Medan - Tujuh kendaraan terlibat tabrakan beruntun di jalan lintas
sumatera, medan-tanjung morawa kilometer 17,5 / senin (8/4) sekitar pukul 06.30
wib. Akibat tabrakan beruntun ini, sebuah rumah yang ada di pinggir jalan
lintas sumatera rusak karena diseruduk sebuah mobil bus angkutan antar kota
dalam provinsi dan mobil truk kontiner. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa
ini, namun sempat membuat arus lalulintas mengalami kemacetan.
Tujuh kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun di jalan
lintas sumatera kilometer 17,5 ini, masing-masing mobil bus antar kota dalam
provinsi milik CV-Bilah Pane Sejati. Sebuah truk kontiner, empat buah mobil
minibus dan pengendara sepeda motor.
Aparat kepolisian unit kecelakaan lalulintas polres Deli Serdang yang menerima laporan langsung turun ke lokasi tabrakan beruntun yang
mengakibatkan arus laluntas di jalur medan-tanjung morawa atau sebalikknya
macet sepanjang lima kilometer.
Polisi dan warga sekitar mengevakuasi korban selamat maupun
yang mengalami luka ringan keluar dari kendaraan yang bertabrakan tersebut,
bahkan akibat tabrakan beruntun ini, sebuah rumah milik warga yang berada
dipinggir jalan lintas sumatera mengalami kerusakan yang cukup parah karena
diseruduk mobil bus dan kontiner. Namun pemilik rumah dapat
menyelamatkan diri.
Menurut salah seorang pemilik bengkel tambal ban, Iwan,
bengkel miliknya juga nyaris diseruduk bus dan kontiner yang menubruk sebuah
rumah disebelah bengkelnya. Dan iwan menegaskan "awal kecelakaan akibat mobil
minibus yang dikendaraai karyawan RGM hendak menabrak pengendara sepedamotor
sehingga terjadi rem mendadak dan kecelakaan beruntun tak terelakkan."
Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan olah TKP dan
mebawa seluruh kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun bersama pemilik
kendaraan ke Mapolres Deli Serdang untuk dimintai keterangan. Tidak ada
korban jiwa dalam peristiwa ini, namun akibat kecelakaan ini jalinsum sempat
macam sepanjang lima kilometer selama empat jam.