Headlines News :

Head Lines

Latest Post

IMI Mendapat Penghargaan di Hari Pabean Internasional ke-63

Written By fachrul rizal on Senin, 26 Januari 2015 | 17.01



NTMC - (Senin 26/01/2015), Komunitas Pabean seluruh dunia memperingati Hari Pabean Internasional yang ke-63. Komunitas pabean seluruh dunia saat ini lebih dikenal dengan sebutan World customs organization (WCO), yang merupakan satu-satunya organisasi antar pemerintah yang memiliki visi dan misi untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi Administrasi Pabean seluruh dunia dalam rangka merespon perubahan serta tuntutan global. Indonesia sendiri sudah menjadi anggota WCO sejak 30 April 1957.

Tema yang diusung pada Hari Pabean seluruh dunia hari ini adalah “Coordinated Border Management – An Inclusive Approach For Connecting Stakeholders”.

Acara yang berlangsung di Kantor Direktorat Jendral Bea Cukai di Jl. Jend. A. Yani (By Pass) Rawamangun Jakarta Timur dihadiri langsung oleh Menteri Keuangan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, turut pula hadir Komjen (purn) Nanan Soekarna yang kini menjabat sebagai ketua IMI, beserta para pengurus IMI. Kabag Ops Korlantas Mabes Polri Kombes Pol. Istiono, Kabid Regident Korlantas Mabes Polri Kombes Pol Bimo Anggoro, atase negara-negara tetangga, serta Gubernur Kalimantan Barat Cornelius MH.

Dalam acara tersebut, Dirjen Bea Cukai Agung Kuswondono akan terus mengupayakan adanya koordinasi di tingkat Internasional secara optimal. Koordinasi dengan pemangku kepentingan di tingkat Internasional ditunjukkan dengan adanya dokumen ATA atau CPD Carnet yang berlaku Internasional sebagai pengganti dokumen pabean nasional dan dijamin oleh rantai jaminan Internasional.

CPD Carnet adalah dokumen barang resmi yang dipergunakan seluruh dunia untuk kegiatan olahraga otomotif sehingga kendaraan yang masuk atau keluar dari Indonesia untuk batas waktu tertentu tidak perlu membayar jaminan pajak bea cukai.

IMI yang merupakan organisasi otomotif terbesar di Indonesia, mendapat penghargaan dengan ditunjuknya IMI sebagai pemegang CPD Carnet. Komjen (Purn) Nanan Soekarna yang menerima langsung penghargaan dari Dirjen Bea Cukai menyambut baik dengan pemberian penghargaan ini.


“CPD Carnet merupakan keuntungan bagi Indonesia, tidak hanya untuk olahraga otomotif, namun juga untuk sosial dan pariwisata”, ujarnya kepada para wartawan.

Kapolsek Cilincing Sambangi Wilayah Yang Terkena Banjir


Polsek Cilincing, Jakarta Utara – Bertempat di Pos Siaga Banjir Pelayanan Kepolisian Polsek Cilincing RW 10 Kp.Rawa Malang Semper Timur Cilincing Jakarta Utara.

Kapolsek Cilincing Bapak Kompol Edi Purnawan, S.Pd, MM melakukan patroli sambang sekaligus pengecekan ke wilayah yang terkena musibah bencana banjir di RW 10 Kp.Rawa Malang. Kapolsek Cilincing juga memberikan bantuan kepada warga masyarakat yang terkena musibah banjir.

Hasil Pengecekan Data Genangan Air dan Pengungsi korban banjir yg ada di wilayah Kec. Cilincing Jakarta utara sbb :
1. Kelurahan Semper Timur.
Genangan Air :
- Kampung Sawah RW 10 dengan ketinggian air rata rata 10 Cm.
- Jl. Sungai Begok RW 03, dengan ketinggian air rata rata 10 Cm.
- Komplek Dewa Kembar dengan ketinggian air rata rata 10 Cm.
Tempat ungsian :
- Kantor Kelurahan Semper timur, jumlah ungsian 80 orang.
2. Kelurahan Sukapura.
Genangan Air :
- Komp. Gading Griya Lestari RT 02,03,04,dan 05 RW 10, dengan ketinggian air rata rata 10 s/d 20 Cm.
Tempat ungsian :
- Komp. Gading Griya Lestari, Jumlah pengungsi 115 orang.
- Kantor Kelurahan Sukapura, jumlah pengungsi 20 orang.
3. Kelurahan Cilincing.
Genangan Air : Nihil
Tempat ungsian :
- Masjid Nurul Hasanah, Jumlah pengungsi 50 orang,
4. Kelurahan Semper Barat.
Genangan Air :
- Kampung Kandang RW 04 dengan ketinggian air 40 Cm.
Tempat ungsian :
- Yayasan Yaspi, Jumlah pengungsi 154 orang.
5. Kelurahan Rorotan.
Genangan Air :
- Kp. Sepatan RT 03 RW 05 dengan ketinggian air ± 20 Cm.
Pengungsi : Nihil.
6. Kelurahan Marunda dan Kalibaru.
- Nihil.

