Headlines News :

Head Lines

Latest Post

Kawanan Pencuri Toko Bangunan Malang Diburu Polisi

Written By Mediaatas on Tuesday, 9 February 2016 | 20:37


NTMC -Salah satu dari 4 pelaku pencurian tergeletak dihajar massa Selasa (9/2/2016) sore. Pelaku kepergok mencuri uang di laci toko bangunan milik Tri Prasetyo (38) yang berada di jalan Kaca Piring RT38/RW05 Desa Karangkates Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Tiga pelaku lainnya yang berhasil kabur tengah dalam pengejaran petugas kepolisian. Salah satu pelaku yang berhasil diamankan petugas diketahui berinisial AY (38) merupakan warga asal Dusun Krajan, Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

Pencurian diketahui bermula ketika, para pelaku berpura-pura menjadi pembeli di toko tersebut. Modus kawanan pencuri ini dengan cara berpencar berbagi peran, dimana ada yang berperan membuat sibuk pelayan toko, ada pula yang bertanya-tanya, sedangkang ada pula yang bertugas menyelinap kedalam toko ataupun lokasi laci penyimpanan uang.
 
Hingga berita ini diturunkan, petugas Polsek Sumberpucung masih berkordinasi dengan Satuan Reskrim Polres Malang. Sejumlah orang dimintai keterangan. Pelaku yang terluka, kini menjalani scan CT di RS Saiful Anwar Malang.

Kanit Laka Polres Malang Tegaskan Jangan Pernah Merekayasa Kasus Lakalantas


NTMC - Kanit Laka Polres Malang Kota Iptu Junaidi SH dengan tegas memerintahkan seluruh anak buahnya yang bertugas di unit pelayanan Laka lantas untuk tidak melakukan perbuatan pidana dengan merekayasa kasus laka lantas hanya demi mendapatkan imbalan dari korban maupun tersangka.

Pihaknya selalu mengingatkan agar penyidik yang menangani semua kasus laka lantas harus mengusut dengan tuntas dan jangan mencoba “main mata”. Semua korban maupun pelaku harus diperiksa sesuai dengan prosedur yang berlaku, termasuk dengan saksi yang ada di lapangan.

Hal tersebut dilakukan, dikarenakan sangatlah penting untuk membantu proses penyelidikan dan penyidikan kasus kecelakaan yang melibatkan dua belah pihak maupun kasus tabrak lari.

Perbuatan merekayasa kasus lantas adalah perbuatan melawan hukum. Hal itu sama saja, membalikkan kebenaran yang ada, apalagi dibuat seolah-olah korban dari kasus tabrak lari. Karena sekecil apapun kasus laka lantas yang terjadi harus dilaporkan ke pihak terkait dalam hal ini JR (Jasa Raharja) karena intansi tersebut yang lebih berwenang dalam hal pencairan dana asuransi kecelakaan setelah mendapatkan laporan kepolisian dari unit laka lantas.  Selain pihak BPJS( Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) itupun apabila korban tercatat pemegang kartu Aktif BPJS,” pungkas Kanit Laka Polres Malang Kota.

Satlantas Polres Rembang Catat 36 Kasus Lakalantas Di Januari


NTMC – Satlantas Polres Rembang catat 36 kasus kecelakaan lalu lintas telah terjadi di sepanjang awal 2016 dari tanggal 1-31 Januari 2016 lalu,

Dari kejadian tersebut, tercatat enam orang meninggal dunia serta 53 harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit lantaran mengalami luka ringan. Kerugian materiil yang ditimbulkan dari kerusakan kendaraan yang terlibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp 37,9 juta.

Kasatlantas Polres Rembang melalui Kanit Laka, Ipda Karim menyebutkan, Angka kecelakaan di Kabupaten Rembang sepanjang awal 2016 ini masih cukup tinggi. Daerah rawan kecelakaan di Rembang masih berada di Jalan Pantura Kaliori serta Balongmulyo Kecamatan Kragan. Di kawasan Pantura yang masih menjadi lokasi terbanyak dengan 13 kasus tersebut tak jarang menelan korban jiwa.

