Serpong-Larangan truk bertonase besar melintas di Jl. Raya Serpong,
Tangerang Selatan, mulai pukul 05:00 – 22:00 membawa dampak besar bagi
kelancaran arus lalulintas di kawasan tersebut.
Pasalnya, kemacetan yang biasanya terjadi kini tak terlihat lagi, kecuali di
beberapa titik saja.
Kemacetan sekarang bukan lagi akibat truk bertonase besar melintas, tapi
lebih disebabkan banyaknya perputaran atau pertigaan di sepanjang Jl. Raya
Serpong, khususnya di sekitar pusat perbelanjaan dan perkantoran Bumi Serpong
Damai (BSD).
“Ini harus terus dipertahankan dan kalau perlu tindakan penilangan terhadap
pengemudi truk yang masih bandel lewat saat jam larangan dilakukan,” kata Ny.
Rini, warga Ciputat, Pamulang.
Ia pun menambakan lebih baik lagi jika jajaran Pemkot Tangsel bersama
kepolisian patroli bersama untuk mencegat truk yang masih membandel.
“Langsung ditilang saja. Untuk putaran juga harus segera dicari solusinya,”
ucapnya.
Meskipun sudah berjalan, sosialisasi melalui spanduk di jembatan
penyeberangan masih perlu dilakukan agar semua sopir truk mengetahui adanya
perwal tersebut.