Polsek Patumbak Ciduk 2 Perampok


NTMC – Dua berandalan yang kerap meresahkan masyarakat terutama pengguna kenderaan, diciduk petugas Reskrim Polsek Patumbak dari dua lokasi,Sabtu (24/1). Kedua tersangka adalah, M Amir (21), warga Jln Menteng Vll, Kec. Medan Denai, dan Indra Yani alias Indra (35), warga Jln STM Suka Tirta Kec. Medan Johor.

Kapolsek Deli Tua Kompol Anggoro Wicaksono, didampingi Kanit Reskrim, AKP Martualesi Sitepu kepada wartawan di ruang kerjanya, Minggu (25/01) mengatakan, tersangka M Amir ditangkap karena melakukan aksi jambret kepada korban Ika Riawati (27), warga Tanjung Slamat Kec. Medan Tuntungan pada tanggal 30 Desember 2014 lalu.

Aksi perampokan itu terjadi ketika korban sedang mengendarai sepeda motor dari arah Sunggal menuju ke Simpang Melati.

Namun, begitu korban Ika tiba di Simpang Jln Plamboyan Raya, tersangka menjambret kalung yang melingkar di leher korban.

“Aksi jambret yang dilakukan tersangka berhasil ditangkap anggota kita yang melakukan patroli rutin disekitar lokasi”, terang AKP Martualesi Sitepu.

Sementara, tersangka Indra Yani alias Indra ditangkap karena melakukan pencurian trafo las listrik milik Budi Saputra (39), warga Jln STM, Suka Tirta, Rabu (21 /1) sekitar pukul 08.00, WIB.

“Begitu menerima laporan pemilik bengkel las tersebut, kita langsung melakukan olah TKP. Dan dari informasi diperoleh dilapangan, diketahui kalau pelakunya adalah Indra”, tambahnya.

Tersangka akhirnya berhasil diringkus setelah salah satu anggota kita menyaru sebagai pembeli trafo tersebut. Bersama Barang Bukti (BB) nya. Selanjutnya, Indra digelandang ke Polsek Deli Tua guna proses hukum lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek mengatakan, selama satu bulan terakhir, pihaknya berhasil menahan 30-an tersangka yang terlibat dalam berbagai kasus kriminal. Bahkan sebagian tersangka telah dilimpahkan ke LP Tanjung Gusta dan LP Pancur Batu untuk mengurangi sesaknya sel tahanan Polsek Deli Tua.

Kapolres Jember Hadiri Pengobatan Gratis


NTMC – Kapolres Jember AKBP M. Sabilul Alif, SH., S.IK menghadiri pengobatan gratis bagi kaum duafa yang diadakan oleh Rumah Sakit Bina Sehat, Sabtu (24/1/2015).

Kehadiran Kapolres Jember pada acara pengobatan gratis ini sebagai bagian dari implementasi Program POS PURNA (Polisi peduli perempuan dan anak) yang merupakan satu dari 9 program prioritas Polres Jember.

Direktur Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS), dr. Faida, MMR, dalam penjelasannya di hadapan Kapolres Jember mengungkap sekitar 75 pasien dari kaum duafa yang mendapat pengobatan gratis pada hari Sabtu Kali ini.

Pada hari-hari biasa rata-rata 5 sampai 6 orang yang mendapat pengobatan gratis yang sampai saat ini sudah tertangani ratusan pasien kaum duafa. Sementara yang telah terdaftar sampai dengan saat ini pun hampir 900-an pasien namun belum tertangani.

Mengingat keterbatasan sarana ruangan yang tersedia, sehingga para pasien ini akan dilayani secara bertahap menunggu giliran,”jelasnya.

Sementara Kapolres Jember yang ikut hadir pada kesempatan itu memberikan arahan, diawali dengan memperkenalkan diri kepada audiens yang kebanyakan adalah para pasien kaum duafa yang mendapatkan pengobatan gratis. Para pasien kaum duafa kali ini berasal dari kecamatan Sumbersari, Sukorambi, dan Gumukmas. Termasuk sejumlah kaum duafa yang didata dan yang diserahkan oleh Polres Jember.