Berdasarkan evaluasi Satlantas Rembang, penyebab dominan terjadinya kecelakaan sementara ini adalah kelalaian pengendara. Banyak pengendara yang tidak mentaati rambu-rambu dan juga kurang memperhatikan keberadaan pengendara lainnya. Selain itu, kondisi banyaknya truk-truk muatan yang parkir liar di bahu jalan juga bisa menjadi faktor pemicu terjadinya kasus kecelakaan lantaran kondisi jalan menjadi menyempit.

Petugas selama ini kerap dan sering melakukan penertiban terhadap sopir namun nyatanya hal itu masih terus terjadi. Namun petugas yang tidak kehabisan akal akan terus melakukan penertiban serta mengingatkan para pengendara.


KEMEN PANRB LAPORKAN 17 PORTAL PENGUNGGAH BERITA BOHONG REKRUT CPNS


NTMC POLRI – Kementerian Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) melaporkan 17 portal berita yang menggugah informasi bohong penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2016 ke Mabes Polri.

“Sebanyak 17 portal ini menggugah informasi bohong dan menyesatkan. Kami laporkan untuk memberi efek jera kepada pelaku dan mencegah terjadinya tindak penipuan serta percaloan dalam penerimaan CPNS,” kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kemen PANRB Herman Suryatman kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (9 Februari 2016).

Herman melanjutkan, dalam pemberian informasi bohong penerimaan CPNS, portal tersebut mengutip sebagian berita dan ada pula yang menampilkan foto Menteri PANRB. “Itu untuk meyakinkan pembaca,” ujar Herman.

Kementerian PANRB, ucap Herman, beberapa kali membantah informasi bohong itu dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati serta mewaspadai rumor yang berkembang terutama di media sosial. “Sebab setiap informasi kami sampaikan melalui website Kementerian PANRB. Karena itu, masyarakat agar melaporkan informasi yang diragukan ke Kementerian PANRB,” tuturnya.

Menurut Herman, sejak 2014 seleksi CPNS di Indonesia sudah menggunakan system computer assisted test (CAT) yang tidak membuka peluang sekecil apapun bagi intervensi pihak manapun. Selain itu, seleksi CPNS tidak dikenakan biaya. “Jadi kalau ada pihak-pihak yang mengaku bisa meloloskan seseorang menjadi CPNS, apalagi harus memberikan imbalan sejumlah uang dipastikan penipuan,” kata Herman.

Dengan dilaporkannya 17 portal tersebut, Herman berharap polisi bertindak sesuai ketentuan perundangan yang berlaku. Sebab tindakan itu melanggar UU Nomor 11/2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) dan KUHP.

Warga Kali Pesanggrahan Kembali Temukan Mayat Tak Beridentitas


NTMC - Petugas Kepolisian temukan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas mengambang di Kali Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (9/2/2016) sekitar pukul 13.45 WIB.

Temuan mayat tanpa identitas tersebut bermula ketika seorang warga hendak membersihkan kali. Dari temuan tersebut saksi mata kemudian melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian.

Mendapati laporan tersebut, pihak Kepolisian langsung menuju lokasi guna melakukan olah TKP serta evakuasi jasad. Ciri-ciri kondisi jasad korban yang sudah hampir hancur tersebut mengenakan baju dan celana pramuka. Tinggi korban diperkirakan sekitar 155 centimeter dengan berat sekitar 59 kilogram.

Dari hasil pemeriksaan sementara petugas Kepolsian menemukan dari tubuh korban beberapa barang bukti seperti KTP atas nama Ayani bin Mardjuki. Dalam KTP tersebut tertulis kelahiran Jakarta 6 Juli 1943, beragama Islam, Alamat Pondok Pinang X Rt.007/02 Kel. Pondok Pinang Kebayoran Lama Jakarta Selatan serta plastik Klip bertuliskan RS Suyoto Bintaro

Jasad korban langsung dibawa Petugas Kepolisian ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum. Hingga saat ini Kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian korban lantaran kondisi tubuh korban sudah rusak sehingga sulit untuk diketahui adanya luka benda tajam maupun tumpul di tubuh korban.

Kini kepolisian tengah menunggu hasil visum serta melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.

Genangan Air Pada Ruas Jalan Di Jakarta Pusat Buat Lalin Macet


NTMC - Tak hanya disekitar kawasan Jakarta Selatan, Kemacetan yang disebabkan oleh genangan air akibat hujan deras juga membuat beberapa ruas jalan di Jakarta Pusat tergenang.

Titik genangan air serta kemacetan lalulintas pada kawasan Jakarta Pusat terjadi terletak di kawasan pusat pemerintahan seperti di depan Gedung Bank Mandiri Sarinah arah Bundaran HI, di depan Jl Medan Merdeka Utara arah Harmoni, serta Di kawasan Gambir, genangan air terjadi di Jalan Batu Ceper.

Genangan air dengan ketinggian genangan air yang bervariasi namun tidak sampai separah pada tahun-tahun sebelumnya tetap menyebabkan lalulintas mengalami kepadatan hingga macet.

Petugas Kepolisian yang berada dilokasi tengah berusaha mengatur lalu lintas kendaraan. Polisi mengimbau agar pengguna jalan hati-hati bila melintas.

Genangan Air Sebabkan Lalulintas Sekitar Jaksel Macet


NTMC - Kemacetan lalulintas terjadi di sejumlah ruas jalan dikawasan Jakarta Selatan. Kemacetan lalulintas yang disebabkan oleh genangan air yang menggenangi ruas jalan diperparah dengan bertepatannya  jam pulang kantor. Tak hanya itu, banyaknya pengendara motor yang berhenti di pinggir jalan menambah kemacetan lalu lintas tak dapat terelakkan.

Diketahui titik ruas kemacetan yang disebabkan oleh genangan air terjadi di sejumlah ruas seperti pada Jalan Arteri Pondok Indah sebelum bunderan Pondok Indah arah Lebak Bulus.

Tak hanya ruas jalan Arteri, hal serupa terjadi pada ruas jalan Antasari mengarah ke Cilandak. Sehingga menyebabkan lalu lintas dari arah Cipete ke Cilandak pun mengalami kemacetan.

Genangan air serta kemacetan pun terjadi di depan Stasiun Kereta Tanjung Barat. Genangan air disejumlah ruas jalan diperkirakan mencapai ketinggian 20 cm hingga 25 cm.

Himbauan bagi para pengendara kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat dihimbau agar berhati-hati dalam mengendarai kendaraan. Hindari penggunaan jas hujan berjenis ponco.

Satu Anggota Brimob Tewas Dalam Baku Tembak Kelompok Santoso Di Poso


NTMC POLRI – Seorang anggota Brimob Polda Sulteng Brigadir Wahyudi Saputra meninggal dalam baku tembak antara Tim Gabungan Polri-TNI dan kelompok teroris pimpinan Santoso, Selasa (9 Februari 2016). Baku tembak terjadi di Sektor III, Desa Saginora, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, pukul 10.27 Wita.

Kepala Operasi Daerah Tinombala 2016 Kombes Leo Bona Lubis mengatakan, kontak tembak terjadi saat anggota Polri dan TNI mendapat laporan adanya mobil yang mencurigakan.

“Anggota gabungan lalu sweeping memeriksa kendaraan tersebut. Namun saat hendak diperiksa seseorang dari dalam mobil melepaskan tembakan. Tembakan itu mengenai dagu Brigadir Wahyudi hingga tewas,” kata Leo Bona dalam keterangan persnya.

Selain Brigadir Wahyudi, kontak tembak juga menewaskan dua orang lainnya yang diduga dari kelompok teroris. Jenazah Brigadir Wahyudi akan dievakuasi ke RSU Bhayangkara Polda Sulteng untuk diotopsi. Sementara dua jenazah terduga teroris masih di lokasi baku tembak sambil menunggu penyelidikan untuk mengungkap identitas kedua orang itu.

BARESKRIM MINTA KETERANGAN AHLI DALAMI KASUS PERDAGANGAN GINJAL


NTMC POLRI – Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Kepolisian Indonesia akan meminta keterangan ahli pada pekan ini untuk mendalami kasus perdagangan organ ginjal.

“Kami akan meminta keterangan ahli dari Ikatan Dokter Indonesia. Untuk menjelaskan SOP-nya. Kalau di situ nanti ada pelanggaran, ada dua kemungkinan antara (pelanggaran) etika atau pelanggaran hukum,” kata Kepala Unit Trafficking Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Kepolisian Indonesia, AKBP Arie Darmanto, di Jakarta, Selasa.

Sebelumnya, polisi mengungkap sindikat penjualan organ ginjal dan menangkap tiga tersangka kasus itu. “Tersangkanya HS alias H, AG alias A, dan DD alias D,” kata Kepala Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Kepolisian Indonesia, Komisaris Besar Polisi Umar Fana.

HS ditangkap polisi di Jakarta. Sementara AG dan DD diringkus di Bandung, Jawa Barat. Dalam kasus ini, HS berperan sebagai penghubung ke rumah sakit. AG dan DD berperan merekrut pendonor (korban).

Ada 15 korban yang tercatat mendonorkan ginjalnya dalam kasus ini. Sementara dalam upaya melengkapi bukti dalam kasus ini, pada Kamis (4/2), polisi menggeledah ruang rekam medis di Gedung Kencana RSCM.

Dalam penggeledahan selama hampir delapan jam itu, polisi membawa kotak besar berisi sejumlah dokumen. Ada tiga rumah sakit yang ditengarai tempat operasi transplantasi ginjal terkait kasus perdagangan ginjal ilegal, dua yang lain adalah rumah sakit berinisial C dan AW.

KRL TABRAK PENGENDARA MOTOR DI PERLINTASAN KA BOJONG


NTMC POLRI – Kecelakaan commuter line dengan sepeda motor kembali terjadi, Selasa (9 Februari 2016). Data TMC Polda Metro Jaya, commuter line tabrak pengendara motor terjadi di perlintasan kereta Bojong, Cengkareng, Jakarta Barat, sekitar pukul 09.55 WIB.

Kejadian tersebut saat ini dalam penanganan petugas polisi.

Kapolres Jember Dekatkan Diri Kepada Pelajar

Written By Firmansyah Djavu on Sunday, 7 February 2016 | 12:49

NTMC POLRI - Kerentanan pada pemuda pelajar dan mahasiswa seperti pelaku kriminalitas (minuman keras, pornografi pornoaksi, pemerasan) tawuran, korban kriminalitas, pelaku pelanggaran dan korban kecelakaan lalu lintas, pergaulan dan seks bebas, prostitusi, trafficking, hacking/cyber crime, geng motor, bullying, korban kejahatan melalui media sosial dlll . Hal inilah yang mendorong Anggota Polres Jember dan Jajaran, semakin memantapkan kegiatan kepedulian kepada pemuda dan mashasiswa.

Kapolres Jember AKBP.M.Sabilul Alif, SH, SIK, MSi mengarahkan agar kegiatan Pos Papuma dilakukan dengan sentuhan sentuhan pendekatan pelayanan Kepolisian yang menyayomi kelompok masyarakat yang rentan baik secara psikologis maupun fisik. Terampil mendudukkan diri menjadi bagian dari mereka, akan melekatkan kedekatan antara Polisi dan para pelajar / remaja

Manfaatkan Acara Car Free Day, Dirlantas Polda Kalteng Beri Sosialisasi STNK dan BPKB

NTMC POLRI - Pasca pelaksanaan sidang pleno yang digelar di Hotel Aquarius, Sabtu (6/2/2016) kemarin, Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah terus berupaya untuk memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.

Salah satu bentuk pelayanan informasi yang dimaksud, adalah tentang prosedur dan persyaratan dalam penerbitan, perpanjangan maupun pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta perubahan maupun penggantian Buku pemillik Kendaraan Bermotor (BPKB).
Kabidhumas Polda Kalteng AKBP H. Pambudi Rahayu mengatakan, pelaksanaan sosialisasi seperti sekarang ini akan terus untuk dilaksanakan.
"Kita (Bidhumas Polda Kalteng) akan terus berupaya memberikan informasi kepada masyarakat. Seperti sekarang ini, kita berikan informasi tentang prosedur dan persyaratan mengenai STNK dan BPKB," ucap Pambudi ketika pelaksanaan Car Free Day di Bundaran Besar, Minggu (7/2/2016) pukul 06.00 WIB.
Ditempat yang sama, Direktur Lalu Lintas Kombes Pol Drs. M. Yusuf, M.Hum melalui Kasubdit Dikyasa AKBP Agung Tri W. S.I.K., M.H juga menambahkan, jika Ditlantas Polda Kalteng saat ini terus bersinergi dengan masyarakat maupun instansi terkait dalam memberikan pelayanan maupun penerbitan STNK dan BPKB.
"Apabila menemui kesulitan dalam pengurusan nantinya, jangan takut untuk melakukan koordinasi kepada kami (Ditlantas Polda Kalteng)," imbuh Agung.
Dalam kesempatan ini, Bidhumas Polda Kalteng juga melibatkan Duta Humas Rilia sebagai pembicara dan beberapa personel lainnya bertugas untuk membagikan brosur serta dokumentasi kegiatan.

Kapolres Bantul Prihatin, 21 Korban Miras Oplosan Meninggal

NTMC POLRI Korban miras oplosan di DIY dalam waktu 3 hari ini telah mencapai angka 21 orang meninggal bahkan di wilayah Bantul sendiri hingga kini tercatat 7 orang diantaranya 4 meninggal dan 3 kritis, Minggu, 7 Februari 2016.



Para korban miras oplosan ini berasal dari berbagai macam daerah, dari informasi yang didapat mereka membeli minuman oplosan tersebut di sebuah warung depan Amplas. 

Dalam hal ini Polres Sleman telah mengamankan pemilik warung pasangan suami istri berinisial SA (45 tahun) dan SB (23 tahun). Mereka terancam Pasal 204 KUHP, UU Pangan Nomor 18 Tahun 2013, dan UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009. Ancaman hukumannya maksimal penjara seumur hidup.

Miras oplosan yang dijualnya merupakan campuran ethanol dengan kadar 96% yang bila diminum bisa mengakibatkan rusaknya organ tubuh manusia bahkan meninggal dunia.

Kapolres Bantul AKBP Dadiyo, SIK, prihatin atas kejadian ini, pasalnya walaupun kasus miras oplosan sudah banyak merenggut nyawa nyatanya masih banyak yang tetap nekad menenggak barang ini.

Peristiwa tersebut seolah olah tidak menjadi pelajaran bagi para penggemar minuman beralkohol. Niatnya menikmati waktu luang untuk mencari hiburan dengan cara mengkonsumsi miras oplosan ternyata berujung maut. Salah satu hal yang menjadi penyebab adanya korban tersebut adalah kurangnya pemahaman tentang bagaimana memilih kegiatan yang positif.

Fakta diatas tentu menjadi fenomena yang memprihatinkan bagi kita semua. Untuk itu Kapolres meminta kepada para penjual miras untuk tidak menjual miras lagi dan kepada warga masyarakat, Toga, Tomas dan seluruh eleman masyarakat agar selalu mengawasi putra putrinya dan melaporkan ke polisi apabila mengetahui adanya aktifitas miras di lingkunganya. Dengan demikian, jatuhnya korban akibat miras bisa diminimalkan," himbau Kapolres Bantul

Apabila masih ada yang masih nekad melakukanya maka kami akan menindak tegas demi terciptanya kamtibmas dan jatuhnya korban, tegas Kapolres Bantul. 

Selama Dua Bulan Polres Metro Jakarta Timur Ungkap 38 Kasus Narkoba

NTMC POLRI - Sepanjang bulan Januari dan Februari 2016, Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur dan Polsek Jajaran berhasil mengungkap 38 kasus penyalagunaan narkoba.

Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur, Kombes Pol M. Agung Budijono SIK, MSI mengungkapkan, dari 38 kasustersebut, Polres Metro Jakarta Timur mengungkap 23 kasus.
Selebihnya, Polsek Cakung, 2 kasus, Polsek Pulogadung 3 kasus, Polsek Jatinegara 1 kasus, Polsek Matraman 5 kasus, Polsek Makasar 1 kasus, Polsek Kramat Jati 1 kasus, Polsek Cipayung 1 kasus, dan Polsek Duren Sawit 1 kasus.
Adapun jumlah tersangka yang berhasil diamankan yakni sebanyak 55 orang dengan barang bukti ganja seberat 3194.88, atau sekitata 3,1 Kg, dan narkoba jenis shabu, sebanyak 214.45 (2,1 ons), serta pil ekstasy sebanyak 419 butir
"Modus operandi ada pengedar 30 orang, Kurir 4 orang, pemakai 17 orang," jelas Kombes Pol M. Agung Budijono, saat menggelar pres realese Sabtu (06-02-2016) di Mapolres Metro Jakarta Timur.

Telah Dibuka Pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana TA 2016


NTMC POLRI - Telah dibuka pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana TA 2016.
*Prodi yang dibutuhkan :
S2 Profesi Kedokteran Forensik
S2 Profesi Psikologi
S1 Profesi Kedokteran Umum
S1 Profesi Kedokteran Gigi
S1 Akuntansi
S1 Agama Hindu (pend agama, filsafat agama & teologi)
S1 Bahasa Arab
S1 Bahasa Mandarin
S1 Desain Grafis
S1 Hukum Pidana
S1 Mipa Biologi
S1 Mipa Kimia
S1 Seni Musik
S1 Sandi Negara
S1 Psikologi
S1 Teknik Informatika
S1 Teknik Elektro
S1 Teknik Mesin
S1 Teknik Nuklir
S1 Teknik Metalurgi
S1 Teknik Kimia
S1 Teknik Arsitektur
D-IV Ahli Nautika Tk. III
*umur pada saat pembukaan pendidikan:
maksimal 33 (tiga puluh tiga) tahun untuk S-2 Profesi;
maksimal 29 (dua puluh sembilan) tahun untuk S-1 Profesi;
maksimal 26 (dua puluh enam) tahun untuk S-1/D-IV;
*tinggi badan:
160 utk pria;
155 utk wanita.
*belum pernah menikah (belum pernah hamil/melahirkan);
khusus S-2 Profesi diperbolehkan sudah menikah namun bagi wanita belum mempunyai anak
*khusus untuk Prodi Kedokteran :
-bersedia ditempatkan di fungsi Brimob dan mengikuti spesialis kedokteran forensik (dibuktikan dengan surat pernyataan);
-dokter umum diutamakan yang sudah mempunyai Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) dan Surat Tanda Registrasi (STR) definitif dan atau keterangan masih mengikuti Internsip;
-Dokter gigi menyertakan Surat Tanda Registrasi (STR) definitif;
-Dokter Spesialis menyertakan ijasah dokter spesialis;
info lengkap dan Pendaftaran di www.penerimaan.polri.go.id

Perayaan Tahun Baru Imlek, Polres Tegal Sambangi Klenteng

NTMC POLRI - Klenteng di wilayah Kabupaten Tegal di sambangi oleh Kasat Sabhara beserta anggotanya sebagai langkah awal dalam menjaga kamtibmas saat acara perayaan berlangsung, Sabtu (06-02-2016).

Kasat Sabhara Polres Tegal Ajun Komisaris Polisi (AKP) Aris Heryanto, SH dengan 1 regu patroli rayon sambang di kedua klenteng, yaitu Klenteng Bang Eng Bio Adiwerna dan Klenteng Hok Le Kiong Slawi dengan memberikan imbauan untuk menjaga kamtibmas saat perayaan berlangsung serta jaga ketertiban para pengunjungnya.
"Kami akan terus lakukan patroli di kedua klenteng dengan mengimbau ketua yayasan sdr. Aceng Suherman dan sdr. Sutikno agar mengimbau para pengunjungnya untuk menjaga ketertiban," kata Akp Aris H, SH.
Dengan kehadiran patrol rayon untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas di lingkungan Klenteng supaya dapat berjalan aman dan tertib sehingga dalam perayaan Tahun Baru Imlek situasi menjadi kondusif.

Polisi Masih Selidiki Temuan Mayat Laki-laki Di Pinggir Jalan Cakung

Written By Mediaatas on Saturday, 6 February 2016 | 19:10


NTMC - Polrestro Jakarta Timur tengah melakukan penyelidikan atas penemuan sesosok mayat laki-laki di Jalan Inspeksi Cakung Drain, Jakarta Timur jum'at kemarin.

Saat ditemukan, kondisi jasad pria yang diketahui bernama Dedy Widyanarko tersebut dalam kondisi diikat kaki dan tangannya menggunakan lakban plastik bening. Selain itu kepala korban ditutup dengan menggunakan sarung helm.

Kepolisian yang telah melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap jasad korban yang saat itu mengenakan celana jeans warna biru dengan baju kaos cokelat tua bertuliskan 'from humble beginnings come great things', menemukan sejumlah luka benda tumpul di kepala dan muka korban serta luka benda tajam berbentuk gerigi pada rusuk samping kanan tubuh korban.

Kini kepolisian belum dapat memastikan jasad Dedy ditemukan merupakann korban pembunuhan atau tidak. Berdasarkan keterangan saksi yang menemukan jasad korban sebelumnya melihat dan mencurigai sebuah mobil hitam menancap gas setelah melempar sesuatu.

Saksi yang penasaran dan ingin memastikan kecurigaannya tersebut, kemudian mengajak rekan untuk memeriksa apa yang dibuang orang dari mobil hitam itu. Setelah dilihat, ternyata sesosok mayat laki-laki.

Dari keterangan saksi, kini kepolisian tengah melakukan penyelidikan.

Kepolisian Temukan 2 Mahasiswi Tewas Setelah Menenggak Miras


NTMC - Dua mahasiswi ditemukan tewas di rumah indekos Kampung Kanoman RT 09 no 301, Dusun Karangjambe, Desa Banguntapan, Sabtu (6/2/2016).

Dua mahasiswa yang beridentitaskan Siti Nur Dayantika (21) dan Novrillah Gamawati (23) warga Ternate diduga tewas lantaran menenggak miras oplosan. Pemilik kos dan salah satu teman korban tersebut kemudian menghampiri kamar korban. Lantaran tak ada jawaban dari korban dan pintu depan kamar korban terkunci, pemilik kost terpaksa masuk ke kamar melalui pintu belakang.

Setelah sampai ke dalam kamar, mereka terkejut karena di dalam kamar dua mahasiswi ini sudah meninggal dunia. Tak jauh dari tubuh keduanya,terdapat beberapa makanan dan minuman keras.

Kepolisian yang datang ke TKP setelah sang pemilik kost melaporkan temuan tersebut, langsung melakukan olah TKP. Dari olah TKP kamar korban, kepolisian mengamankan dua botol miras oplosan dan empat botol air mineral dimana dua diantaranya sudah kosong, 1 botol berisi penuh arak dan 1 botol lagi setengah campuran arak.

Selain itu, polisi juga mengamankan cangkir warna hitam berisi campuran arak. Mereka juga menemukan 1 botol minuman pembangkit energi ukuran 1 liter di samping tubuh keduanya, serta mendapati sebuah kantong plastik berisi tisu dan bekas muntahan yang diduga muntahan kedua wanita ini.

Dugaan sementara kedua korban meregang nyawa setelah minum-minuman keras jenis arak. Dan korban meninggal sekitar 6 jam sebelum ditemukan.

Kini kedua jenazah telah dikirim ke RS Sardjito untuk melakukan autopsi. Keluarga korban yang mendapati laporan kejadian tersebut, dikabarkan sedang melakukan perjalanan untuk melihat korban.

Pengemudi Mercy Hilang Kendali Hantam Motor Dan Sejumlah Warung


NTMC - Telah terjadi kecelakaan lalu lintas di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Kecelakaan dialami Mobil Mercedes Benz hitam bernomor polisi B 99 RI yang diketahui lepas kendali sehingga menabrak pengendara sepeda motor, warung kopi, warung nasi, dan pejalan kaki.

Diketahui kecelakaan bermula ketika mobil Mercedes Benz yang dikendarai oleh Keny Martin melintas dengan kecepatan tinggi di Jalan Karet Belakang Timur menuju Jalan Karet Belakang Barat. Sesampainya di pertigaan Pasar Mencos, Keny kehilangan kendali, hingga menabrak sepeda motor bernomor polisi B 6440 TKJ yang dikendarai Andi.

Bukannya menolong korban, pelaku malah berusaha melarikan diri. Mobil hitam tersebut mundur dan menabrak warung kopi serta warung nasi. Kemudian pelaku kembali melaju kencang dan tak sadar bahwa sepeda motor yang ditabrak saat itu masih tersangkut di depan mobil.

Saat melarikan diri, diketahui pula pengendara dengan mobilnya tersebut sempat menyerempet warga yang tengah beraktivitas. Pelaku yang menghiraukan kejadian tersebut terus kabur hingga 2 kilometer, sambil menyeret sepeda motor yang ada di bagain depan mobil. Sampai akhirnya mobil tak bisa melaju di depan kantor Ciputra, Jalan Dr Satrio.

Warga yang melihat kejadian tersebut pun sempat menghakimi pelaku, namun petugas yang melakukan pengejaran pun akhirnya berhasil mengamankan pelaku tabrak lari tersebut.

Beruntung tidak ada korban meninggal dalam kejadian tersebut, Para korban tabrak lari hanya mengalami luka dan kini para korban telah dibawa ke Rumah Sakit Tebet, untuk mendapat perawatan.

Akibat kecelakaan ini, mobil, sepeda motor, dan warung nasi mengalami rusak parah. Sedangkan, Keny si pengemudi mobil langsung menjalani pemeriksaan di kepolisian. Polisi memeriksa urine Keny, untuk mengetahui penyebab dirinya kehilangan kendali.

Hingga kini belum diketahui penyebab kejadian hilangnya kendali Keny dalam mengemudikan mobilnya.

Sore Ini, Kepadatan Kendaraan Terjadi Disejumlah Ruas Tol


NTMC – Hingga sore ini, Sabtu (6/2/2016) Arus lalu lintas di sejumlah ruas Tol Cikampek masih terpantau padat.

Berdasarkan pantauan, kepadatan kendaraan pada ruas tol pun terjadi. Seperti pada ruas Tol Cikampek dari Bekasi Barat arah Cikarang, padat. Hal yang sama terjadi di perlintasan simpang Tol Cikunir 5 arah Cikampek,,Tol Jagorawi, Tol Cibubur arah Taman Mini, Lalu di ruas arteri, di Jalan Letjen Suprapto arah Pulo Gadung.

Kepadatan pada sejumlah ruas tol tersebut disebabkan oleh peningkatan volume kendaraan yang hendak pergi berlibur. Para pengendara kendaraan memanfaatkan waktu libur Hari Raya Imlek untuk pergi mengunjungi sanak saudara maupun berlibur kesuatu daerah.

Kepadatan dan penumpukan kendaraan disebabkan pula proses transaksi pada pintu Tol.

BBM Channel

Anda Pengunjung Ke

Arsip Berita

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger