LAMONGAN – Truk ban dobel bermuatan 5.000 biji buah
kelapa nyungsep masuk ke parit di jalan raya Desa Warukulon, Kecamatan
Pucuk, Senin (17/9/2012) siang. Sang pengemudi,
Prihadi (44) warga Desa Bonang, Lasem Jateng mengaku mengantuk dan kelelahan dari perjalanan jauh, Bali.
Untungnya
dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, pemilik muatan, Sugeng S (45)
dan Prihadi selamat dari maut meski kondisi kendaraan truk nopol K 1918
AM terguling dan masuk ke parit. Hanya ribuan buah kelapa itu tumpah dan
keleleran di dalam parit.
“Saya ngantuk berat. Sejak dari Bali hingga Lamongan hanya dua kali beristirahat,”aku Prihadi di TKP.
Sementara
itu truk mengalami kerusakan di bagian kiri dan dua spionnya lepas.
Selain itu, truk naas juga sempat mengganggu pengerjaan pemasangan
jaringan pipa PDAM.
Pipa yang terpasang separuh di wilayah
Warukulon terpaksa tidak bias dilanjutkan karena tertindih badan truk
yang terguling.”Semoga saja pipanya tidak sampai rusak,” kata
Sudarmanto, pelaksana proyek dari PT Hutama Karya.
Sudarmanto
menambahkan, jika sampai pipan rusak maka, pemilik kendaraan harus
menggantinya. Dilihat dari posisi truk, ada kemungkinan pipanya
terganggu dan rusak.
Untuk sementara pengerjaan pemasangan pipa
dialihkan di jalur timur atau barat lokasi kejadian sembari menunggu
badan truk berhasil dievakuasi. Dan peristiwa ini tidak sampai
memacetkan arus lalu lintas.