Jakarta - Kegeraman massa terhadap maraknya aksi kriminal dilampiaskan dengan mengeroyok pelaku. Seperti yang terjadi Sabtu (5/1) satu dari dua maling yang gagal menggasak motor, ditelanjangi dan dihajar massa hingga babak belur di Cawang, Jakarta Timur.
Tersangka RM, 34, luput dari vonis mati pengadilan jalanan yang digelar warga Gang Arus, RT 07/02 Kramatjati, Cawang, setelah polisi datang meredam kemarahan massa. Pria asal Bogor, Jawa Barat, itu digelandang ke kantor polisi. Kunci T yang digunakannya untuk mencuri Yamaha Vixion B 6017 UPP milik Harun, 21, ikut dibawa petugas sebagai barang bukti.
Aksi RM dilakukan bersama satu temannya sekitar Pk. 04:00. Mereka masuk halaman rumah Harun dengan merusak gerbang pagar. Mereka berbagi tugas, RM menggasak kendaraan sementara temannya menunggu di atas motor sambil memantau situasi.
Saat pelaku mengutak-atik kendaraan roda dua yang diparkir di depan rumah, Harun terbangun karena mendengar suara mencurigakan. Dia melongok keluar .
Melihat ada yang mau mencuri motornya, kontan Harun berteriak ‘maling..maling.” Pelaku yang menunggu di atas motor tancap gas menyelamatkan diri meninggalkan RM. Warga yang sebagian sudah bangun dari tidur berhamburan ke luar rumah mengejar RM.
Tanpa ampun RM digebuki hingga bonyok, pakaiannya juga dilucuti. Bandit ini masih beruntung karena saat emosi massa memuncak petugas patroli datang. Ia digiring ke Polsek Kramatjati dalam keadaan penuh luka.
“Kami masih memburu teman kejahatannya. Diperkirakan mereka sudah sering beraksi,” kata Kasubag Humas Polres Jakarta Timkur, Kompol Didik Haryadi. Didik menghargai upaya warga menangkap pelaku, namun juga mengimbau jangan dihakimi. “Serahkan saja pada polisi.”