Motor vs Grader, Tewas di Tempat

09:57

TANJUNG REDEB  -  Nyawa kembali melayang sia-sia di jalanan. Insiden kecelakaan lalu lintas (lakalantas) mengerikan kemarin (12/1) terjadi di Berau, tepatnya Kilometer 3 jalan poros Mangkajang-Talisayan. Pukul 13.30 Wita, sepeda motor Yamaha Jupiter KT 5899 GT menabrak alat berat jenis motor grader Komatsu 510.
Satu korban langsung tewas di tempat, yakni Takdir (15), yang sedang dibonceng. Sedangkan pengendara motor, Ardiansyah (16), mengalami luka berat dan hingga malam tadi masih dalam kondisi kritis di RSUD Abdul Rivai, Tanjung Redeb.
Kedua pelajar Madrasah Tsanawiah (Mts) Mangkajang ini sedang pulang sekolah dari arah Kilometer 2 menuju rumah mereka yang berada di Kampung Mantarittip RT 2, Desa Pilanjau, Kecamatan Sambaliung. Nahas, Ardiansyah tak cukup cakap mengendalikan motornya yang melaju dengan kecepatan tinggi. Motornya pun menghantam motor grader yang sedang beroperasi di Kilometer 3.
Menurut warga setempat, alat berat milik PT Raden Panji Suprapto (RPS) tersebut telah beberapa hari ini beroperasi sehingga mengakibatkan jalan semakin sempit. Selain melakukan pemeliharaan jalan, alat berat itu juga membersihkan rumput maupun semak belukar di tepi jalan poros.
Junaidi (51), karyawan RPS sekaligus operator motor grader, itu mengaku kaget karena saat mengoperasikan alat berat dirinya tiba-tiba mendengar bunyi hantaman kendaraan dari belakang yang sempat membuat grader bergetar. Dia membalikkan badan ke belakang, dan melihat dua remaja berseragam sekolah sudah terkapar di jalan.
Warga Kampung Tubaan, Kecamatan Tubaan ini, sontak berteriak meminta tolong kepada temannya yang merupakan asisten operator untuk menolong kedua korban. Setelah warga berdatangan, Junaidi pun bergegas meninggalkan tempat kejadian menuju ke pos polisi yang berjarak sekitar 2 kilometer dari tempat kejadian perkara (TKP) demi menyelamatkan diri dari amukan massa.
Kapolres Berau AKBP Endro Prasetyo melalui Kasubag Humas Polres AKP Marwoto menyebutkan, saat insiden terjadi, Pos Polisi Mangkajang langsung melaporkan hal itu ke piket Laka Lantas Polres Berau. Seketika itu pula, jajaran Satlantas Polres Berau meluncur ke TKP.
Korban meninggal, Takdir, telah diambil keluarganya. Namun korban luka berat, Ardiansyah, harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
Junaidi sendiri sedang menjalani pemeriksaan di Polres. Alat berat grader sudah diamankan di Pos Polisi Mangkajang. Sementara motor Jupiter milik korban dibawa ke Mapolres. Marwoto belum bersedia menyebutkan pelanggaran hukum yang dikenakan kepada operator grader.
Warga setempat, Alimuddin, menyayangkan pihak RPS tak memasang rambu perbaikan jalan. Sehingga, kegiatan pemeliharaan dinilai berpotensi mencelakakan pengendara.

Suber : NTMC

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »