Jakarta - Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak mengatakan, saat ini jalur Pantai Utara (Pantura) mulai dari Jakarta hingga Purwokerto dinilai siap mendukung jalur mudik Lebaran 2012. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan manajemen lalu lintas di beberapa titik rawan macet.
“Pekerjaan kritis di Jembatan Kabuyutan juga akan dapat dilalui pada H-10,” katanya.
Dari pantauannya ada beberapa titik yang rawan kemacetan yakni Simpang Jomin, Simpang Mutiara dan pintu tol Cikopo. Untuk itu manajemen lalu lintas telah direncanakan bersama pihak kepolisian.
Jika macet di tol maka kendaraan di arahkan ke KM 66 menuju KM 68 arah ke Bandung menuju Subang. Alternatif kedua, antrean kendaraan diputar balik ke kiri dan sebelum Cikopo muter lalu masuk ke jalan nasional. Alternatif lain yakni sebelum persimpangan belok kiri ke arah Karawang Timur langsung menuju Pantura.
Menurut Wamen, intinya, kapasitas pintu tol Cikopo menuju Simpang Mutiara dilakukan perlebaran dengan menambah dua jalur tol dan tiga jalur alternatif tadi. Manajemen lalu lintas dikoordinasikan dengan Kepolisian Jawa Barat, PT Jasa Marga dan Kementerian Perhubungan.
Untuk mengurangi kepadatan di Simpang Jomin dan Simpang Mutiara, sepeda motor dibelokkan ke Karawang menuju Cikalong atau Ciasem sepanjang 22 Kilometer. Saat ini tengah dilakukan perbaikan permukaan jalan kabupaten yang dilakukan oleh pusat.
Kondisi jalan dari Simpang Jomin menuju Ciasem dalam kondisi baik. Pekerjaan dilakuakan berdasarkan Performance Base Contract. Demikian juga kondisi jalan dari Ciasem menuju timur. Sedikit penanganan jalan terdapat di titik setelah Reretan Kulon. Penanganan tersebut selesai tujuh hari ke depan.
Sepanjang jalur Pantura menuju Cirebon, terdapat pekerjaan di Jembatan Ender yang tinggal finishing dan sudah dapat dilalui. Sedangkan di fly over Gebang, permukaan yang semula terdapat pengelupasan sudah dilapisi dan baik.
Sementara itu, pekerjaan yang dianggap kritis yakni rekonstruksi Jembatan Kabuyutan diperkirakan pada H-10 sudah dapat dilalui. Tebing disekitar Ciregol rawan longsong dan telah dilakukan penanganan. Permukaan jalan juga telah selesai diaspal. Wamen PU mengarahkan agar diberi tanda peringatan disepanjang sisi jalan dan pembatas jalan. Hal tersebut akan dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan setempat.
“Pekerjaan kritis di Jembatan Kabuyutan juga akan dapat dilalui pada H-10,” katanya.
Dari pantauannya ada beberapa titik yang rawan kemacetan yakni Simpang Jomin, Simpang Mutiara dan pintu tol Cikopo. Untuk itu manajemen lalu lintas telah direncanakan bersama pihak kepolisian.
Jika macet di tol maka kendaraan di arahkan ke KM 66 menuju KM 68 arah ke Bandung menuju Subang. Alternatif kedua, antrean kendaraan diputar balik ke kiri dan sebelum Cikopo muter lalu masuk ke jalan nasional. Alternatif lain yakni sebelum persimpangan belok kiri ke arah Karawang Timur langsung menuju Pantura.
Menurut Wamen, intinya, kapasitas pintu tol Cikopo menuju Simpang Mutiara dilakukan perlebaran dengan menambah dua jalur tol dan tiga jalur alternatif tadi. Manajemen lalu lintas dikoordinasikan dengan Kepolisian Jawa Barat, PT Jasa Marga dan Kementerian Perhubungan.
Untuk mengurangi kepadatan di Simpang Jomin dan Simpang Mutiara, sepeda motor dibelokkan ke Karawang menuju Cikalong atau Ciasem sepanjang 22 Kilometer. Saat ini tengah dilakukan perbaikan permukaan jalan kabupaten yang dilakukan oleh pusat.
Kondisi jalan dari Simpang Jomin menuju Ciasem dalam kondisi baik. Pekerjaan dilakuakan berdasarkan Performance Base Contract. Demikian juga kondisi jalan dari Ciasem menuju timur. Sedikit penanganan jalan terdapat di titik setelah Reretan Kulon. Penanganan tersebut selesai tujuh hari ke depan.
Sepanjang jalur Pantura menuju Cirebon, terdapat pekerjaan di Jembatan Ender yang tinggal finishing dan sudah dapat dilalui. Sedangkan di fly over Gebang, permukaan yang semula terdapat pengelupasan sudah dilapisi dan baik.
Sementara itu, pekerjaan yang dianggap kritis yakni rekonstruksi Jembatan Kabuyutan diperkirakan pada H-10 sudah dapat dilalui. Tebing disekitar Ciregol rawan longsong dan telah dilakukan penanganan. Permukaan jalan juga telah selesai diaspal. Wamen PU mengarahkan agar diberi tanda peringatan disepanjang sisi jalan dan pembatas jalan. Hal tersebut akan dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan setempat.
Sumber: Poskotanews