meninggal pada 2011 sebanyak 51, sedangkan 2012 sebanyak 40. Luka berat 62 (2011), dan 63 (2012). Luka ringan 198 (2011) dan 239 (2012).
"Bila dibandingkan dengan hari yang sama tahun lalu jumlah kecelakaan menurun 13,23%, jumlah korban meninggal dunia menurun 21,57%, luka berat meningkat 1,61% dan luka ringan meningkat 20,7%," tutur Tjandra.
Tjandra juga menuturkan, berdasarkan laporan dari KKP sampai dengan tanggal 25 Desember 2012 pukul 08.30 terdapat 4 kejadian kecelakaan, yaitu di KKP Pontianak Wilker Supadio, luka ringan, seorang laki-laki terseret air di Pelabuhan Padang Bai Denpasar, satu orang laki-laki jatuh dari motor di wilayah wilker Padang Bai menderita luka ringan, kecelakaan pejalan kaki di Denpasar, luka ringan.
Tjandra menjelaskan, pihaknya juga melakukan pemeriksaan risiko kesehatan kepada para pengemudi. "BTKL-PP Manado akan melaksanakan pemeriksaan faktor risiko kesehatan yaitu deteksi kadar alkohol pada pengemudi bus di kota Manado, kota Tomohon, Jalur Trans Sulawesi, terminal Malalayang, terminal Karombasan, dan terminal Paal. Hingga saat ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap 68 pengemudi di kota Manado dan kota Tomohon dengan hasil masih ada 10 pengemudi yang menggunakan alkohol," demikian penjelasan Tjandra.