Jalan Digul di Buka Untuk Pintu Keluar Petikemas di Pelabuhan Priok

09:53

 

Guna megatasi kemacetan yang makin luar biasa di area Pelabuhan Tanjung Priok, Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) mulai Senin 8 April 2013 pukul 09.30 dilakukan ujicoba jalan membuka gate out atau pintu keluar Jalan Digul untuk jalan keluar petikemas dari terminal, sedangkan untuk gate in tetap di jalan lama.

Dengan akses baru sepanjang kurang lebih 1,5 Km dan lebar 12,5 meter itu diharapkan dapat mengurangi kepadatan di TPK Koja yang setiap harinya 1.000-1.500 trailer petikemas keluar masuk.
Pintu keluar Digul tersebut telah dilengkapi oleh petugas Hanggar Bea & Cukai sehingga sopir trailer tidak perlu khawatir barang yang mereka keluarkan dari pelabuhan tidak ditahan lagi.

Dalam pembukaan gate out tersebut disaksikan General Manager TPK Koja Indra Hidayat Sani, dan Manager Marketing Nuryono Arief petugas Polantas dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Menurut Arief, pada jalur lama di Makam Mbah Priok yang selama ini juga menjadi akses pintu keluar banyak dihadapi kendalanya, sehingga dibukalah di Jalan Digul.

Sudah hampir dua tahun ini, sejak adanya proyek pembangunan Jalan Tol di sekitar area Pelabuhan Tanjung Priok khususnya mengarah ke Cilincing, tiap hari terjadi kemacetan hingga puluhan kilometer, akibatnya jika sebelum macet sopir trailer bisa memperoleh tiga, empat rit sehari kini hanya satu rit. Perekonomian pun terganggu dan pengusaha menderita kerugian hingga miliaran rupiah setiap harinya.

Tahun ini, TPK Koja mentargetkan throughput petikemas 831.500 TEUs meningkat 1,5 persen dari tahun lalu yang tercatat tiapsebesar 820.000 TEUs. TPK Koja juga merencanakan untuk penam­bahan areal penumpukan 2,5 hektar atau menjadi 24,5 haktare dengan panjang dermaga 650 meter.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »