Headlines News :

Head Lines

Latest Post

Tiga Penyandang Difabel Akan Terima SIM D Dari Kapolda Jateng

Written By Firmansyah Djavu on Monday, 5 December 2016 | 15:12

NTMC POLRI - Baur SiM Aiptu Harinto bersama anggota provost memantau langsung para pemohon SIM D bagi Difabel yang sedang melaksanakan ujian praktek di Lapangan ujian praktek Mapolres Kudus Senin (5/12).



Sebanyak 20 orang penyandang cacat atau difabel mengajukan permohonan SIM D dipolres kudus dengan melaksanakan berbagai test diantaranya ujian teori atau avis.

difabel

Dari beberapa penyandang cacat atau Difabel hanya 3 orang yang memenuhi syarat.

Setelah lolos test permohonan sim D rencananya ketiga penyandang difabel akan diberikan SIM langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Drs.Condro Kirono M.M.M.Hum hari rabu pada saat kunjungan kerjanya di Polres Kudus.

Hari Ketiga Pencarian Pesawat M-28 Skytruck, Polri Kerahkan Kapal Sonar Scan

NTMC POLRI - Pencarian di hari ketiga jatuhnya pesawat Polri M-28 Skytruck P-4201 di Perairan Lingga, Kepulauan Riau, Polri dan Badan SAR Nasional terus berupaya mencari korban kecelakaan tersebut.




Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul, mengatakan, pencarian para korban dimulai pukul 07.00 WIB, Senin, 5 Desember 2016.

Pencarian ini melibatkan tim gabungan kantor SAR Tanjungpinang.

"Rencananya dilakukan penyelaman di beberapa titik yang telah dicurigai terdapat bangkai atau puing pesawat. KN SAR Baladewa akan melaksanakan citra bawah laut menggunakan sonar scan," kata Martinus dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 5 Desember 2016.

Sementara itu, untuk Kapal Patroli Bisma dari Markas Besar Polri, akan ditempatkan pada center area pencarian sebagai tempat pendaratan helikopter BO P-1113.

Menurut Martinus, Asisten Operasional Kapolri Inspektur Jenderal Polisi Unggung Cahyono, bersama Kapolda Kepulauan Riau Brigadir Jenderal Polisi Sam Budigusdian melakukan pengawasan langsung operasi SAR ke Pulau Senayang.

Sementara itu, direktur Operasional Basarnas dan kepala Kantor SAR Tanjungpinang, akan berangkat ke Pulau Senayang menggunakan helikopter HR 3601 milik Basarnas.

"Rencananya di Pulau Senayang akan dibuatkan posko SAR tambahan," ujarnya.

Tiga Pria Lakukan Pungli Ditangkap Polresta Bogor Kota

NTMC POLRI - Tiga pria yang melakukan pungutan liar (Pungli) di pasar Lawang Seketeng, Kota Bogor, ditangkap polisi, Senin (5/12) pukul 06.00.



Pria bertato pelaku pungli dibekuk saat sedang menarik uang di pasar yang cukup ramai ini. “Tiga pelaku pungli bongkar muat barang dan parkir liar kami tangkap saat sedang menarik kutipan uang dari sopir,” katanya.

Bersama tiga pelaku, Kapolresta juga menyita sejumlah kupon dan uang tunai. Ke duanya dibawa ke kantor polisi, guna dimintai keterangan perihal siapa yang memerintah melakukan pungli dan kepada siapa mereka menyetor uang hasil pungli.

Kapolresta meminta agar jangan ada lagi pelaku pungli semacam itu. Ia juga mengimbau masyarakat waspada dan melaporkan ke polisi kalau ada gelagat tindak kriminal.

Dirhagahayu TNI AL ke-71

NTMC POLRI - TNI Angkatan Laut menggelar puncak peringatan HUT Armada RI di Markas Kstariaan Pondok dayung, Jakarta, Senin (5/12/2016).



Peringatan Hari Armada merupakan kegiatan untuk mengenang dan memperingati terbentuknya Armada RI sebagai tulang punggung kekuatan pertahanan negara di laut.

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi memimpin langsung peringatan yang bertempat di Markas Komando Armada RI Kawasan Barat, Tanjung Priok Jakarta.

Acara sangat meriah mulai dari kenaikan bendera merah putih, helikopter yang membawa bendera bertuliskan Dirgahayu Armada RI dan Parade Pasukan di kapal dan sambutan dari Inspektur Upacara Kasal Laksamana TNI Ade Supandi serta Ramah Tamah.

Hadir pada kesempatan tersebut, para Pejabat Utama Mabes AL, para Pangkotama TNI Angkatan Laut, Dir Polair Polda Metro Jaya seta para undangan lainnya.

Bhayangkari Polda Sumsel Gelar Pemeriksaan Kanker Rahim Gratis Bagi Ibu-ibu

NTMC POLRI - Kepedulian akan bahaya penyakit kanker rahim yang menghantui Ibu Rumah Tangga (IRT), membuat Pengurus Bhayangkari Polda Sumatera Selatan menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk melakukan deteksi Pemeriksaan Papanicolau Smear Gratis, pada hari Kamis (01-12- 2016).



Pemeriksaan Papanicolau Smear yang dilakukan oleh tenaga ahli dokter spesialis kandungan tersebut, dibuka dan diperuntukkan kepada masyarakat umum, Bhayangkari, dan Polwan di Klinik Polda Sumsel.

Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Polda Sumsel Polda Sumsel, Rika Djoko Prastowo, mengatakan, pemeriksaan Papanicolau Smear tujuannya untuk mendeteksi apakah di dalam alat kelamin wanita ada penyakit berupa kanker rahim yang dapat menyebabkan kematian bagi penderita atau tidak.

“Sebelum diperiksa, wanita harus mengikuti proses antara lain tidak boleh berhubungan badan selama dua hari atau 48 jam, tidak mengkonsumsi obat-obatan antibiotik dan tidak dalam keadaan menstruasi,” jelasnya.

Kegiatan ini, dikatakan istri dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo ini, merupakan kerja sama antara Bhayangkari dengan BPJS Kesehatan.

Dan pemeriksaan ini diberikan secara gratis kepada ibu rumah tangga baik itu ibu-ibu Bhayangkari, Polwan dan masyarakat umum.

“Dengan pemeriksaan Papanicolau Smear atau pemeriksaan deteksi dini karker rahim atau servik sehingga dapat diketahui apakah orang tersebut mengidap kanker rahim atau tidak. Karena banyak masyarakat umum tidak tahu apa itu Papanicolau Smear, karena padahal penyakit ini dapat menyebabkan kematian,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Sumsel, Kombes Pol Soesilo Pradoto, mengatakan, saat ini ibu rumah tangga sangat rentan menderita penyakit kanker rahim.

“Jadi sasaran utama dari pemeriksaan Papanicolau Smear masyarakat umum, ibu-ibu Bhayangkari, Polwan, PNS perempuan. Dimana, sasaran utamanya perempuan yang sudah berkeluarga, karena sekitar 67 persen perempuan di Sumsel rentan terkena penyakit kanker rahim,” jelasnya.

Komplotan Begal Sadis Ditangkap Resmob Polda Metro Jaya

Written By Firmansyah Djavu on Tuesday, 29 November 2016 | 13:45

NTMC POLRI - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku begal sadis yang kerap melancarkan aksinya di kawasan Jakarta Timur (Jaktim). Penangkapan dilakukan pada Senin 21 November 2016 setelah adanya laporan terkait dua orang menjadi korban begal.



Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto mengatakan, dua orang korban bernama Imam Masyuri (20) mengalami luka bacok di punggung, dan Rendi Hermawan (17) tewas seketika di lokasi kejadian di Jalan Raya Cipayung, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Jaktim pada 20 November 2016.

"Setelah ada laporan polisi, kemudian kita analisis rekam CCTV yang ada di sekitar lokasi, kemudian kita analisis ciri-ciri pelaku," ujar AKBP Budi di Mapolda Metro Jaya, Minggu (27/11/2016).

Dikatakan AKBP Budi, pihaknya juga menggali keterangan saksi yang sekaligus menjadi korban. Setelah dipastikan ciri-ciri pelaku, dan dicocokan dengan keterangan korban, petugas melanjutkan penangkapan terhadap komplotan pelaku yang bersembunyi di daerah Ciracas.

"Kami lakukan penangkapan di daerah Ciracas kepada pelaku berinisial BA alias B bin N (17). Pelaku sudah mengetahui ia sedang diburu petugas, makanya dia ketakutan dan bersembunyi di daerah di Ciracas," ujar AKBP Budi.

AKBP Budi menambahkan, pada saat kejadian, B melakukan pembacokan kepada korban, Imam Masyuri di bagian punggung sebanyak satu kali dengan menggunakan sebilah celurit. Selain B, ternyata ada sejumlah pelaku lainnya yaitu Revi alias Buluk dan Madont yang membacok Rendi. Sedangkan Ario, Sukun dan Tonjol mereka melakukan pembacokan terhadap Imam Maysuri.

"Sedangkan, tersangka lainnya atas nama Anoy, Usman, Muklis, Idris dan Memet juga ikut diburu karena melakukan perusakan terhadap motor korban. Para tersangka tersebut saat ini masih dalam pengejaran petugas," pungkas AKBP Budi.

Ops Zebra Krakatau 2016, Polres Lamsel Gelar Sidang Ditempat



NTMC POLRI - Polres Lampung Selatan melaksanakan Operasi Zebra Krakatau 2016 dengan memeriksa kelengkapan kendaraan baik roda dua maupun roda empat serta kendaraan bermuatan, giat tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Dikyasa Polres Lampung Selatan Ipda Yani.

Giat Ops Zebra kali ini dilaksanakan gabungan dengan Kejaksaan Tinggi Lampung Selatan, Dishub Lampung Selatan , POMAD dan POMAL, dan disaksikan langsung oleh tim suvervisi Korlantas Polri AKBP Elbin Darwin Kasubbagrenops Korlantas Polri serta dari pihak Pengadilan Negeri Lampung Selatan untuk mengadakan sidang di tempat. Pelaksanaan giat dilaksanakan di depan Polsek Natar Lampung Selatan, puluhan pengendara terjaring dalam operasi tersebut pelanggaran didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak melengkapi surat-surat, yaitu SIM maupun STNK dan tidak menggunakan helm, selanjutnya polisi melaksanakan penilangan untuk para pelanggar.

whatsapp-image-2016-11-29-at-12-58-361
whatsapp-image-2016-11-29-at-12-58-36

Menurut Ipda Yani, giat operasi zebra sidang di tempat ini dilaksanakan yang bertujuan untuk memudahkan para pelanggar agar dapat langsung membayar denda dan tidak harus menunggu sidang di pengadilan.


"Sidang ditempat ini kami maksudkan agar mempermudah para pelanggar, jadi tidak harus menunggu waktu sidang di pengadilan", tuturnya dihadapan para pelanggar, Selasa (29/11).

Dalam Ops Zebra Krakatau 2016 dengan sidang di tempat kali ini Polres Lampung Selatan berhasil menindak  sebanyak 54 perkara, dengan perincian jumlah tilang 200, terdiri dari STNK 148, SIM 41 dan R2 tanpa surat 11.

Dihimbau untuk masyarakat dalam mengendarai kendaraannya harus menyiapkan kelengkapan surat-surat, memakai helm bagi pengendara roda dua, pakai sabuk pengamanan bagi pengemudi kendaraan Roda empat. Karena Ops Zebra 2016 lebih bersifat represif atau penindakan pelanggaran.

Polri Siapkan Posko Pengamanan dan Kesehatan Jelang Libur Akhir Tahun

NTMC POLRI - Kapolri Jenderal Polisi M. Tito Karnavian memimpin kegiatan video conference 29-11-2016 diruang puldasis Mabes Polri yang dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi Mabes Polri diantaranya adalah Kadiv Humas Polri irjen Pol. Boy Rafly Amar dan para undangan dari instansi-instansi terkait yaitu Direktur Jasamarga, Menteri Perhubungan, Menteri Perdangan dan Menteri Kesehatan.

kapolri

Dalam kegiatan ini Kapolri membahas tentang pengaman natal dan tahun baru agar tercipta keamanan dan kenyaman bagi masyarakat, yaitu dengan mendirikan pos-pos pengamanan dan posko kesehatan di obyek-obyek vital dengan moto ''LIBUR HAPPY DIJAGA POLISI''.

Selamat HUT KORPRI ke 45 Tahun

NTMC POLRI - Selasa (29-11-16) dalam rangka HUT KORPRI KE 45 TAHUN seluruh personil PNS Mabes Polri mengikuti upacara yang dipimpin oleh KALEMDIKPOL Komisaris Jendral Polisi Drs Moechgiyarto SH M Hum.



