“Meski tidak ada yang tewas, tapi ada laporan beberapa kecelakaan akibat lubang-lubang tersebut dan ini kalau dibiarkan akan dapat membahayakan para pengendara motor,” kata Supoyo.
Pihaknya pun akan menempatkan sejumlah petugas di sejumlah titik rawan jalan berlubang yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Sayang saat ditanya lebih lanjut, Supoyo tak menyebutkan data jumlah kecelakaan dari tahun 2012 hingga awal bulan Januari 2013.
“Untuk mengantisipasi kecelakaan, pihak Satlantas Jakarta Timur berupaya menempatkan petugasnya di sejumlah titik rawan kecelakaan seperti di Jalan DI Panjaitan,” jelasnya.
Menurut Supoyo terdapat sekitar 20 titik jalan yang rusak dan tergenang saat turunnya hujan di Jakarta Timur. Di antaranya terdapat di Jl. I Gusti Ngurah Rai, Jl. DI Panjaitan, Jl. Mayjen Sutoyo, Jl. Dewi Sartika, Jl. Otista Raya, Jl. Raya Bogor, Jl. Perserikatan, dan Jl. Balai Pustaka. Kedalaman lubang bervariasi antara 5 hingga 20 cm.