Headlines News :

Head Lines

Latest Post

Ibu Kos Tewas, Polsek Metro Tebet: Tak Ada Barang yang Hilang

Written By Firmansyah Djavu on Friday, 4 September 2015 | 17:33

NTMCPOLRI - Seorang wanita bernama Suprapti (50) ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya di sebuah rumah di Jalan Tebet Utara I, Tebet Timur, Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis (3/9/2015).

Tidak ada barang yang hilang dari rumahnya. Kanit Reskrim Polsek Metro Tebet Ajun Komisaris Mudiran mengatakan, Suprapti diduga dibunuh. Namun, karena tidak ada barang yang hilang, maka motifnya diduga bukanlah pencurian.
"Motifnya masih didalami. Yang jelas, tidak ada barang yang hilang," kata AKP Mudiran di lokasi kejadian, Kamis malam.
Suprapti ditemukan tewas di lantai dua rumahnya oleh suaminya, Paidi, pada Kamis sore sekitar pukul 18.00 WIB. Suprapti yang mengenakan daster warna hitam bermotif bunga tergeletak di sekitar pintu kamar yang disewakan.
Diketahui, Suprapti tinggal di rumah dua lantai itu bersama suami dan kedua anaknya. Namun, belakangan, satu kamar di rumah itu disewakan.
Penghuni kamar tersebut baru menyewa selama dua minggu. Setelah penemuan jenazah Suprapti, mereka sudah tidak ada di sana.
Saat ini, jenazah Suprapti telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi. Sementara itu, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Peristiwa ini menghebohkan warga. Hingga malam, puluhan warga berkumpul di sekitar lokasi untuk menyaksikan olah TKP.

Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Pembunuh Sopir Mikrolet

NTMCPOLRI - Jajaran kepolisian resor Jakarta Barat meringkus pelaku berinisial RH (22) dan AH (22) yang nekat menghabisi nyawa sopir mikrolet, Asep Asipul, lantaran kesal selalu ditagih uang biaya bengkel.

"Dari hasil penyidikan yang telah kami lakukan aksi nekat tersebut dilakukan lantaran RH kesal karena sering ditagih uang biaya bengkel sebesar 300 ribu rupiah," beber Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Putu Putera Sadana saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (3/9/2015).
AKBP Putu menjelaskan, perkataan Asep yang kasar ketika sedang melakukan penagihan, menjadi faktor pendorong keduanya melakukan pembunuhan hingga tewas.
Kepolisian pun berhasil menangkap keduanya saat hendak mencoba melarikan diri ke Pulau Sumatera, pada Rabu 2 September 2015, sekira pukul 03.00 WIB.
"Kami berhasil mengamankan keduanya saat berada di rumah sepupunya daerah Serang, Banten ketika mereka sedang tidur," ungkap AKBP Putu.
AKBP Putu mengatakan, saat kedua pelaku sedang ditangkap, polisi berhasil mengamankan linggis dan satu batang kayu yang diduga sebagai alat pembunuhan.
AKBP Putu mengaku, saat ini kasus pembunuhan tersebut tengah dilimpahkan ke Polsek Metro Kebon Jeruk, Jakarta Barat untuk dilakukan penyelidikan lebih mendalam.
Sementara, Kapolsek Metro Kebon Jeruk, Jakarta Barat, AKP Eka Baasith menilai bahwa pembunuhan yang dilakukan terhadap Asep termasuk kategori pembunuhan berencana dan terorganisir.
"Dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) kami menemukan fakta bahwa keduanya memancing Asep untuk bertemu di Lapangan bola. Kemudian Asep dihabisi disana dan ditinggal pergi," beber AKP Eka.
Dikatakan AKP Eka, aksi keduanya terbongkar saat polisi meminta keterangan adik kandung Asep yang pada saat kejadian mengantar Asep ke lokasi.
"Dari keterangan adik korban, polisi akhirnya mendapatkan titik terang wajah salah satu pelaku," tukas AKP Eka.
Atas perbuatanya kedua pelaku terancam melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup dan hukuman mati.
Seperti diketahui sebelumnya, seorang sopir Mikrolet terbunuh di Jalan Raya Lapangan Bola RT05/01, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pria yang diketahui bernama Asep Asipul Bahari, 35, tewas bersimbah darah dengan luka bacok di kepala pasa Jumat (28/8/2015) sekitar pukul 05.00 WIB.

Bawa Rp70 Juta, Pemotor Dirampok di Pondok Kelapa

NTMCPOLRI - Sebanyak Rp70 juta uang milik Imam Maskur (42), raib dirampok oleh dua orang tak dikenal. Padahal, uang tersebut baru saja dicairkan dan hendak ditabungkan kembali.

Peristiwa bermula saat korban melintas di Jalan Raya Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Tepatnya, di depan New Concept English Education Center.
Saat itu, Maskur baru saja mengambil uang setelah mencairkan cek dari bank BRI yang terletak di samping Polsek Duren Sawit senilai Rp70 juta.
"Selesai mengambil uang, korban berencana menyetor kembali ke Bank Mandiri Pondok Kelapa. Tapi belum sampai di bank, korban dipepet pelaku di tengah jalan," ungkap Kapolsek Duren Sawit Kompol Panji Santoso, Kamis (3/9/2015).
Dengan menunggangi Honda Kharisma B 6927 SLP Maskur dipepet oleh pelaku yang yang mengendarai motor Suzuki Satria FU dan langsung menarik tas yang berisi uang puluhan juta rupiah. Alhasil, Maskur langsung terpental dan jatuh hingga mengalami luka-luka.
"Korban mengalami luka pada bagian lengan sebelah kiri, kaki sebelah kiri dan sudah dibawa ke poliklinik terdekat untuk mengobatinya. Sementara tas yang berisi uang tunai berhasil raib diambil pelaku," terang Kompol Panji.
Dijelaskan Kompol Panji, kini pihaknya masih melakukan pengejaran dan penyelidikan terhadap para pelaku yang meresahkan masyarakat tersebut. "Kita sudah buat tim untuk mengungkap kasus perampokan tersebut," tukas Kapolsek.

Polsek Gunung Putri Tangkap Pembunuh Wanita Tanpa Busana di Kota Wisata


NTMCPOLRI - Aparat Polsek Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, akhirnya menangkap pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan wanita di Kota Wisata, Cibubur.
Pelaku disebut baru saja ditangkap malam ini. "Pelakunya sudah tertangkap," kata Kepala Polsek Gunung Putri, Komisaris Tri Suhartanto, saat dihubungi wartawan, Kamis (3/9/2015) malam.
Sayangnya, Kompol Tri belum mau membeberkan detail penangkapan, termasuk siapa pelaku dan perannya dalam kasus kematian wanita tanpa busana yang ditemukan dalam karung tersebut. "Nanti ya, pokoknya baru kita tangkap langsung bawa ke kantor," ujar Kompol Tri.
Seperti diketahui, mayat wanita tanpa identitas itu ditemukan oleh dua orang pekerja kebersihan yang sedang melintasi taman di dalam Kota Wisata.
Kedua petugas yang menemukan adanya karung di dalam taman lalu mengeceknya. Saat dicek, kedua petugas kebersihan itu kaget menemukan adanya mayat perempuan di dalam karung tersebut.
Setelah adanya penemuan jasad itu, polisi mengamankan lokasi dan membawa mayat perempuan tersebut ke RS Polri di Kramatjati, Jakarta Timur.
Diduga kuat, perempuan malang itu adalah korban kejahatan. Sebab, bagian mulut perempuan malang tersebut ditemukan sudah tertutup lakban. "Ada lakban di mulut korban," kata Kepala Polsek Gunung Putri, Komisaris Tri Suhartanto, Rabu (2/9/2015).
Polisi belum menyebutkan soal kondisi menyeluruh korban. Termasuk apakah ada unsur kekerasan seksual pada perempuan tersebut.
Sebab, kepolisian menunggu hasil otopsi mayat korban. Adapun ciri-ciri korban yakni memiliki kulit sawo matang, berpotongan rambut sebahu, dan berusia relatif muda. Diperkirakan, korban berusia 25-28 tahun.
Sedangkan ciri-ciri lainnya yaitu mengenakan dua buah pita rambut, masing-masing berwarna hitam dan ungu. Adapun ciri khusus lainnya yakni ada bekas operasi di tubuh korban.