Kepada audiens, Kapolres menyampaikan bahwa kehadiran Polres Jember pada acara pengobatan gratis kaum Duafa ini sebagai bentuk kepedulian Polres Jember untuk mewujudkan Program “Pos Purna”. 

Di mana Pos Purna ini adalah Polisi peduli perempuan dan anak. 

Sehingga nantinya melalui para Kapolsek akan mengedepankan peran Bhabinkamtibmas agar ikut mensosialisasikan dan mendata pasien kaum duafa yang ada di desanya, sebab masih banyak pasien kaum duafa yang belum terpantau atau belum terdata. 

Oleh sebab itu, kemitraan Rumah Sakit Bina Sehat dengan Polres Jember sangat diharapkan. Sebab “Barang siapa menghilangkan kesusahan dari seorang Muslim, maka Allah akan menghilangkan salah satu kesusahannya pada hari Kiamat,” pungkasnya mengakhiri.

Polres Jember Tangkap Bandar Pembuat dan Penyebar Uang Palsu


NTMC – Jajaran Polres Jember berhasil mengungkap dan menangkap seorang bandar gede (bede) yang diduga sebagai penyebar uang palsu (upal) tingkat nasional, Sabtu malam (24/1).

Selain menangkap dua tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti upal berupa pecahan Rp 100 ribuan. Totalnya Rp 12,2 miliar.

”Ya, hampir Rp 13 miliar lah,” jelas Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif saat dikonfirmasi terkait pengungkapan upal dengan nilai miliaran tersebut Minggu petang (25/1).

Kapolres tidak menjelaskan terlalu detail bagaimana proses pengungkapan itu. Namun, dia berjanji memberikan penjelasan terperinci di Mapolres Jember Senin pagi ini. ”Untuk lebih lengkapnya besok saja (hari ini, Red),” ucap AKBP Alif.

Yang jelas, sekarang pihaknya masih berfokus mengembangkan kasus tersebut. Sebab, kasus itu diduga melibatkan banyak tersangka. ”Ya, silakan tulis saja. Toh kami juga sudah memberikan kabar ini ke Polda Jatim dan rekan-rekan media lain,” lanjutnya.

Dari data awal yang berhasil dihimpun kemarin siang, ada dua tersangka yang diduga sebagai pihak yang bertanggung jawab karena memiliki upal miliaran tersebut.

Yakni AM, 35, warga Dusun Lesung, Rawas Ulu, Musi Rawas, Sumatera Selatan, dan AG, 49, warga Dusun Ploso Gerang, Desa Ploso Geneng RT 2 RW 4, Kecamatan/Kabupaten Jombang. Penangkapan dilakukan Sabtu sekitar pukul 19.30.

Pelaku yang diamankan terlebih dahulu adalah AM, yang sedang menunggu angkutan di sekitar Terminal Tawang Alun, Kecamatan Rambipuji, Jember. AM yang dicurigai akhirnya digeledah. ”Dari situ kami berhasil menemukan Rp 100 juta uang palsu,” ujar AKBP Alif dalam rilis kemarin.

Uang tersebut ditemukan dalam tas hitam kecil yang dibawa AM. Dari keterangan AM itulah polisi mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan di atas AM. Akhirnya polisi mendapatkan informasi bahwa AM mendapatkan uang tersebut dari AG, yang diduga termasuk jaringan pengedar upal nasional. Yang menarik, AM konon baru mendapatkan uang itu dari AG yang sedang berada di Jember.

Tanpa menyia-nyiakan waktu, petugas langsung mengejar dan mencari AG yang katanya masih berada di wilayah Jember. Petugas pun akhirnya menemukan lokasi AG, yang ternyata sedang berada di rumah makan pujasera di Kecamatan Kaliwates, Jember.

Semula petugas kesulitan untuk mencari barang bukti upal tersebut. Polisi pun kemudian menggeledah mobil pelaku jenis Avanza hitam.

Petugas pun tercengang saat mengetahui ada tumpukan upal di dalam mobil tersebut. Bahkan, polisi yang kaget lantas menghitung uang itu. ”Dari mobil tersebut ada sekitar Rp 1,8 miliar,” ujar AKBP Alif.

Pihaknya tidak berpuas diri atas pengungkapan itu. Polisi pun terus mengembangkan pengungkapan jaringan lainnya.

”Setelah pengembangan, kami kembali berhasil mengamankan sekitar Rp 10,3 miliar. Jadi, total kurang lebih sekitar Rp 13 M,” jelas AKBP Alif saat dikonfirmasi via telepon kemarin.

