Jakarta - Korban meninggal akibat kecelakaan beruntun
yang melibatkan 4 unit mobil yang terjadi di Jalan Asia Afrika, Senayan,
Jakarta Selatan, subuh tadi, bertambah satu orang. Total korban
meninggal dalam peristiwa itu menjadi 2 orang.
"(Korban) satu meninggal di TKP, satu meninggal di rumah sakit," ujar Kasubdit Penegakan Hukum (Gakum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono saat dikonfirmasi, Minggu (22/9/2013).
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, korban yang meninggal di TKP berjenis kelamin laki-laki. Namun, korban yang meninggal di rumah sakit belum diketahui jenis kelaminnya. Kepolisian juga belum mengetahui identitas korban tewas tersebut.
"Nama masih kita lidik, karena masih pada di lapangan semua. Nanti kita kabari lagi," ujar Hindarsono.
Informasi dihimpun detikcom, korban tewas terakhir menghembuskan nafas di Rumah Sakit Patraika, Slipi, Jakbar.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB tadi. Saksi mata di lokasi menyebutkan, kecelakaan terjadi ketika mobil yang terlibat kecelakaan itu melaju kencang, diduga sedang trek-trekan.
"Kayanya sih sedang trek-trekan (balapan), mungkin juga sedang mabuk, karena mobil itu kencang nabraknya yang depan, terus yang belakang nabrak yang depannya lagi," ujar salah seorang saksi mata, Hendra saat ditemui di lokasi kejadian, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (22/9/2013).
"(Korban) satu meninggal di TKP, satu meninggal di rumah sakit," ujar Kasubdit Penegakan Hukum (Gakum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono saat dikonfirmasi, Minggu (22/9/2013).
Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, korban yang meninggal di TKP berjenis kelamin laki-laki. Namun, korban yang meninggal di rumah sakit belum diketahui jenis kelaminnya. Kepolisian juga belum mengetahui identitas korban tewas tersebut.
"Nama masih kita lidik, karena masih pada di lapangan semua. Nanti kita kabari lagi," ujar Hindarsono.
Informasi dihimpun detikcom, korban tewas terakhir menghembuskan nafas di Rumah Sakit Patraika, Slipi, Jakbar.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB tadi. Saksi mata di lokasi menyebutkan, kecelakaan terjadi ketika mobil yang terlibat kecelakaan itu melaju kencang, diduga sedang trek-trekan.
"Kayanya sih sedang trek-trekan (balapan), mungkin juga sedang mabuk, karena mobil itu kencang nabraknya yang depan, terus yang belakang nabrak yang depannya lagi," ujar salah seorang saksi mata, Hendra saat ditemui di lokasi kejadian, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (22/9/2013).