Jembatan Gandayasa Mulai Dibangun

10:25

 
CIKEUSAL – Pembangunan jem­batan Gandayasa baru dimulai. Pengerjaan proyek APBD Kabu­paten Serang 2012 ini dika­barkan molor beberapa bulan lantaran dalam perencanaan, jembatan penghubung Desa Gandayasa dengan Mongpok di Kecamatan Cikeusal ini sedianya dilaksanakan pada Juni lalu.

Pantauan Radar Banten di lokasi pengerjaan, para tu­kang bangunan tengah mem­buat jembatan darurat dari bambu, tepat di samping jembatan lama yang rusak berat selama dua tahun.

Di sekitar lokasi pembangunan jem­batan Gandayasa di atas saluran irigasi induk timur Pama­rayan, papan proyek tidak terpasang.

Anak-anak pelajar sekolah dasar (SD) dan warga sekitar melihat pe­ngerjaan jembatan darurat itu dari atas jembatan lama yang rusak. Sekira 10 menit ke­mudian, anak-anak SD itu mandi di saluran irigasi. “Sebelum jembatan itu diba­ngun, kami membuat jem­batan darurat terlebih dahulu un­tuk perlintasan anak-anak seko­lah,” kata Madsaleh, pengawas lapangan proyek, di lokasi pembangunan jembatan, Senin (1/10).

Madsaleh mengakui, pengerjaan jembatan Ganda­yasa seharusnya dilaksanakan Juni lalu. Namun, ia tidak mengetahui penyebab penger­jaan jembatan molor dari perencanaan. Demi­kian pula dengan papan nama yang tidak dipasang pelaksana proyek sehingga Madsaleh tidak menge­tahui nilai anggaran pembangunan jembatan. “Saya warga Gandayasa, dan ditugaskan hanya mengawasi pelaksanaan pemba­ngun­an jembatan ini,” ujarnya.

Terpisah, Aktivis Forum Masya­rakat Serang Selatan Yaya Hudaya Firdaus menyayangkan hal tersebut. Katanya, papan proyek tentang anggaran, pelak­sana pem­bangunan, jadwal pemba­ngunan, hingga konsultan proyek wajib dipasang. Dengan itu, masyarakat bisa mengawasi pelak­sanaan pembangunan yang dibiayai oleh uang rakyat tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Serang Irawan Noor tidak bisa dihubungi melalui telepon selulernya lantaran tidak aktif.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »