Jakarta, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta bersama dengan sejumlah kepala dinas di Pemerintah Provinsi DKI melakukan rapat untuk membahas masalah rencana pembangunan Deep Tunnel atau Terowongan Multifungsi, Kamis (3/1) hari ini.
Sejumlah kepala dinas yang hadir dalam rapat antara lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Tata Ruang, Kepala Bapedal, Kepala Dinas Perhubungan, dan Kepala Biro Hukum Pemprov DKI.
Dari pantauan, rapat terlihat berjalan cukup santai. Bahkan para wartawan sempat diberikan kesempatan selama sekitar 15 menit dalam rapat pemaparan, untuk membahas masalah pembangunan Deep Tunnel tersebut.
Dalam keterangannya disela-sela rapat, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menjelaskan, Deep Tunnel atau Terowongan Multifungsi itu hingga saat ini masih terus dibahas, dan akan dibangun oleh Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi masalah banjir dan kemacetan di Jakarta.
Nantinya terowongan akan dibangun dengan diameter 16x16 meter, dengan tingkat kedalaman sekitar 40-50 meter.
Jokowi mengungkapkan, dana yang dibutuhkan untuk pembangunan dieeptanel tersebut adalah sekitar Rp 16 trilliun, dengan jangka waktu pembangunan 4-5 tahun.
Terowongan akan dibangun mulai dari Jalan MT Haryono hingga ke kawasan Pluit, Jakarta Utara.