
NTMC - Pagelaran final Persib Bandung melawan Sriwijaya FC yang akan dihelat di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, rawan kamtimbas mengingat sejarah perseteruan Bobotoh dengan The Jakmania. Polda Metro Jaya pun terus memberikan imbauan agar para suporter bola tidak terpancing provokasi.
"Kami mengimbau para suporter untuk tidak terpancing oleh provokasi-provokasi yang menyesatkan yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal, Sabtu (17/10/2015).
Kombes Pol Iqbal juga mengimbau warga maupun suporter bola untuk tidak melakukan aksi-aksi anarkis yang sifatnya melukai warga lain atau menimbulkan kerusakan.
"Jangan melakukan aksi-akai anarkis, aksi-aksi yang bersifat negatif. Kasihan warga yang tidak punya salah apa-apa yang menjadi korbannya," imbuh Kombes Pol Iqbal.
Kombes Pol Iqbal katakan, pihaknya akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan suporter.
"Pak Kapolda sudah menyampaikan akan menindak tegas oknum-oknum yang mencoba memprovokasi dan berbuat anarkis," tegas Kombes Pol Iqbal.
Terkait adanya aksi pelemparan batu terhadap kendaraan pribadi dan bus berpelat D di beberapa titik tadi malam, Kombes Pol Iqbal menyayangkan hal itu mesti terjadi. Entah siapa yang melakukan hal itu, namun paristiwa yang terjadi secara massif di beberapa lokasi menunjukkan tidak adanya suportifitas.