Pemberian penghargaan oleh KALEMDIKPOL kepada personil PNS yang mengabdi kepada Republik Indonesia selama 10, 20, dan 30 tahun.

Upacara berjalan dengan tertib dan lancar di lapangan Bhayangkara Mabes Polri dengan tema "Bersama Korpri Meneguhkan Netralitas Dan Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Sipil Negara" maju terus KORPRI.

Ini Proses Mekanisme Pengambilan SIM/STNK via e-Tilang

Written By NTMC Blog on Thursday, 24 November 2016 | 16:17


NTMC – Korlantas Polri yang mengenalkan Program aplikasi elektronik tilang (e-tilang) sangat mengharapkan dengan adanya e-tilang bisa mengurangi praktik percaloan dan transaksi antara pelanggar dengan polisi.

Bagi para pelanggar lalulintas, ini mekanisme bila pelanggar yang ditilang oleh polisi dan ditahan SIM/STNK kendaraanya dapat mendapatkannya kembali.

Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto menjelaskan, saat pelanggar ditilang, polisi langsung memasukkan data pelanggaran dan data pelanggar ke program e-tilang. Setelah itu, polisi akan memberi tahu kepada pelanggar berapa denda yang harus mereka bayar.

Selanjutnya, pelanggar bisa membayar denda tersebut kepada Bank BRI yang sudah bekerja sama dengan kepolisian. Setelah membayar ke bank, struk pembayaran dibawa kembali kepada polisi. Setelah menunjukkan struk kepada petugas, SIM atau STNK yang ditahan bisa langsung diambil saat itu juga. Sedangkan di sistem e-tilang yang dimiliki polisi, bila pelanggar sudah membayar akan berubah warna, dari merah ke hijau, papar Agung.

Nantinya uang yang dibayarkan pelanggar ke Bank BRI langsung masuk kepada kejaksaan dan pengadilan setempat sehingga tidak ada lagi praktik pungli oleh polisi kepada masyarakat. Proses pun akan lebih cepat dan mudah. Selain itu pelanggar tidak perlu lagi mengantre di pengadilan untuk sidang. Tentunya e-tilang jawaban dari keluhan masyarakat soal percaloan saat sidang silang. Serta untuk memotong rantai birokrasi,” tutupnya.

‘e-Tilang Ops.Zebra 2016’ Ditlantas Polda Metro Sediakan Loket Bank Mobile


NTMC – Selama delapan hari pelaksanaan Operasi Zebra 2016, Kamis (24/11/2016), Polda Metro Jaya diketahui telah menilang 54.138 pelanggar. Para pelanggar yang ditilang adalah yang melakukan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalulintas.

Disamping itu, Ops. Zebra 2016 kali ini pun terkait upaya peningkatan dalam hal pelayanan masyarakat secara profesional, modern, dan terpercaya. Korp. Lalulintas Polri pun sekaligus mensosialisasikan program e-Tilang. Di mana, dalam program e-Tilang ini, masyarakat juga harus membayar denda tilang ke bank.

Mengetahui masih banyaknya pelanggar lalulintas, untuk mempercepat proses tilang dalam Operasi Zebra 2016, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan loket bank mobile BRI. Loket khusus ini mempermudah pembayaran denda tilang para pelanggar secara langsung melalui BRI.

BRI mobile tersedia di beberapa lokasi penertiban, di antaranya di Gandaria dan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto saat ditemui mengatakan, upayanya menggandeng BRI bertujuan untuk mengoptimalkan proses tilang. Untuk para pelanggar kita berikan tilang slip biru yang berarti masyarakat bisa melakukan pembayaran via bank dan kita siapkan fasilitas bank di lokasi penertiban.

“Tujuannya dalam hal ini yakni, untuk membiasakan masyarakat pelanggar menitipkan denda ke bank, sehingga petugas dengan pelanggar tidak bersentuhan langsung terutama yang berhubungan dengan masalah-masalah uang,” pungkasnya.

Silaturahmi, Wakapolri Temui Dubes Arab Saudi Bahas Peningkatan Kerjasama Keamanan


NTMC – Wakapolri Komjen Syafruddin bersilaturahmi dengan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk RI yang baru, Osamah Mohammed al-Shuibi, di kantor Kedubes Arab Saudi di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2016).

Dalam pertemuan yang tak berlangsung lama berkisar satu jam tersebut, Wakapolri Komjen Syafruddin dan Osamah Mohammed al-Shuibi selain silaturahmi turut membicarakan upaya peningkatan kerjasama dan hubungan erat yang sudah terjalin antara RI dan Arab Saudi dalam lini keamanan selama ini.

wakapolri-dubesarab

Diketahui, rencana kedepan akan terdapat pertemuan lanjutan antara kepolisian Arab Saudi dan RI terkait keamanan negara-negara dalam kaitan upaya menangkal terorisme.

“Soal keamanan ini umum, (membahas juga) masalah wisata, ekonomi. Kita tahu jutaan warga Indonesia yang pergi ke Saudi. Kita salut kepada Saudi atas keamanannya. Kita harus demikian kepada warga negara Saudi juga kepada warga negara manapun. Tapi ada perhatian khusus, sebagai bangsa yang ketimuran, yang berada,” tutur Wakapolri Komjen Syafruddin saat ditemui usai melakukan pertemuan tertutup.

Kapolda Kepri Giatkan Himbauan Ke Masyarakat Keutuhan NKRI


NTMC – Terkait dengan instruksi Kapolri, segenap jajaran Kapolda turut melakukan peningkatan himbauan kepada masyarakat akan kebersamaan dalam menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan NKRI.

Seperti yang di lakukan oleh Kapolda Kep. Riau Brigjen Pol Sam Budigusdian saat menggelar pertemuan dengan jajaran pemerintah dan tokoh masyarakat menghimbau untuk tidak mengikuti aksi demonstrasi 25 November dan 2 Desember yang rencananya akan digelar di Jakarta.

Brigjen Pol Sam Budigusdian meminta warga lebih memilih melakukan tablig akbar di Kepri. Ia pun mengajak warga dan jajaran pemerintahan untuk mengikuti acara tersebut.

“Yang jelas kami imbau seluruh masyarakat Kepri bersama-sama menjaga keutuhan NKRI. Selain itu semua elemen juga sepakat bersama-sama menjaga keamanan Batam dan sekitarnya,”, ujar Sam Budigusdian saat dikonfirmasi.

Sementara itu Mabes Polri meminta untuk masyarakat tak khawatir dengan aksi 25 November dan 2 Desember. Polri juga menjamin mengamankan kondisi dengan optimal.

“Polri dan TNI selalu siaga dan akan bertindak tegas bila ada upaya atau gerakan yang coba mengganggu ketertiban masyarakat dan memecah belah bangsa,” pungkasnya.

Kapolda menegaskan situasi di Batam dan Kepri kondusif. Namun polisi dan TNI tetap bersiaga mengantisipasi kerusuhan saat unjuk rasa.

Namun, sejauh ini Kapolda Kepri belum menerima laporan dari organisasi maupun kelompok masyarakat yang hendak akan melakukan aksi unjuk rasa.

Kapolri Giat Tingkatkan Sinergisitas Bersama Tokoh Ulama


NTMC – Diketahui pasca aksi unjuk rasa 4 November 2016, Kapolri Jenderal Tito Karnavian terus melakukan aktivitas giat safari istighosah kepada para tokoh ulama dan muslim.

Aktivitas giat safari istighosah yang dilakukan Kapolri Jend. Pol. Tito Karnavian tersebut bertujuan untuk meningkatkan sinergisitas dan kerja sama dengan ulama dan umara terkait pembahasan isu yang berkembang saat ini pun.

Kapolri Tito ngin membuka ruang komunikasi yang lebih baik dengan bermaksud meminimalisir miss komunikasi dan mempercepat langkah-langkah penyelesaian didalam suatu masalah.

Safari istighosah Kapolri memanglah dirasa penting lantaran kini banyak isu yang memang harus membutuhkan pengelolaan dengan baik dan dikomunikasikan dengan para ulama.

Tak hanya menjalin kerja sama dalam menggarap isu dan berkomunikasi, Kapolri menyadari penuh ulama merupakan panutan umat. Banyak hal yang bisa dititipkan melalui ulama terkait kondisi saat ini.

Seperti halnya terkait dengan masalah radikalisme, narkoba, dan lain-lain hal yang dapat menyebabkan umat beragama terbawa dalam berbagai pelanggaran hukum.

Diharapkan dengan meningkatkan kembali ikatan kerja sama, para tokoh ulama dan umara setidaknya dapat turut andil menyampaikan pesan kepada umat untuk mewaspadai segala pengaruh buruk yang mengancam Indonesia.

Sat Lantas Polres Kuningan Gelar Rakor Persiapan E Tilang

Written By Firmansyah Djavu on Wednesday, 23 November 2016 | 15:04

NTMC POLRI - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kuningan menggelar rapat koordinasi antar instansi membahas pelaksanaan E-Tilang di wilayah kabupaten Kuningan, rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari BRI Kuningan, Kejaksaan Negeri, Pemkab Kuningan dan perwakilan dari Satlantas Polres Kuningan, Selasa (22-11-2016).

etilang

Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Purwadi SH yang memimpin rakor dan sosialisasi e-tilang bersama Diljakpol dan bank BRI di Mapolres Kuningan membahas E-Tilang yang akan di berlakukan di Kabupaten Kuningan.

Kasat lantas Polres Kuningan AKP Purwadi SH mengatakan, aplikasi e-Tilang sendiri akan melibatkan instansi terkait seperti perbankan, kejaksaan, dan pengadilan. Tujuan dari pemberlakukan dari e-Tilang ini tidak lain untuk memangkas penyimpangan yang mungkin saja dilakukan oleh oknum petugas maupun masyarakat.

“Dengan aplikasi e-Tilang ini, nantinya tidak ada transaksi keuangan dan memangkas birokrasi. Kalau dulu masyarakat harus hadir pada persidangan baru bisa mengambil barang bukti, dengan e-Tilang ini, pelanggar tidak perlu lagi hadir untuk mengikuti persidangan. Pembayaran pun tidak lagi langsung tunai, melainkan via transfer maupun teller bank,” ujarnya.

Sebelum diluncurkan, Satlantas Polres Kuningan akan melaksanakan sosialisasi tentang E-Tilang kepada masyarakat Kabupaten Kuningan melalui media sosial media cetak dan elektronik serta pembuatan spanduk dan brosur.

Pelaksanaan E-Tilang diharapkan dapat membantu masyarakat karena prosesnya cepat dan tidak mempersulit masyarakat.

Polres Tangsel Ungkap Identitas Mayat Bersimbah Darah di Trotoar Plaza Ciputat

NTMC POLRI - Sesosok mayat pria dengan luka parah di sekujur tubuhnya ditemukan tergeletak di trotoar depan Plaza Ciputat, Rabu (23/11/2016) pagi. Setelah diselidiki, akhirnya polisi mengetahui identitas mayat tersebut.



Korban bernama Supriyanto (54), kelahiran Klaten, Jawa Tengah, dan beralamat tinggal di Kemang Timur V, RT 06 RW 04, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Dari identitasnya, pria tersebut diketahui berprofesi sebagai seorang guru.

Saat ditemukan, tubuhnya dalam posisi tertelungkup mengenakan celana training dan kaus abu-abu motif garis. Dari bagian wajahnya terlihat luka parah, sedangkan tangan dan kaki korban mengalami patah tulang.

Kepala Bagian Humas Polres Tangsel, AKP Mansuri menuturkan, polisi masih menyelidiki penyebab tewasnya korban dengan meminta keterangan beberapa saksi di lokasi.

"Kita masih selidiki penyebabnya. Beberapa saksi sudah kita mintai keterangan. Ada dugaan korban depresi lalu bunuh diri melompat dari atas flyover," kata AKP Mansuri.

Dua Pelaku Curat Modus Ganjal ATM Ditangkap Polres Purworejo

NTMC POLRI - Sat Reskrim Polres Purworejo, Jawa Tengah, menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) dengan modus ganjal ATM. Kejadian yang terjadi pada tanggal 01 November 2016 ini berhasil diungkap dengan ditangkapnya D (43) dan AM (38).

Ilustrasi Pembobol ATM

Keduanya ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Purworejo di Yogyakarta setelah sebelumnya melakukan pencurian dengan mengganjal ATM di ATM BRI SPBU Suronegaran Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo.

“Perkara pencurian uang ini berdasarkan laporan Polisi dari Siti Musyafiah (44) warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo ke Polres Purworejo. Berdasarkan laporan tersebut, Sat Reskrim Polres Purworejo melakukan penyelidikan dan menangkap keduanya di Yogyakarta,” tutur Kapolres Purworejo AKBP Satrio WIbowo SIK Saat press realese, Selasa (22-11-2016).

