Kondisi Buruk Terminal Bubulak Bikin Sepi Penumpang

11:54
Kamis, 1 Maret 2012, 11.50 WIB

Bogor-Terminal Bubulak di Kecamatan Bogor Barat yang sudah beroperasi selama 10 tahun tak juga ramai. Sepinya Terminal Bubulak membuat para penumpang dan sopir angkot lebih memilih Terminal Laladon, milik Pemkab Bogor yang jaraknya hanya ratusan meter dari Bubulak.

Kondisi itu juga ditambah dengan kurang tersedianya sarana dan prasarana penunjang terminal. Seperti tidak adanya lampu penerangan, atap kantor dibiarkan rapuh, begitu juga dengan sampah di mana-mana sehingga mengganggu masyarakat setempat.

Sikap pro-kontra terkait argumentasi antara Pemkot dengan Pemkab Bogor menyebabkan persoalan Terminal Laladon dan Terminal Bubulak tidak terselesaikan hingga kini. Akibatnya, tujuan utama didirikannya terminal untuk menggerakkan roda perekonomian rakyat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) semakin jauh dari harapan.

Menurut keterangan dari sejumlah sopir angkot, kondisi tersebut sudah lama terjadi tetapi tidak ada penyelesaian.

“Kami dan penumpang sudah berbagai upaya menyampaikan aspirasinya ke berbagai pihak dan dinas terkait. Tapi hingga kini tidak ada respons apalagi tindakan,” ujarnya salah seorang sopir angkot.

Sementara itu, Kepala Dinas Lalulintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kabupaten Bogor, Soebiantoro, mengatakan hasil kesepakatan antara Pemkab dan Pemkot Bogor adalah salah satu terminal itu harus ditutup.

“Intinya itu saja. Masalah penutupan tergantung kesepakatan kedua daerah. Tapi kajian akan dilakukan tim independen. Kami ingin, tim ini bukan dari birokrat,” katanya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »