Kementerian
Perhubungan menggelar aksi teatrikal keselamatan berlalulintas dalam
rangka Hari Perhubungan Nasional di halaman Gedung Sarinah Jalan MH
Thamrin Jakarta, Jumat (20/9) sore malam lalu.
Pesan aksi teatrikal tersebut, para pengendara kendaraan maupun
pejalan kaki diingatkan kembali pentingnya menghargai kepentingan sesama
pengguna jalan, dan arti pentingnya keselamatan berlalulintas.
Direktur Keselamatan Transportasi, Kemenhub, Hotmat Simanjuntak di
Jakarta, Sabtu (21/9) menjelaskan, kegiatan kampanye keselamatan ini
merupakan upaya untuk menumbuhkan kesadaran di jalan yang juga merupakan
rangkaian kegiatan Hari Pehubungan Nasional 2013.
"Pesan keselamatan yang hendak disampaikan ke masyarakat adalah
perlunya sikap empati dalam menyelamatkan orang lain, bentuk kampanyenya
ada dua yaitu aksi teatrikal dan tari flash mob," kata Hotmat .
Menurut Hotma, puncak acara Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2013
sendiri akan digelar di Silang Monas Barat Daya, Jakarta pada Minggu
(22/9) besok. "Hal ini untuk menumbuhkan kesadaran para penguna jalan
sekaligus mencoba mengurangi jatuhnya korban," katanya.
Dijelaskan, data Global Status Report on Road Safety 2013 korban
terbesar adalah pengguna sepeda motor sebanyak 36 persen, diikuti bus 35
persen, pejalan kaki 21 persen, kendaraan penumpang 6 persen, sepeda 2
persen dan lain-lainnya 1 persen.
Karena itulah, kata Hotma, tema Pekan Nasional Keselamat Jalan 2013
adalah Rentannya Keselamatan Pengguna Jalan, dengan tujuan agar seluruh
masyarakat tergerak untuk berkendara dengan aman dan sesuai peraturan
yang ada sehingga tidak lagi ada jatuh korban.
Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2013 sesuai dengan seruan PBB dalam
resolusi Nomor A/Res/64/255 untuk melaksanakan Global Road Safety Week,
dan sebagai realisasinya, Indonesia berkomitmen melaksanakannya sejak
2007. Selain itu, pelaksanaan tahun ini juga dilandasi oleh instruksi
Presiden Nomor 4 tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan
Jalan 2011-2020