Bukan hanya itu, dalam pengembangan tersebut, pihaknya mengamankan dua orang lagi. Hanya, dua nama itu masih diperiksa polisi soal seberapa jauh keterlibatannya.

”Kami juga masih memeriksa saksi-saksi,” jelas AKBP Alif. Secara lengkap Kapolres akan merilis kronologi penangkapan besar tersebut hari ini.

Kontainer Terguling di Fly Over Bekasi


NTMC – Senin (26/1/2014) Sebuah truk kontainer terguling di Fly Over Alezindo, Kranji, Bekasi.

Berdasarkan informasi TMC Polda Metro Jaya, truk yang terguling tersebut terjadi sekira pukul 06.30 WIB. Akibatnya kemacetan yang panjang pun tak terelakan, karena hampir seluruh bodi dari truk tersebut memenuhi ruas jalan.

Petugas kepolisian dilaporkan sudah berada di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi truk kontainer yang terguling tersebut.

Kecelakaan lain juga terjadi di Tol Lingkar Luar arah Bandara Soekarno-Hatta. Di mana sebuah Toyota Yaris menabrak pembatas jalan hingga mengalami kerusakan parah di bagian depan mobil.

Kondisi Arus Lalu Lintas Pagi Ini di Jakarta dan Sekitarnya

NTMC –  Senin (26/01), Kondisi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan tol di Jakarta dan sekitarnya,pagi ini, seperti yang disampaikan pihak Jasa Marga Traffic Information Center.
Tol Dalam Kota, Halim/Cawang – Pancoran mulai padat volume kendaraan, selepasnya ramai lancar hingga Kuningan. Selepas Kuningan lancar hingga Bandara, arah sebaliknya lancar.
Tol Jagorawi, Bogor arah Jakarta, antrian Gerbang Tol Cimanggis utama kurang lebih satu kilometer. Padat kembali Cibubur – Cipayung dampak volume kendaraan, selepasnya ramai lancar hingga Cililitan. Arah sebaliknya Jakarta arah ke Bogor ramai lancar.
Tol Cikampek, Cikampek arah Jakarta padat mulai Bekasi Barat – Cikunir dampak volume kendaraan, padat kembali Halim/Cawang dampak volume kendaraan arah ke Dalam Kota. Arah sebaliknya Jakarta arah ke Cikampek ramai lancar.
Tol Jakarta Tangerang di kedua arah ramai lancar. Begitu juga di Tol Purbaleunyi dan Tol JORR kedua arah ramai lancar.
Tol Merak di kedua arah ramai lancar. Begitu juga Tol Tanjung Priok di kedua arah ramai lancar.

Lokasi SIM Keliling Polda Metro Jaya



NTMC - Senin (26/01), Lokasi pelayanan pengurusan SIM dan STNK keliling untuk wilayah DKI Jakarta, hari ini, seperti disampaikan pihak RTMC Polda Metro Jaya.

Jakarta Pusat, layanan SIM keliling di Kantor Pos Pasar Baru dan STNK keliling di Lapangan Banteng. 

Jakarta Utara, layanan SIM dan STNK keliling di PosPol Jembatan Tiga Pluit. 

Jakarta Barat, layanan SIM dan STNK keliling di Citraland. 

Jakarta Selatan, layanan SIM dan STNK keliling di TMP Kalibata. 

Jakarta Timur, layanan SIM keliling di Dealer Honda Jalan Dewi Sartika dan STNK keliling di Pasar Induk Kramat Jati. 

Operasional pelayanan pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. 

Polisi Sahabat Anak

Written By Firmansyah Djavu on Minggu, 25 Januari 2015 | 17.44


NTMCPOLRI.INFO - Sejumlah anak-anak dari sekolah taman kanak-kanak (TK) Alif Kabupaten Ciamis mengunjungi kantor Polres Ciamis, Jumat (23/1).

Kedatangan bocah-bocah imut itu untuk dikenalkan kepada polisi kepada anak sejak dini. Supaya anak-anak tidak takut dengan sosok pengayom masyarakat itu.

“Di Polres Ciamis ini ada program polisi sobat anak (PSA). Jadi kedatangan mereka kita sambut baik, dalam program itu ada agenda kita yang datang ke sekolah taman kanak-kanak atau mereka yang mengunjungi kita,” ujar Kanit Dikyasa Satlantas Polres Ciamis Aiptu Kusmayadi.

Kegiatan ini selain bertujuan untuk menjalin kedekatan antara Polisi dengan anak-anak sehingga yang tadinya takut kepada Polisi menjadi lebih berani, juga menjadi sarana pengenalan rambu-rambu dengan alat peraga.

“Mengenalkan lalu lintas sejak dini diharapkan mengetahui mengenai lalu lintas dan bila sudah beranjak dewasa nanti bisa menerapkannya saat berkendara di jalan raya,” ungkapnya.

Kepala Sekolah TK Alif Kabupaten Ciamis Susi Susilawati mengatakan kunjungan anak-anak ke Polres sudah menjadi agenda untuk mengenalkan Polisi dan kegiatannya sejak usia dini. Ini supaya anak-anak tidak takut kepada polisi.

“Tujuannya itu supaya anak-anak lebih dekat dengan polisi dan mengetahui kegiatan yang di lakukan Pak Polisi dalam menjaga lalu lintas dan kegiatan lainnya,” tandasnya.

Polda Metro Jaya Periksa Kajiwaan Christopher



NTMCPOLRI.INFO - Polda Metro Jaya memeriksa kejiwaan tersangka tabrakan maut di Pondok Indah, Christopher Daniel Sjarief, 23 tahun. "Kami melakukan pemeriksaan psikologi dan dari psikiater terhadap tersangka," kata Kepala Kepolisian Resor Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat.

Pemeriksaan itu, dilakukan di Kepolisian Daerah Metro Jaya. Rencananya hasil tes tersebut akan keluar pada Senin besok, 26 Januari 2015. Selain memeriksa Christopher, menurut Kapolres, kepolisian juga meminta keterangan seorang korban, Muhammad Arifin.

Arifin yang merupakan korban di tempat kejadian pertama itu mengetahui dirinya ditabrak oleh mobil dari belakang. "Mobil tak berhenti dan langsung melaju ke depan. Korban lalu jatuh ke sisi kiri jalan," katanya.

Christopher menabrakan mobil Mitsubishi Outlander yang dikendarainya secara beruntun di daerah Pondok Indah pada Selasa malam, 20 Januari 2015. Tabrakan maut itu menewaskan empat orang dan menyebabkan lima orang terluka.

Mula-mula, mobil berwarna putih yang dikendarai mahasiswa di salah satu universitas di San Fransisco, Amerika Serikat, tersebut diketahui menabrak sebuah mobil saat keluar dari underpass Gandaria City.

Usai menabrak, Christopher melajukan mobil dengan kecepatan penuh. Hingga mobil itu menabrak empat pengendara sepeda motor serta sebuah mobil Toyota Avanza B-1318-TFZ di depan kompleks Kostrad, Jakarta Selatan. Dalam kasus ini, polisi sudah meminta keterangan sembilan saksi. (Humas Polda Metro Jaya)

Cara Mengatasi Rem Blong Saat Berkendara

NTMCPOLRI.INFO - Dalam kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, rem merupakan salah satu komponen yang tergolong sangat penting. Jika tidak mendapatkan perhatian, maka akan berdampak buruk, seperti kecelakaan yang dapat mempertaruhkan nyawa kitamaupun orang lain.

Hal yang harus kita diperhatikan sebelum mengendarai mobil yakni, mengecek minyak rem. Hal ini merupakan tahap dasar sebelum melakukan perjalanan. Jika minyak rem sudah berubah warna sebaiknya harus diganti dengan yang baru.

Memeriksa minyak rem merupakan tahap dasar, namun merupakan hal terpenting. Jika sudah berubah warna menjadi coklat, maka harus diganti. Karena kualitas warna tersebut akan sangat mempengaruhi kualitas pengereman pada kendaraan tersebut.

Setelah melakukan pengecekan pada minyak rem, hal yang harus kita lakukan yakni, memeriksa booster dan pedal rem dengan cara menginjak pedal rem dalam keadaan mesin mati, lalu kembali menyalakan mesin dan tetap menginjak pedal rem tersebut.

Pedal rem yang masih bagus jika di injak dalam keadaan mesin mati akan ada tekanan dan saat mesin dinyalakan pedal tersebut akan sedikit kendor. Itu dapat dinyatakan bahwa pedal rem masih bagus.

Jika kita mengalami rem blong saat mobil sedang berjalan, sebaiknya kita jangan gugup dan segera mengambil langkah langkah sebagai berikut :

1. Turunkan Gigi secepat mungkin

Turunkan gigi kendaraan anda bertahap dari 5,4,3,2 sampai gigi 1

2. Gunakan rem tangan setelah menurunkan gigi

Rem tangan dapat menghentikan kendaraan anda sampai benar-benar berhenti saat kecepatan sudah rendah

3. Arahkan kendaraan anda ke jalur lambat secara perlahan

Segera arahkan kendaraan Anda ke jalur lambat atau bahu jalan, untuk mencari tempat berhenti yang benar-benar aman dari mobil lain yang berkecepatan tinggi. Gunakan kaca spion dan lakukan perlahan.

4. Jauhkan kaki anda dari pedal gas

Mungkin yang ini sudah pasti, karena tujuan kita adalah menghentikan kendaraan bukan menambah kecepatan

5. Cek benda yang menghalangi pedal rem

Percaya atau tidak, benda-benda yang kita taruh dibawah kursi dapat maju ke depan akibat gaya inertia pengereman, dan memblokir pedal rem dari belakang.

6. Injak dan kocok rem berkali-kali

Kalau kendaraan anda tanpa ABS, cobalah injak pedal rem berkali-kali, terkadang rem blong juga bersifat sementara. Mobil dengan ABS harus menginjak rem dengan perlahan, karena ABS juga turut membantu kita melakukan tindakan pengereman automatis.

7. Peringati orang lain

Nyalakan lampu hazard, atau beri tanda dengan mengeluarkan seutas kain dari jendela dan dilambaikan. Bila tidak ada kain, dapat juga menggunakan tisu, Klakson dan lain lain. Usahakan melihat spion belakang sebelum melambai.

8. Jika terpaksa harus menabrak, tabraklah sesuatu yang "Lunak dan aman"

Jika keadaan sangat mendesak atau urgent, carilah objek yang terlihat lunak, seperti Pagar kayu, Tanah, Pasir, dll. Carilah benda yang terlihat dapat menyerap benturan.

9. Tetap tenang

Dengan mengetahui langkah-langkah di artikel ini, anda harus mempunyai ketenangan dan kepercayaan diri untuk melakukan hal apa yang harus anda lakukan, karena panik bukanlah jawaban dan berakibat fatal.

10. Setelah anda berhenti, mintalah pertolongan

Jangan mencoba utk mengendarai kendaraan anda kembali, carilah pertolongan dengan memanggil mekanik untuk memperbaiki, atau mobil derek untuk menarik kendaraan anda ke bengkel terdekat.

Semoga bermanfaat.

Tips Mengemudikan Mobil di Jalan Tanjakan

NTMCPOLRI.INFO - Terkadang bagi para pemula sering kali merasa kebingungan saat mengemudikan mobil di jalan yang penuh dengan tanjakan.

Saat mengemudikan mobil pada jalanan yang menanjak akan sangat berbeda sekali dengan saat mengemudikan mobil di jalanan yang datar. Apalagi jika situasi di jalanan tersebut mengharuskan kita untuk berhenti dalam waktu yang sebentar maupun lama.

Belum lagi ditambah dengan berbagai rintangan seperti mobil yang berlawanan arah, menunggu mobil yang didepan kita untuk berjalan serta berbagai keadaan yang membuat jalanan semakin macet.

Kali ini kami akan memberikan cara atau trik untuk mengemudikan mobil di jalan tanjakan, yaitu:

1. Mengemudikan mobil dengan menggunakan perseneling 2 dan 3 sesuai dengan kecepatan serta tingginya tanjakan yang akan ditempuh.

2. Jika kita diharuskan untuk berhenti, maka ada 3 cara yang dapat kita lakukan untuk berhenti di tanjakan yang umum sekali digunakan yaitu: dengan rem tangan, berhenti dengan rem kaki, berhenti dengan 1/2 kopling  atau kombinasi antara gas serta kopling.

3. Teknik rem tangan. Teknik ini merupakan teknik yang aman saat berhenti di tanjakan yang relatif tinggi serta dalam waktu yang lama. Caranya: menginjak pedal rem kaki serta pedal kopling untuk menghentikan laju mobil, selanjutnya mengamankan keadaan mobil dengan mengangkat tuas rem tangan serta memindahkan perseneling ke gigi netral. Jika ingin berjalan kembali, pindahkan perseneling ke gigi 1, tekan pedal gas, lepas kopling hingga mobil terasa sedikit bergetar, lalu lepas rem tangan perlahan. Jika sudah berjalan bantu dengan cara menginjak gas lebih dalam. Maka mobil akan melaju perlahan tanpa mundur sedikitpun. Bila mobil masih mundur itu berarti kopling kurang diangkat atau kurang lepas serta pedal gas kurang diinjak.

4. Teknik rem kaki. Menginjak pedal kopling serta pedal rem kaki untuk menghentikan laju mobil. Selanjutnya lepas pedal kopling sedikit hingga mobil bergetar, lalu lepaskan rem kaki secara perlahan lalu setelah mobil mulai berjalan sedikit, bantu dengan menginjak gas. Teknik ini bagus untuk tanjakan yang tidak terlalu tinggi serta untuk berhenti sebentar.

