NTMCPOLRI - Kapolresta Depok Kombes Ahmad Subarka, pimpin apel pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Simpatik Jaya di pelataran parkir utama Mapolresta Depok, Rabu (1/4) pukul 07:00.
Operasi tersebut yang dilaksanakan gabungan Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Depok mulai hari ini Rabu (1/4) hingga 21 April.
“Operasi Simpatik kali ini serentak dilaksanakan seluruh jajaran Polda Metro Jaya dengan mengedepankan fungsi lalulintas guna terciptanya keamanan tertib berlalulintas (kamtercibtalantas),”ujar Kapolres.
Operasi Simpatik ini menurut Kapolres bertujuan untuk mewujudkan ketertiban dan kepatuhan dalam berlalulintas. “Sebagai bukti nyata dan tekad komitmen untuk mewujudkan program quick wins salah satunya penggerak revolusi mental dan menjadi pelopor tertib sosial di ruang publik,”kata Kapolres.
Berdasarkan data angka kecelakaan di wilayah hukum Polda Metro Jaya tahun 2014, Kapolres menyebutkan terjadi 5472 kecelakaan yang mengakibatkan 578 meninggal dunia dengan taksiran kerugian materil mencapai Rp. 19,6 Milliar.
“Selain mengurangi angka kecelakaan dalam gelar operasi simpatik ini adalah dapat mengurangi kemacetan yang semakin serius,”tambah Kapolres.
Kapolres mengungkapkan, sasaran operasi merupakan kendaraan bermotor motor maupu mobil termasuk angkutan barang. “Petugas lantas di lapangan kurangi penindakan, yaitu lebih dulu melakukan upaya preventif, preemtif, baru persuasif atau tindakan. Cara persuasif dilakukan jika terjadi tindakan teguran berulang kali, anggota dapat menilang,”demikian.
Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sri Hartatik menambahkan untuk jumlah personil sebanyak 80 anggota lantas gabungan dishub diturunkan dalam operasi. “Operasi akan dilakukan dalam penertiban parkir liar, melawan arus, tidak membawa surat kelengkapan berkendara bermotor, serta mengurai kemacetan di jalan,”ungkap Kompol Sri.
Untuk titik rawan, dikatakan Kasat, tidak ada. Anggota akan melakukan penjagaan di seluruh wilayah Depok. “Selama 21 hari kedepan, anggota akan menjalankan operasi simpatik yaitu
menarik simpati masyarakat berupa tindakan peneguran,”demikian.
