“Intinya, semua kegiatan dengan pemberlakukan dua arah telah disepakati akan dilakukan, namun bertepatan hari ini pihak kapolisian melakukan oprasi zebra, sehingga rencana uji coba ditunda Rabu pekan depan,” ujar Kadis Perhubungan Kota Manado, Johanis Waworuntu SE MSi. Hanya saja, menurut Waworuntu, penetapan penudaan itu dilakukan melalui rapat forum lalu lintas bersama pihak Polda Sulut dan Polres Manado.
Pun demikian, ditundanya pelaksanaan uji coba rekayasa jalur dua arah itu, kata Waworuntu akan dimanfaatkan menata rambu-rambu lalu lintas untuk kelancaran program.
“Kita sudah siap menerapkan program uji coba dua arah, seperti yang telah disepakati sebelumnya. Untuk kelancaran dan tidak bertabrakan sehingga saat ini kita manfaatkan tenggang waktu ini dengan penataan rambu-rambu lalu lintas,” terang Waworuntu sembari menyatakan bahwa penerapan uji coba dua arah tersebut memerlukan bantuan personil kepolisian.
Dilain pihak, dukungan para sopir angkot terus mengalir terhadap program dua arah itu, meskipun masih dalam tahap uji coba.
“Pemasangan rambu-rambu lalu lintas sebelum diterapkan uji coba sangatlah bagus, karena bagian dari sosialisasi kepada kami sebagai penguna jalan,”ujar Kiki Lombok sopir angkot Pusat Kota – Malalayang.