Minggu
(22/9/2013), rombongan petinggi Polda Metro Jaya bukan dihadang penjahat
melainkan oleh polisi cilik yang sedang ber-Gangnam Style.
Ada 7
kelompok polisi cilik yang masing-masing mewakili Polres Jakarta Utara,
Polres Jakarta Barat, Polres Jakarta Timur, Polres Jakarta Selatan,
Polres Jakara Pusat, Polres Tangerang, dan Polres Bekasi.
Para
polisi cilik menunjukkan gerakan dasar pengaturan lalu lintas dan
gerakan baris berbaris. Ada yang memadukan gerakan dasar dengan tari
modern, seperti Gangnam Style.
"Kita gabungkan gerakan dasar
dengan tari modern supaya tidak bosan yang nonton. Latihannya ini cukup
lama hampir 2 bulan," ujar Pembina Fungsi Polisi Cilik atau Polcil
AKBP Warsinem.
Polda Metro Jaya memang punya program khusus bagi
anak-anak untuk menerapkan kedisiplinan sejak dini yang dinamakan
program Polisi Cilik. Program ini sudah berjalan sejak 8 bulan.
Adapun
sasaran dalam program polisi cilik ini adalah siswa-siswi mulai di
tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Di
tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) juga ada program serupa, namanya
polisi siswa.
Polda Metro Jaya melalui Direktorat Binmas sudah
sering memberikan pelatihan dan pembinaan terhadap anak-anak pelajar
dalam rangka program polisi cilik ini. Polisi cilik ini tidak hanya
diberikan pengetahuan teoritis mengenai kriminal, kehidupan sosial dan
lainnya, tetapi dibekali praktek yang mengarahkan pada kedisiplinan.