Polres Sinjai Senam Bersama Kodim 1424

NTMCPOLRI - Jumat 04 September 2015 pukul 07.00 wita bertempat di Halaman Mapolres Sinjai dilaksanakan olahraga bersama TNI - Polri.

Kegiatan diawali dengan Apel Bersama yang dipimpin oleh DANDIM 1424 Sinjai LETKOL INF. Maskun Nafik, SH didampingi Kapolres Sinjai AKBP Agus Sudarmadi, SST. MK., SH dilanjutkan dengan senam bersama seluruh Personil Kodim 1424 Sinjai dan Ibu Persik serta Personil Polres Sinjai dan Bhayangkarinya.
Kegiatan tersebut mengusung tema "Melalui Olahraga Bersama Polres Sinjai Dan Kodim 1424 Sinjai Kita Bangun Solidaritas Dan Sinergitas Guna Menjaga Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat"
Kegiatan diakhiri dengan Mabbulo Sibatang (duduk bersama) membahas persoalan - persoalan di yang terjadi Kab. Sinjai.

Unik, Polisi Magelang Bernama Andy Go To School

Written By fachrul rizal on Wednesday, 2 September 2015 | 12:05



11846558_1139268366102018_460812199555479697_n
NTMC - Seorang anggota Polres Magelang, Jawa Tengah, memiliki nama yang cukup unik atau tidak lazim. Polisi berpangkat brigadir itu bernama Andy Go To School.

Pemberian nama itu bertujuan agar ia rajin berangkat ke sekolah. Sesuai arti namanya, yakni Andy pergi ke sekolah.

Setelah ditelusuri, ternyata Andy bukan satu-satunya yang memiliki nama unik dalam keluarganya. Dua saudaranya juga memiliki nama yang tak lazim.

Kakaknya bernama Happy New Year. Arti nama berbahasa Inggris itu adalah Selamat Tahun Baru. Sementara adiknya Virgenio Silvero Go To Paradise.

Nama Andy Go To School disematkan pada polisi tersebut sejak lahir. Sedangkan Happy Ne Year diberikan karena kakaknya lahir pada 1 Januari 1980, tepat tahun baru.

Razia di Apartemen, 1 Pria Positif Narkoba dan 2 Wanita Diamankan

11947410_1035264393180712_8904533906250394722_n

NTMC - Penghuni Apartemen Puncak Permai di Darmo Satelit, Surabaya, Jawa Timur, dikejutkan dengan kedatangan petugas gabungan Satpol PP dan BNN. Seorang tamu diamankan karena positif menggunakan narkoba usai tes urine, sedangkan 2 wanita diamankan karena tidak membawa kartu identitas.

Kedatangan petugas gabungan juga sempat membuat sekuriti apartemen terkejut dan sempat mempertanyakan kedatangan petugas.

Sayang, razia dengan sasaran penghuni tidak beridentitas dan pengguna narkoba ini tidak berjalan mulus. Karena pengelola tidak mengizinkan petugas melakukan razia ke masing masing kamar apartemen, Rabu (2/9/2015) dini hari.

Petugas gabungan pantang menyerah dan tetap melanjutkan razia di tempat parkir mobil apartemen. Tiap kali mobil masuk langsung dihentikan untuk diminta identitasnya kemudian dites urine.

Seorang tamu yang kebetulan mengantarkan salah satu penghuni apartemen terpaksa harus menggagalkan niatnya untuk bermalam di rumah teman wanitanya.

Usai menjelani tes urine, pria bernama Johannes Parenkuan ini ketahuan positif menggunakan narkoba.

Kabid Ops Satpol PP Surabaya, M Dari mengatakan razia bersama ini sebagai bentuk kegiatan rutin yang dilakukan untuk menekan angka pengguna narkoba.

"Karena tidak bisa masuk. Kami lakukan di parkiran dapat 1 yang positif dan tidak punya KTP 2 orang wanita. Yang positif kita serahkan ke tman BNN Provinsi Jatim dan yang tidak mempunyai identitas Surabaya kita bawa ke kantor untuk kita data," ujarnya.

M Dari menambahkan, pihaknya bersama BNN Provinsi Jatim akan terus melakukan razia di tempat kos, apartemen yang terindikasi banyak pendatang dan wanita yang bekerja di tempat hiburan malam.
"Kami selaku penegak perda, mengimbau kepada pemilik hiburan malam, apartemen dan kos betul betul perhatikan pekerjaan dimana, jangan sampai digunakan untuk ajang narkoba," imbuhnya.

Sementara itu Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Jatim Bagiyo Hadi akan melakukan interogasi lanjutan pada pengguna narkoba yang didapatkan saat razia bersama Satpol PP.

Polres Lombok Sulap Kontainer Bekas Jadi Pos Polisi


NTMC - Untuk meningkatkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, Polisi terus dituntut kreatif dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Penambahan jumlah Pos Polisi pun seakan menjadi kebutuhan yang harus segera dipenuhi, namun hal itu biasanya terkendala oleh beberapa masalah seperti pembebasan lahan dan anggaran yang tidak sedikit dalam pembangunnya.

Polres Lombok Tengah, dengan menggandeng BRI dan beberapa supplier sepeda motor di daerahnya berinisiatif membuat Pos Polisi dengan menggunakan kontainer bekas yang dimodifikasi sedemikian rupa.

Hasilnya, mungkin tidak ada yang menyangka jika Pos Polisi ini berasal dari kontainer bekas yang tadinya tidak bermanfaat. Pos Polisi dari Kontainer ini bersifat portabel sehingga bisa ditempatkan dimana saja tergantung pada pertimbangan kerawanan suatu wilayah.

Saat ini Polres Lombok Tengah telah membuat dua Pos Polisi serupa yang ditempatkan di simpang empat Desa Batu Jai dengan pertimbangan sebagai jalur utama Bandara Internasional Lombok menuju Mataram, kemudian satu lagi di blongsong desa mertak, mengingat daerah tersebut adalah daerah pariwisata yang sering terjadi pembegalan orang asing.

Menurut Kapolres Lombok Tengah AKBP Nurdin SIK.MH, Pos semacam ini akan terus ditambah dan ditempatkan di titik-titik rawan untuk menekan angka kriminalitas.

“Yang terpenting adalah Pos ini portebel sehingga tidak butuh kepemilikan tanah dan jika sudah dianggap aman bisa dipindah sesuai kebutuhan” ungkapnya.

Sukses untuk Polres Lombok Tengan atas ide kreatifnya.


Seorang Pria Ditemukan Tewas di Dalam Mobil


NTMC - Seorang pria, Muhammad Noor (43) ditemukan terbujur kaku dalam sebuah mobil bernopol R 8908 QA yang terparkir di halaman ruko Rajawali, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Menurut Petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek Pasar Minggu, Aiptu Daniel, diduga Muhammad Noor meninggal karena sakit.

“Betul tadi ada laporan dari warga, bahwa ada seperti itu (penemuan mayat di dalam mobil),”kata Aiptu Daniel, Rabu dini hari (2/9/2015).

Aiptu Daniel mengatakan, warga yang pertama kali menemukannya adalah calon istri korban. Untuk kepentingan pemeriksaan. Kini jenazah dilarikan ke RSCM untuk diautopsi.

“Yang menemukan pertama calon istrinya, warga sekitar yang mendatangi lokasi juga mengenali korban,” ungkap Aiptu Daniel.

Hut ke 67, Polwan Polres Metro Tangerang Bagikan Mawar


NTMC - Dalam rangka HUT ke-67 Polwan, jajaran Polwan dari Polres Metro Tangerang melakukan kegiatan membagikan bunga mawar dan permen kepada pengendara sepeda motor dan mobil di jalan Imam bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Selasa (1/9).

"Kegiatan ini kami lakukan untuk meningkatkan rasa humanis agar lebih dekat lagi dengan masyarakat, seperti dengan memberikan salam dan memperbaiki pemakaian helm terhadap pengguna jalan khususnya pengendara motor," ujar humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani.

Menurut Kompol Triyani, Polwan tidak hanya bertugas mengatur lalu lintas, tetapi juga mempunyai banyak kegiatan seperti kegiatan operasional, reserse, PPA dan patroli.

"Semua fungsi polisi juga sudah di emban oleh Polwan. Mudah-mudahan Polwan makin jaya dan masyarakat juga dapat mendukung kegiatan Polwan," papar Kompol Triyani.

Terkait dengan kejahatan yang makin tinggi saat ini, dirinya mengatakan bahwa polwan perlu untuk mengetahui pembelajaran tentang kejahatan cyber crime, IT dan kejahatan lainnya.

"Pimpinan tidak membedakan prestasi polisi wanita dan polisi laki-laki, misalnya dengan karir atau kenaikan pangkat yang posisinya strategis seperti Kapolsek dan Kapolres yang saat ini banyak di jabat oleh wanita," jelas Kompol Triyani.

Sementara itu, Kanit Binmas polsek Batuceper AKP Ganawati menambahkan, meski memiliki tugas yang berat, Polwan harus bisa membagi waktu antara keluarga dengan karir sehingga tanggung jawab seorang wanita tidak terbengkalai.

"Kesulitan sih enggak, cuma kita harus bisa membagi waktu misalnya kalau pagi kita khususkan kepada keluarga dengan mengasuh anak dan suami. Walaupun kita jam 7 pagi sudah apel, tetap saja jam 4 pagi kita sudah bangun, masak dan memandikan anak sehingga untuk melaksanakan tugas sebagai polisi kita bisa lebih bertanggung jawab,"pungkas AKP Ganawati.

Polrestabes Surabaya Menobatkan Walikota Risma Jadi Motivator Polwan

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menobatkan Walikota Tri Rismaharini sebagai motivator bagi para polisi wanita. Hal ini bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-67 Polwan di Mapolrestabes Surabaya.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Yan Fitri Halimansyah mengatakan, penganugerahan tersebut diserahkan lantaran Risma dinilai cukup menginspirasi. Dia juga dinilai sebagai pemimpin teladan.
"Bu Risma adalah sosok pekerja dan menjadi fenomena serta inspirasi wanita Indonesia, bahkan di dunia," kata Kombes Pol Yan Fitri Halimansyah kepada liputan6 di Mapolrestabes Surabaya, Jawa Timur pada Selasa 1 September 2015.
Kombes Pol Yan Fitri menambahkan, Risma juga dinilai sangat tegas dalam menjalankan tugas sebagai Walikota Surabaya. "Meskipun wanita, Bu Risma selalu berada di garda terdepan menangani apapun persoalan yang ada di Surabaya, seperti penanganan banjir, kebakaran, hingga kemacetan lalu lintas," ujar Kombes Pol Yan Fitri.
Kombes Pol Yan Fitri pun mengungkapkan harapannya agar para polwan mampu meniru keteladanan dari Risma.
"Polwan-polwan Polrestabes harus menjadikan Bu Risma teladan dalam hal pekerjaan dan melayani masyarakatnya. Tirulah dia yang tak kenal lelah dan mengedepankan polwan sebagai pelayanan prima di depan, bukan hanya di balik meja," tutur Kombes Pol Yan Fitri.
Sementara itu, Tri Rismaharini mengaku senang sekaligus bangga dijadikan sebagai motivator bagi Polwan Polrestabes Surabaya. Dia berharap suatu saat nanti polwan mampu berprestasi di segala bidang dan memahami kondisi di lapangan secara nyata.
"Terima kasih telah menjadikan saya sebagai motivator dan semoga bisa menyumbangkan hal positif untuk semuanya," tutur Risma. "Kalau biasanya polwan ada di lapangan langsung maka saya yakin kota ini akan jauh lebih manusiawi karena pendekatannya humanis," pungkas Risma.

Truk Mogok di Tol JOOR, Macet hingga Jatiasih


NTMC - Satu truk mogok di Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) perlintasan Pasar Minggu arah Pondok Indah, Jakarta. Truk itu memicu kepadatan lalu lintas di sana.
Truk itu mogok di KM 29. Tepatnya di dekat pintu keluar tol Pasar Minggu.
“Pukul 07:09 WIB, ada truk mogok di KM 29 Tol JORR,” demikian keterangan tertulis Polda Metro Jaya lewat akun twitternya, Rabu (2/9/2015).
Pengendara yang melintas mengeluhkan kejadian itu. Sebab dikhawatirkan truk itu bakal memicu kemacetan yang lebih parah.

Lalul Lintas Jakarta Pagi Ini Relatif Lancar

11846520_1023056141068204_5637734893276500588_n

NTMC - Pagi ini lalu lintas Jakarta dan sekitarnya terpantau relatif lancar di sebagian ruas protokol dan tol dalam kota maupun ke arah Ibukota.
Kepadatan volume kendaraan pagi ini juga kerap terjadi menjelang di exit tol. Selain itu terdapat mobil mogok di jalan layang Pesing.
Namun lalu lintas Jakarta pagi ini juga diwarnai kecelakaan pemotor di dekat exit Tol Tomang. Sementara itu Bus Transjakarta JTM 018 mogok di Halte Buncit Indah.
Berikut pantauan arus lalu lintas, Rabu(2/9/2015):
- Tol JORR di Ceger arah Kampung Rambutan terpantau masih lancar.
- Imbas mobil mogok di jalan layang Pesing (arah ke Grogol), lalu lintas padat.
- Tol dari Tangerang (arah ke Karang Tengah) terpantau padat dari KM 15.
- Di sekitar traffic light Seskoal terpantau padat merayap.
- Jelang exit Tol Karang Tengah terpantau padat.
- Bus Transjakarta JTM 018 mogok di Halte Buncit Indah (arah ke Mampang), sementara masih menunggu teknisi.
- Jelang exit Tol JORR Cipete terpantau sudah mulai padat.
- Pemotor mengalami kecelakaan di dekat exit Tol Tomang (arah ke Grogol), sudah dalam penanganan petugas.
- Di sekitar traffic light Tomang terpantau masih lancar.
- Lalu lintas di sekitar traffic light Coca-cola masih lancar.
- Kampung Rambutan (arah ke Pasar Rebo) ramai lancar.
- Tol dari Kuningan (arah ke Semanggi) dan sebaliknya ramai lancar.
- Di Arteri dan tol (sekitaran depan RS Harapan Kita) di kedua arahnya lancar.
- Dari Cawang arah ke UKI terpantau lengang.
- Jalan Pejompongan di kedua arahnya terpantau lancar.

Iptu Pratiwi, Kasat Lantas Tanpa Rambu Lampu Merah

Written By fachrul rizal on Sunday, 30 August 2015 | 13:12

NTMC - Iptu Pratiwi Novianti SH, Kepala Satuan Lantas Polres Bima, tak menyangka ketika pertama kali ditugaskan ke Bima, tak ada satupun lampu merah di kawasan tersebut.

Ibu satu anak, lulusan AKPOL tahun 2009 Detasemen Ananta Hira kelahiran Jombang 6 November 1988 ini, akhirnya menyikapi penugasannya ke Kabupaten Bima menjadi Kasat Lantas sebagai sebuah bentuk pembuktian atas kualitas yang dimilikinya serta loyalitas pada institusi Kepolisian. 

“Sebagai lulusan AKPOL, jelas ini adalah sebuah tantangan bagi saya, dan mungkin bisa menjadi tolak ukur nantinya bagi yang lain bahwa seorang Polwan-pun mampu dan bisa bertugas di daerah seperti ini,” katanya.

Iptu Pratiwi akhirnya menjalankan tugasnya sehari-hari sebagai Kasat Lantas, tidak seperti lazimnya. Saat peristiwa penyerangan Kantor Lantas Polres Bima Kota oleh beberapa anggota Brimob, Pratiwi merasa ikut membantu menyelesaikan masalah tersebut walaupun wilayah Bima Kota bukan wilayah kerjanya. 

Pratiwi bersama Kapolres dan Wakapolres Bima Kota dan Kabupaten Bima melakukan pendekatan silaturrahmi ke Markas Brimob Kota Bima. “Saya yakin ini hanya masalah kesalah pahaman saja,” tuturnya. Dan terbukti, pendekatan silaturrahmi tersebut bisa sedikit meredakan suasana panas yang sempat terjadi.

Kini, setelah hampir setahun bertugas di Kabupaten Bima, Iptu Pratiwi yang sempat terkejut saat pertama kali tiba di sana karena tak menemukan satupun rambu lalu lintas berupa lampu merah di seluruh wilayah kerjanya, akhirnya mulai membentuk dan mengubah mindset warga masyarakat tentang etika dan tata cara berlalu lintas yang selama ini mereka ketahui. 

“Inilah motivasi yang membuat saya semakin ingin terus berusaha keras dan bekerja maksimal disini,” katanya yang juga sangat terkesan dan terharu atas sambutan masyarakat padanya. 

“Di sini masyarakat sangat menghargai dan menghormati kami, hubungan yang terjalin bukan lagi antara polisi dan masyarakat tetapi lebih seperti keluarga,” lanjutnya. 

“Saya betah koq di Bima,” ujarnya dengan tawa bahagia.

Polres Kep Seribu Sita Puluhan Sajam dan Miras

d7486ff4-1291-409c-afaa-1f789e04d555_169

NTMC - Jajaran Polres Kepulauan Seribu gelar operasi cipta kondisi di Pulau Pramuka, Pulau Pari, Pulau Tidung, dan Pulau Harapan. Dalam operasi tersebut polisi menyita puluhan miras dan sajam dari wisatawan.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Andi Herindra mengatakan polisi secara rutin akan selalu menggelar operasi cipta kondisi guna terciptanya situasi yang kondusif terhadap warga ataupun wisatawan.

"Operasi cipta kondisi akan kami gelar secara rutin untuk antisipasi guna kamtibmas dan cegah masuknya miras serta narkoba di Kepulauan Seribu," ujar Andi, Sabtu (29/8/2015).

Menurutnya, terciptanya keamanan dan kenyamanan terhadap masyarakat atau wisatawan sangatlah penting. Hal itu tidak lepas guna meningkatkan destinasi wisata di Kepulauan Seribu.

"Untuk meningkatkan destinasi wisata Kepulauan Seribu hingga kancah internasional, maka keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan sangat penting. Makadari itu operasi akan selalu rutin digelar," terangnya.

Operasi cipta kondiai ini dipimpin oleh Ipda Budi W, Ipda Kusno dan Akp Zaroki dilakukan pada Sabtu (29/8). Miras dan sajam ditemukan saat wisatawan turun dari kapal fery.

"Ditemukan wisatawan membawa sajam dua buah di Pulau Pari. Selanjutnya barang bukti tersebut disita dan pelaku dibina," ucapnya.

Polres Cimahi Gelar Ops Cipkon Bagi Air Bersih


NTMC - Kepolisian Resort Cimahi Jawa Barat sepanjang  masa tenang menjelang pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Bandung Barat, melaksanakan Operasi Cipta Kondisi melaksanakan kegiatan patroli skala besar sekaligus memberikan bantuan air bersih dengan menggunakan mobil AWC berkapasitas 6000 liter. 

Cipta kondisi yang melibatkan satuan Sabhara Polres Cimahi ini berhasil dilaporkan bahwa situasi kondusif.

Kapolres Cimahi Ajun Komisaris Besar Polisi Dedy Kusuma Bakti SIK mengatakan, hasil dari survai anggota diketahui bahwa Kecamatan Cihampeulas, tepatnya di RT 01/RW 06, Kampung Campaka, Desa Pataruman adalah wilayah yang mengalami kesulitan air. Karenan menjadi lokasi bantuan air bersih.

 Di lokasi tersebut telah dilanda kemarau panjang kurang lebih 9 bulan. “Saat tadi kami lakukan komonikasi dengan warga sekitar maupun pengecekan terhadap sumur warga, memang faktanya debit atau jumlah air yang terlihat terbatas. Ketinggian air turun sampai dengan 15 meter. Ini dipastikan kering,” ungkap AKBP Dedy Kusuma Bakti.

Ini Isi Paket di Kalimalang yang Diduga Bom

Petugas menunjukkan plastik berisi bagian  komponen dari paket yang diduga bom, setelah diledakkan. (PNJ-9)

NTMC - Sebuah paket mencurigakan ditemukan di kedalaman 1 meter di Kalimalang, Jakarta Timur. Paket itu ternyata berisi komponen baterai, kabel serta tabung besi.

Temuan pada Sabtu (29/8) itu membuat geger. Tim Gegana Polri pun meledakkan paket itu. Usai peledakan, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes M. Iqbal, mengatakan komponen itu pun diketahui.

“Berisi batere dan kabel,” ujar Iqbal, Minggu (30/8). “Komponen utamanya berupa tabung besi dengna diameter 5 cm dan panjang 10 cm.”

Paket dalam plastik hitam itu ditemukan warga yang akan membersihkan Kalimalang. Lokasi itu akan digunakan untuk perlombaan panjat pinang. Lokasi temuan paket itu jaraknya sekitar 100 meter dari Mal Cipinang Indah.

Polisi Tangkap 2 Pelaku Begal di Lampung Selatan

ilustrasi street crime

NTMC - Polisi menangkap tiga pelaku begal di wilayah Lampung Selatan. Tiga pelaku yang ditangkap tersebut ialah Adios Arga, Andi Setiawan dan Legino.

"Penangkapan ini merupakan pengembangan dari pelaku begal yang sudah ditangkap sebelumnya," ujar Kapolres Lampung Selatan, AKBP Hengky, Minggu (30/8/2015).

Pelaku diketahui pernah melakukan aksi begal pada 6 Mei 2015 di Jalan Lintas Sumatera dekat Bandara Reden Intan. Pelaku membegal Erwin Hardianto dan merampas motor milil Erwin.

Saat ditangkap, polisi juga menemukan 1 pucuk senjata api. Diduga senpi rakitan itu yang sering dipakai pelaku untuk mengancam korbannya.

"Barang bukti yang diamankan 1 pucuk senjata api rakitan jenis pistol warna silver dan 1 buah hp nokia warna hitam," ujarnya. 

Jadwal Buka Tutup Jalur Puncak


420445_620
NTMC - Berikut ini daftar jadwal buka tutup lalu lintas di Puncak, Sabtu dan Minggu,
1. Hari Sabtu:

- Pukul 09:00-11.30: Semua kendaraan hanya satu jalur ke arah Puncak. Artinya lalu lintas kendaraan dari arah Puncak menuju ke bawah yakni Jakarta dan Ciawi dialihkan.

- Pukul 15.00-17.00: Semua kendaraan hanya satu jalur ke arah bawah atau arah Jakarta atau Ciawi. Artinya lalu lintas semua kendaraan yang akan menuju Puncak dialihkan.

2. Hari Minggu:

- Pukul 09.00-11.30: Semua kendaraan hanya satu jalur ke arah Puncak. Artinya lalu lintas kendaraan dari arah Puncak menuju ke bawah yakni Jakarta dan Ciawi dialihkan .

- Pukul 15.00-18.00: Semua kendaraan satu jalur ke arah bawah atau arah Jakarta atau Ciawi. Artinya lalu lintas kendaraan yang akan menuju Puncak dialihkan.

Pick Up Pengangkut Barang Terbalik di Tol Kamal KM 27


NTMC - Sebuah kecelakaan tunggal pagi ini terjadi di Tol Kamal, Penjaringan, Jakarta Utara yang mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Sebuah pick up terbalik sehingga sempat menyebabkan kemacetan di kawasan tersebut.

"Informasi yang diterima ada kecelakaan tunggal sebuah mobil pick up yang mengangkut barang sekitar pukul 06.30 WIB di Tol sekitar Kamal arah bandara," ujar Rina, petugas Jasa Marga, Minggu (30/8/2015).

Dirinya belum mengetahui penyebab pasti hingga adanya korban luka atau meninggal dunia akibat kecelakaan ini.

"Kami masih belum mendapatkan informasi tentang adanya korban jiwa karena petugas masih di lokasi," kata Rina.

Menurutnya saat kecelakaan terjadi, kondisi jalan sempat mengalami kepadatan. Walaupun begitu, petugas Jasa Marga telah berada di lokasi untuk mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan sehingga kondisi lalu lintas saat ini sudah kembali kondusif.

"Saat ini informasi yang diterima di lokasi kecelakaan sudah tidak terlalu padat," jelasnya. 

BBM Channel

Anda Pengunjung Ke

Arsip Berita

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger