"Kementerian PU bikin terowongan dari arah Jalan Arteri Cibubur atau Transyogi tembus ke Tol Jagorawi arah Jakarta. Itu penyebabnya," kata Kepala Komunikasi Eksternal Jasa Marga, Wastah Gunadi, Rabu 9 Januari 2012
Menurut Wastah, aspal yang bergelombang di keempat jalur tol tersebut mengalami kerusakan bervariasi mulai dari 50 centimeter hingga 100 centimeter. Akibatnya lalu lintas di jalan tol tersebut terhambat sekitar tujuh kilometer dekat Cibubur Junction. Kendaraan hanya bisa berjalan dengan kecepatan 20 Km per jam.
Jasa Marga telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah tersebut agar lalu lintas di Km 14 tol Jagorawi tersebut tidak terganggu secara signifikan. Jasa Marga bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk Polisi agar lalu lintas di Jalur tersebut tetap bisa berjalan.
"Langkah pertama, gelombang itu dihancurkan buat diaspal lagi. Kedua, pakai gardu enterance, itu pintu setelah Gerbang Tol Cibubur, bisa memakai jalan itu," Kata Wastah.