Dari tangan pelaku dilakukan penyitaan barang bukti berupa 3 buah gergaji besi, 2 kotak korek api, amplas, 23 buah kartu ATM dari berbagai macam bank, 1 unit mobil avanza warna putih), 1 unit sepeda motor merek Honda Vario warna biru tua), 1 unit handphone merek Samsung J7, 2 buah cincin emas, 1 buah helm merek KYT warna hitam dan pakaian.

Kejadian tersebut berwal saat korban menggunakan ATM BRI di SPBU Suronegaran, pada saat itu korban kesulitan untuk memasukan kartu ATM miliknya, kemudian datang pelaku yang tidak dikenal masuk ke dalam bilik ATM dan berpura pura membantu korban untuk memasukan kartu ATM pada saat itu juga kartu ATM korban ditukar oleh pelaku dengan Kartu ATM yang sejenis dan selanjutnya pelaku memasukan kartu tersebut ke lubang ATM dan kemudian keluar dari bilik ATM.

Saat korban tidak bisa menggunakan ATM, kemudian masuk pelaku lain yg berpura-pura membantu korban dan pelaku menyuruh korban untuk memasukan PIN kemudian menekan tombol ‘cancel’, tetapi kartu ATM tetap tidak dapat dikeluarkan.

Keesokan harinya korban menuju kantor cabang BRI untuk konfirmasi dan mengganti kartu ATM setelah mengecek terhadap rekening korban ditemukan rekening korban berkurang terdapat transaksi sekitar RP 71.939.100 secara tunai/ transfer.

“Terhadap ke dua pelaku disangkakan melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagai mana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 Tahun Penjara,” terang Kasat reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi SH.

Ini kali ke-2 kasus ganjal ATM yang berhasil diungkap oleh Sat Reskrim Polres Purworejo. Kasus ini sedang dikembangkan karena diperkirakan ada 19 Tempat Kejadian Perkara (TKP) lain yang dilakukan oleh pelaku dan saat ini kedua pelaku sedang dilakukan pemeriksaan.

“Kasus ganjal ATM ini sungguh rumit hingga anggota saya harus menunggu sampai 2 minggu untuk mengungkapnya dan melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku ini,” kata Kasat Reskrim.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Purworejo AKP Lasiyem mengimbau kepada masyarakat agar jangan percaya kepada orang yang belum dikenal saat menggunakan ATM, kemudian tiba-tiba masuk bilik ATM dan menawarkan bantuan.

Ops Zebra 2016, Polres Bulukumba Bagikan Brosur Tertib Berlalu Lintas

NTMC POLRI - Guna menekan kecelakaan Lalu Lintas dan Mensosialisasikan Tertib Berlalu Lintas di Kabupaten Bulukumba, Satuan Lalu Lintas Polres Bulukumba melakukan giat membagikan brosur himbauan keselamatan berlalu lintas, Rabu ( 23-11-2016 ).



Brosur himbuan keselamatan berlalu Lintas dibagikan kepada seluruh pengendara yang melewati Jalan Protokol Kabupaten Bulukumba.

Kasat Lantas Polres Bulukumba Ajun komisaris Polisi Harinah mengatakan, pihaknya sengaja membagikan brosur himbauan keselamatan berlalulintas demi menekan angka kecelakaan di Kabupaten Bulukumba.

Selain itu Kasat Lantas menjelaskan, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik melalui media cetak juga melalui siaran Radio Interaktif. diharapkan dengan melakukan sosialisasi serta pembagian brosur himbauan ini dapat menekan pelanggaran serta kecelakaan di wilayah Bulukumba.

Permudah Layanan, Ditlantas Polda Sumsel Launching Aplikasi SIAPO dan SIMMADE

NTMC POLRI - Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan melauching aplikasi berbasis teknologi yakni Sistem Informasi Administrasi Pajak Online (SIAPO) dan SIM Masuk Desa (SIMMADE).



Aplikasi ini untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan Dilantas Polda Sumsel.

Dir Lantas Polda Sumsel Kombes Pol Tomex Korniawan menerangkan bila selama ini pembayaran pajak berbelit-belit karena panjangnya birokrasi dan sebagainya.

“Dengan SIAPO ini, masyarakat hanya tinggal mendownload aplikasi di play store. Tinggal mengikuti petunjuk dari aplikasi SIAPO yang sudah di download, bisa langsung membayar pajak,” ujar Tomex.

Sistem pajak online yang dilauching hari ini, merupakan pertama kali di seluruh Samsat se Indonesia. Karena Dit Lantas Polda Sumsel sudah berhasil membuat gebrakan baru untuk memotong birokrasi pelayanan pajak.

Begitu pula dengan SIMMADE, memberikan pelayanan termudah untuk masyarakat desa yang ingin membuat SIM. Sehingga, masyarakat yang ada di desa tidak perlu datang ke kantor pembuatan SIM.

“Sekarang, baru 50 persen masyarakat yang sadar untuk membayar pajak. Artinya, dengan aplikasi SIAPO dapat menggugah masyarakat untuk taat membayar pajak,” jelas Dirlantas Polda Sumsel.

Apa Arti SWDKLLJ Dalam STNK Anda

Written By Firmansyah Djavu on Sunday, 20 November 2016 | 15:22

NTMC POLRI - Mungkin bagi sebagian masyarakat masih ada yang belum mengetahui mengenai apakah itu SWDKLLJ karena disetiap tahunnya kita senantiasa keluarkan duit untuk hal itu. Perlu dikenali saat kita membayar pajak kendaraan tahunan kita automatis di kenai cost SWDKLLJ dan tentu apabila sudah membayar kita mesti tau apakah itu manfaat SWDKLLJ?



SWDKLLJ sendiri yaitu singkatan dari (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan), nah automatis tentunya waktu kita membayar pajak kendaraan kita juga otomatis terdaftar dalam asuransi yang dikelola oleh pihak perusahaan BUMN yang bernama Service Raharja.

Besarnya tarif yang digunakan SWDKLLJ sendiri berbeda tak tiap-tiap kendaraan sama tergantung dari type kendaraannya, Untuk Kendaraan roda dua atau motor yang memiliki kekuatan mesin 50 cc s/d 250 cc saat ini bakal digunakan pajak Rp. 35. 000, - Tengah untuk kendaraan roda empat seperti JIP dan lain-lain umumnya meraih Rp. 143. 000, -.

Lantas..! Senantiasa apabila kita sudah membayar apa faedahnya buat kita?

Faedah yang didapat dari SWDKLLJ yaitu kita dapatkan perlindungan asuransi jalan bila terjadi kecelakaan di jalan raya. Besarnya santunan yang didapat oleh Service Raharja berdasarkan pada Ketetapan Menteri Keuangan RI No 36/PMK. 010/2008 serta 37/PMK. 010/2008 tanggal 26 Februari 2008 yaitu :

Wafat Dunia, sebesar Rp 25 juta
- Cacat Tetap (Optimal), sebesar Rp 25 juta
- Cost Rawat (Maksimal), sebesar Rp 10 juta
- Cost Penguburan, sebesar Rp 2 juta


Bagaimana langkahnya dapatkan santunan???
1. Menghubungi kantor Service Raharja paling dekat.
2. Isi formulir ajukan dengan memasukkan (laporan kecelakaan dari pihak kepolisian atau pihak berwenang, surat informasi kesehatan dari dokter yang bikin perlindungan/RS, KTP/jati diri k0rban/ahli waris k0rban).
3. Bila korban luka-luka jadi dilampirkan kuitansi cost perawatan & pengobatan yang asli, bila wafat dunia jadi dibutuhkan Kartu Keluarga atau Surat Nikah.
4. Hak santunan jadi gugur bila ajuan lebih dari 6 bulan. sejak mulai terjadinya musibah atau tak dilakukan penagihan kurun waktu 3 bulan. mulai sejak hak santunan di setujui oleh Service Raharja.


Santunan ini diberikan bukan hanya pada seorang/pengemudi namun juga berlaku pada beberapa penumpang yang ikut jadi korban kecelakaan.

Jadi jangan sampai terlambat memprosesnya.

Nah, setelah tahu hal semacam ini apabila terjadi kecelakaan di jalan raya janganlah telat untuk claim. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita. Selalu jaga keselamatan diri di jalan raya dan patuhi rambu-rambu lalu lintas.

BBM Channel

Anda Pengunjung Ke

Arsip Berita

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger