Jalan utama pantura Jawa Barat itu musnah di bagian pinggirnya sepanjang kurang lebih 5 meter. Sisi utara lebih parah dibanding sisi selatan. Penambalan dan penguatan sudah dilakukan tapi belum kelar.
Sabtu (25/1/2014), arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Indramayu sempat tak bergerak di Ciasem, sekitar 4-5 Km dari jalan rusak tersebut. Kemudian bergerak pelan. Jarak yang seharusnya ditempuh hanya dalam waktu 5 menit, molor menjadi 2-3 jam!
Sekitar pukul 07.20 WIB, seorang polisi dan satpam pabrik mengatur lalu lintas agar tidak kian parah. Sistem buka tutup diberlakukan. Kendaraan dari arah Jakarta pelan, sedangkan dari arah sebaliknya berhenti total.
Kemacetan panjang terjadi di sekitar kerusakan jalan. Saking lamanya kendaraan berhenti, pengemudi turun mencari angin dan berdiri di pinggir jalan. Mereka hanya bisa pasrah menunggu giliran diberi kesempatan melintas.