5. Teknik 1/2 kopling atau kombinasi gas dan kopling. Umumnya teknik ini digunakan untuk berhenti dalam waktu singkat serta di tanjakan yang kurang tinggi. Caranya, menghentikan laju kendaraan dengan menginjak pedal kopling serta menahan pedal gas sampai mobil keadaan berhenti. Bila ingin melanjutkan perjalanan, maka lepas angkat kopling perlahan, selanjutnya dibantu dengan menginjak pedal gas. Teknik ini memang dapat memborokan bahan bakar serta cepat merusak kampas kopling, namun tidak ada salahnya jika ingin digunakan.

Dalam kombinasi antara kopling serta gas harus diatur atau disesuaikan antara kedalaman gas serta kopling. Semakin dalam gas maka penginjakan kopling akan semakin dalam juga.

Jika mesin terdengar meraung keras berarti kombinasinya belum imbang, dan hal ini dapat diatasi dengan cara mengurangi penekanan pada kopling atau mengurangi penekanan pada gas serta menambah penekanan pada kopling.

Semoga bermanfaat.

Polantas Tewas Tertabrak Truk



NTMCPOLRI.INFO - Seorang Polisi Lalu Lintas tewas diseruduk truk di Jalan Lintas Tugumulyo Desa M Sitiharjo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Kematian Brigadir Polisi (Brigpol) Alfitri Sandi (28) pun disambut tangis haru keluarga.

Kapolres Musirawas, AKBP Nurhadai Handayani, menjelaskan kronologi kejadian berawal saat korban yang tengah melakukan patroli rutin menggunakan sepeda motor scorpio dinas lalulintas V2077-40 melintas di lokasi kecelakaan.

Tak diduga, sebuah mobil yang tidak diketahui nomor polisi dan identitas sopir melaju dengan kecepatan tinggi, dari arah Kecamatan Sumber Harta menuju Pasar B Srikaton.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), mobil tersebut menyenggol motor nahas yang dikendarai anggota Polisi, lalu oleng hingga terpental karena tabrakan keras. Truk yang menabrak tersebut bukannya berhenti malah melarikan diri kearah depan SD Xaverius Desa Mataram.

Lagi-lagi truk tersebut menyenggol sepeda motor bernomor polisi BG 2386 G yang dikendarai oleh Sukaemi hingga terjatuh.

Akibat kecelakan tersebut, Brigpol Alfitri Sandy mengalami luka robek bibir bawah dan patang tulang rahang atas, dan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Siti Aisyah Lubukinggau, sedangkan Sukaemi hanya mengalami luka lecet pelipis kanan dan kiri.

Polres Sawahlunto Gelar Pembinaan dan Arahan Terhadap Anak Remaja

NTMCPOLRI.INFO - Untuk mewujudkan rasa aman dan tentram ditengah-tengah masyarakat, Polri melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan dengan sasaran premanisme serta penyalahgunaan senjata tajam dan sejata api.

Dalam hal ini Polres Sawahlunto memberikan pembinaan dan arahan terhadap anak-anak remaja yang nongkrong di kawasan Wisata Kandi dan tempat-tempat gelap di depan Lapangan Ombilin Kota Sawahlunto, Sabtu (24/1) agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan seperti balapan liar, minum-minuman keras dan hal-hal yang bisa merugikan.

Kegiatan kali ini dipimpin oleh Kabag Ops Polres Sawahlunto Kompol Yon Hendri, SH dan melibatkan personil yang ada di setiap satuan fungsi.

sawahlunto1 Sawahlunto2

Tedjo : Jangan Membuat Statemen Yang Membuat Panas Donk.

Written By Mediaatas on Sabtu, 24 Januari 2015 | 19.38

te
NTMC - Para Komisioner KPK mengajak rakyat untuk terus menjaga lembaga itu dari upaya krimininalisasi. Menko Polhukam Tedjo Edhy pun menyebut pendukung KPK tidak mewakili rakyat Indonesia.

"Jangan membakar massa, mengajak rakyat, membakar rakyat. Ayo kita ini, tidak boleh seperti itu, itu suatu sikap pernyataan yang kekanak kanakan. Berdiri sendiri, kuat dia. Konstitusi yang akan dukung, bukan dukungan rakyat yang nggak jelas itu," ujar Tedjo di Istana Kepresidenan, Sabtu (24/1/2015).

Tedjo mengaku kecewa dengan sikap para pimpinan KPK. Dia menilai para pimpinan KPK tidak berusaha untuk menenangkan situasi.

"Harus menjernihkan suasana, tetapi kelihatannya tidak ditaati sehinga semalam masih ada pergerakan-pergerakan dari KPK, sebenarnya tidak boleh ada pergerakan massa," lanjut Tedjo.

"Jangan membuat statemen yang membuat panas, tetapi pergerakan massa masih ada, tetapi ternyata tadi malam masih ada, ini yang kita sesalkan," tutupnya.

Salah satu yang mungkin dimaksud Tedjo adalah pernyataan Ketua KPK Abraham Samad. Dia berorasi kepada ratusan relawan yang berkumpul di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, tadi malam. Ia meminta masyarakat menjaga gedung tersebut. Apalagi di dalam gedung itu banyak dokumen berharga.

"Saya meminta Saudara-saudara menjaga gedung ini dari berbagai upaya melemahkan KPK," kata Samad di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2015) pukul 20.50 WIB.

KPK, Sudah Jatuh Tertimpa Tangga


NTMC -  Sudah jatuh tertimpa tangga, nampaknya pepatah tersebut cukup relevan dengan kondisi yang dialami (KPK) Komisi Pemberantasan Korupsi. Bagaimana tidak belum juga urusan hukum atas Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto selesai, kini Wakil Ketua KPK lainnya yaitu Adnan Pandu Praja dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri.

Mukhlis Ramdhan, kuasa saham PT Desy Timber yang beroperasi di Berau, Kalimantan Timur mengaku sedang bersiap menuju Bareskrim bersama tim kuasa hukum guna melaporkan dugaan pengambilalihan secara paksa saham milik Desy Timber oleh Adnan dan rekannya pada 2006.

“Ini kita meluncur ke Polda. Karena pada 2006, ada pengambilalihan saham tersebut oleh Adnan sehingga mereka bisa menguasai 85 persen saham perusahaan. Detilnya nanti kami sampaikan,” kata Mukhlis ketika dihubungi, Sabtu (24/1).

Kuasa saham dan kuasa hukum Desy Timber dijadwalkan menyerahkan data-data lainnya ke Bareskrim Mabes Polri, hari ini Sabtu, 24 Januari 2015 pukul 13.00 WIB.

Penyelam Angkatan Laut Evakuasi 4 Jenazah

2-jenazah-korban-airasia-tiba-di-rs-bhayangkara-Mcn
NTMC - Tim penyelam TNI Angkatan Laut kembali berhasil mengevakuasi empat jenazah dari badan utama (main body) pesawat AirAsia QZ8501 di dasar Laut Jawa dekat Selat Karimata, Kalimantan Tengah pada Sabtu (24/1/2015) pagi.

"Sekarang keempat jenazah sudah berada di KN Pacitan," ujar Direktur Basarnas, Marsekal Pertama SB Supriyadi di Posko Utama Pencarian AirAsia QZ8501

Dua helikopter sudah disiapkan untuk menjemput keempat jenazah dari KN Pacitan.

Keempat jenazah terdiri dari tiga perempuan dan seorang laki-laki. Keempatnya ditemukan oleh tim penyelam dari bagian terluar badan pesawat.

Temuan dan evakuasi keempat jenazah tersebut bersamaan dengan upaya tim SAR gabungan untuk mengangkat badan pesawat.

Dengan temuan empat jenazah tersebut, maka sudah 69 jenazah korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura yang berhasil dievakuasi.

Nantinya keempat jenazah akan disimpan sementara bersama dua jenazah hasil temuan sebelumnya di cool storage RS Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun.

Jenazah-jenazah yang terkumpul di rumah sakit tersebut akan diterbangkan dengan pesawat ke Surabaya untuk keperluan proses identifikasi.

Kebakaran di Kebun Jeruk Memakan Korban


NTMC - Sebuah rumah kontrakan di Jalan Kebon Baru, Semper, Jakarta Utara, hangus terbakar dini hari tadi. Dua orang dilaporkan tewas dalam insiden kebakaran ini.

"Dua orang dilaporkan meninggal, empat orang menderita luka bakar," ujar petugas piket Sudin Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Utara, Sarwanto, Sabtu (24/1/2015).

Kebakaran rumah berlantai dua itu kemungkinan disebabkan oleh api dari lilin yang menyala karena listrik saat itu tengah padam.

"Ada 11 unit mobil damkar kita kerahkan ke lokasi. Sudah ditangani," tandasnya.

BBM Channel

Anda Pengunjung Ke

Arsip Berita

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger