Headlines News :

Head Lines

Latest Post

Partisipasi Polres Tasikmalaya Kota Dalam Lomba Baca Puisi se-Jawa

Written By Firmansyah Djavu on Sabtu, 29 November 2014 | 15.21


NTMC - Kegiatan Festival Budaya berupa Lomba Baca Puisi se-Jawa Barat yang digelar oleh Sanggar Sastra Tasik dibuka pada Jum’at, 28 Nopember 2014 di Bundaran Adipura Tasikmalaya. Acara lomba diawali dengan karnaval budaya yang salah satunya diikuti oleh tim Polres Tasikmalaya Kota.


Acara diawali oleh sambutan dari Kapolres Tasikmalaya Kota Bapak AKBP. Noffan Widyayoko yang pada sambutannya sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan budaya di Kota Tasikmalaya, terlebih Polres Tasikmalaya Kota-pun menurunkan "tim khususnya" untuk mendukung acara tersebut.



Sementara Budayawan Nasional Kang Acef Zamzan Noor menyampaikan bahwa masyarakat suatu Kota harus mendapat sentuhan budaya agar masyarakatnya jauh dari kekerasan, anarkisme dan sikap-sikap negatif lainnya. Sementara penampilan kostum dan kendaraan hias dengan setting cerita pewayangan yang diusung tim Polres mampu menyedot perhatian dan mendapat apresiasi dan senyuman baik dari peserta lain maupun masyarakat yang dilewati oleh iring-iringan peserta karnaval.(ntmcpolri.info)

Langgar UU, Odong-odong Terjaring Ops Zebra


NTMC - Jajaran Polres Bantul mengamankan dua kereta kelinci yang mengangkut siswa taman kanak-kanak (TK) dalam Operasi Zebra yang berlangsung Jumat (28/11/2014). Kereta kelinci itu diamankan di Jalan Niten atau sebelah timur Perempatan Klodran di depan kolam renang Tirta Taman Sari, Bantul.

Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan Patroli (Turjawali) Polres Bantul, Ipda Rizal Nugra Wijaya SIK mengatakan, kereta kelinci yang melintas di jalan raya sebenarnya melanggar undang-undang (UU) lalu lintas. Selain itu, keselamatan penumpang juga tidak terjamin bila kereta mengalami kendala di jalan.

"Apalagi mengangkut anak-anak, kalau jatuh bagaimana? Lagi pula angkutan umum juga harus ada uji KIR, kereta kelinci kan tidak ada," urai Rizal di depan Mapolres Bantul, Jumat (28/11/2014).

Selain itu, sejauh ini petugas juga telah menemukan 120 pelanggar lalu lintas. Kebanyakan karena tidak memakai helm saat berkendara.

Pada Kamis (27/11), Rizal menemukan 90 pelanggar dan Jumat memperoleh 30 pelanggar. Mereka akan ditilang dan harus mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bantul pada 3 Desember mendatang.

"Lokasi operasi akan acak," ungkapnya. (ntmcpolri.info)

Tips Cara Blokir Nomor HP Sms Penipuan


NTMC - Sering mendapat SMS Penipuan yg menyatakan Anda Menjadi Pemenang kuis, SMS yg pura2 Nyasar tentang transfer uang, mama genit minta pulsa, agen pulsa super murah dst. 
Jgn dibiarkan, saat ini ada cara utk menanggulanginya :
1. TELKOMSEL Format SMS : penipuan#nomor penipu#isi SMS tipuan dan kirim ke 1166
Contoh : Penipuan#0812123456#selamat anda mendptkan 1 unit mobil Avanza dari Telkomsel poin…dst lalu kirim ke 1166.
2. XL Format SMS :
Lapor#Nomor yg di gunakan utk menipu#kasus yg di keluhkan lalu krm ke 5883.

3. INDOSAT Format SMS : SMS(spasi)Nomor pengirim SMS penipuan(spasi)isi SMS penipuan, kirim ke 726.
Jika sudah lebih dari 2 org yg melaporkan SMS penipuan, maka nomor tersebut segera diblokir secara permanen oleh operator. Layanan ini gratis.
Jika mengalami penipuan dalam “Transaksi ONLINE” cukup kirim kronologis dan No. Rekening si penipu ke
Email : “cybercrime@polri.go.id”

POLRI akan langsung bertindak dengan memblokir ATM si penipu & melacak keberadaannya untuk ditindak sesuai hukum. Share ke yg lain utk membantu mencegah maraknya penipuan dgn Modus Online.

Hujan Disertai Angin Besar, Kuningan Arah Mampang Merayap

Written By Mediaatas on Jumat, 28 November 2014 | 15.25

 
NTMC - Hujan yang disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah Jakarta, termasuk wilayah kuningan. Hal tersebut mengakibatkan, kemacetan kendaraan yang mengarah ke arah Mampang tak terhindarkan.

Pantauan di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (28/11/2014), kemacetan terjadi di jalur Kuningan menuju Mampang. Ratusan kendaraan harus berjalan dengan kecepatan sangat rendah.

Kemacetan terpantau terjadi sejak Fly Over Setyabudi. Ratusan kendaraan dari arah Menteng harus melambatkan kecepatannya.

Sementara itu, arus lalu lintas dari arah Kuningan menuju Menteng juga mulai terjadi kemacetan. Antrean kendaraan sudah mulai terjadi baik di jalur cepat maupun jalur lambat.

Hingga pukul 14.50 WIB, hujan masih mengguyur wilayah Kuningan. Namun, hujan sudah tak disertai dengan angin kencang.

Polda Bali: Tidak Ada Penanganan Yang Berlebihan Dalam Munas Golkar


NTMC - Kepolisian Daerah Bali memberikan pernyataan bahwa tidak ada pengamanan spesial yang dilaksanakan saat kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golongan Karya (Golkar) yang dijadwalkan berlangsung 30 November-3 Desember 2014 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

"Pengamanan kegiatan akan seperti pengamanan rutin saja. Tidak ada yang berlebihan," ujar Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Albertus Julius Benny Mokalu di Denpasar, Jumat (28/11).

Menurutnya, tidak perlu adanya pengamanan khusus yang dilibatkan oleh pihak kepolisian karena berdasarkan analisa dan pengamatan, situasi di Pulau Dewata aman.

Benny mengungkapkan bahwa keputusan pemberian izin munas tersebut berada di tangan Mabes Polri.

Sedangkan Polda Bali hanya sebatas memberikan rekomendasi kepada pusat dari rekomendasi polres dan polsek di kawasan Nusa Dua yang akan menjadi tempat penyelenggaraann munas.

"Keputusan dari Mabes Polri. Saya hanya bawahan Kapolri. Jadi apa yang disampaikan Kapolri akan kami laksanakan. Laksanakan tugas dengan baik dan profesional," ujarnya.

Begitu pula dengan personel, mantan Kepala Polda Bengkulu itu menyatakan bahwa tidak ada penambahan personel karena kegiatan tersebut menggunakan operasi rutin.

Namun, Benny tidak secara rinci menyebutkan jumlah polisi yang akan dikerahkan untuk pengamanan.

Sebelumnya jenderal bintang dua itu hanya menyebutkan akan menyiagakan dua per tiga kekuatan Polda Bali dari total 12.000 personel.

Menjelang pelaksanaan munas yang salah satunya mengagendakan pemilihan ketua umum partai berlambang pohon beringin itu, suasana di internal partai tersebut memanas karena terpecahnya para elit politik menjadi dua kubu.

Ban Truk Pecah, Pak Polisi Tak Berpangku Tangan

094246_banpecah
NTMC –  Melayani dan membantu masyarakat adalah salah satu tugas seorang polisi, Laku tersebut tercermin saat sebuah truk pecah ban menimbulkan kemacetan di Semanggi, Jakarta Pusat. Proses pengantian ban kendaraan itu sulit karena muatan truk itu penuh. Seorang petugas kepolisian ikut membantu pergantian ban itu.
Lantas Seorang Polisi lalu lintas mengampiri untuk ikut membantu awak truk yang sedang sibuk mencobot ban truk itu. Dengan menggunakan pipa besi panjang petugas yang mengenakan rompi kuning ini ikut mencopot ban truk bernomor polisi B 9505 ODC ini.
TMC Polda Metro Jaya, menyatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.10 WIB, Jumat (28/11/2014). Akibat peristiwa ini membuat lalu lintas di sekitar kawasan itu menjadi tersendat.
Namun belum diketahi siapa nama anggota yang bertugas saat itu dan membantu penggantian ban tersebut.

Polda Kalimantan Barat Gagalkan Aksi Penyelundupan Mobil


NTMC -  Polda Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengungkap bisnis haram penyelundupan mobil di perbatasan Malasysia dan Indonesia. Polisi memergoki para penyelundup dengan mudah memasukkan mobil dan menjualnya dengan harga miring.

"Kendaraan-kendaraan ini masuk resmi," kata Direskrimum Polda Kalbar Kombes Harry Sudwijanto, Jumat (28/11/2014).

Jadi, lanjut Harry, setelah masuk resmi itu mereka mengganti pelat nomor Malaysia dengan pelat Pontianak atau pun pelat Jakarta.

"Pelat nomor dipalsukan, pelat Malaysia diganti dan dipasang dengan pelat lokal. STNK juga fotocopy," jelas Harry.

Polisi sudah mengamankan dan menangkap sejumlah pelaku. Sejumlah mobil juga disita karena kasus penyelundupan ini.

"Ini masih kita selidiki, karena para pembeli ini mengakunya tertipu membeli mobil-mobil itu," terang Harry.

Polda Kalbar tak gentar dengan aneka isu di belakang orang-orang yang kabarnya jadi beking penyelundupan mobil ini. Pihak kepolisian juga melakukan penyamaran dalam pengungkapan penyelundupan mobil ini.

"Kami masih kembangkan kasus ini," ujarnya.

Anggota Polri dan TNI Larut Dalam Keakraban

NTMC - Keakraban terlihat antara Personel TNI AD dan Polri di Pematangsiantar dan Simalungun, keduanya menggelar olahraga bersama di Lapangan Brimob, Jalan Ahmad Yani, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Jumat (28/11/2014).
Sejumlah personel yang terlibat di antaranya dari Rindam I Bukit Barisan, Korem 022 Pantai Timur, Kodim 0207 Smalungun, Denpom I / I Pematangsiantar, Polres Pematangsiantar dan Polres Simalungun.
Kegiatan olahraga bersama itu diawali dengan joget bersama di lapangan, yang dihadiri pimpinan masing-masing kesatuan. Selain melakukan joget bersama, para personel yang bertugas di wilayah hukum Pematangsiantar dan Simalungun itu juga menggelar olahraga sepakbola, lomba bakiak, tarik tambang, gendong-gendongan dan kuda kepang.
Kegiatan ini tampak membuat personel TNI dan Polri membaur. "Sebetulnya selama ini kita saling membaur. Tidak ada masalah atau problem antara kesatuan Polri dan TNI," kata AKP Altur Pasaribu, Kepala Polsek Raya Kahean, Kabupaten Simalungun.
Sementara iutMenurut Pasaribu, kalaupun ada konflik pribadi antara personil TNI dengan Polri yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir itu bukan konflik kesatuan. "Kalau ada masalah pribadi, jangan dibawa-bawa kesatuan," tegas dia.

Hari Pertama Operasi Zebra Sebanyak 3.930 Pengemudi di Tilang

Written By fachrul rizal on Kamis, 27 November 2014 | 10.20

 


Kamis (27/11/2014), Hari pertama Operasi Zebra 2014 Direktorat Lalu lintas Polda Metro Jaya menilang 3.930 pengemudi yang melakukan pelanggaran di hari pertama Operasi Zebra Jaya. Dari angka tersebut, pelanggaran terbanyak dilakukan pemotor yang melawan arus.

Sementara total pelanggaran pada hari pertama ini mencapai 5.415 pelanggar. Dari 5.415 kasus, sebanyak 1.485 pelanggar diberikan teguran lisan.

Sementara kendaraan yang melanggar dan diberikan tilang ini didominasi motor sebanyak 2.773 kasus, kendaraan pribadi sebanyak 357 kasus, Mikrolet sebanyak 272 kasus, taksi 219 kasus, kendaraan barang 173 kasus, Metromini sebanyak 50 kasus dan bus sebanyak 80 kasus.

Dari 3.930 pengendara yang ditilang ini, polisi menyita 1 unit mobil dan 48 unit motor yang tidak dilengkapi surat-surat. Polisi juga menilang 2.349 lembar STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan SIM (Surat Izin Mengemudi).

Polda Metro Melakukan Penertiban di Jalan Tol

 


Kamis (27/11) pagi, Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya pagi hari ini pihaknya akan melakukan penertiban di Jalan Tol,sebagai bagian dari rangkaian Operasi Zebra 2014 yang sudah digelar mulai Rabu (26/11) kemarin dan akan dilaksanakan hingga 9 Desember mendatang..

Penertiban di Jalan Tol diawali dari pertemuan Tol Jagorawi dan dari Cikampek. Dimana segitia barrier yang telah dipasang diperpanjang hingga BNN

Penertiban ini dimaksudkan untuk kendaraan-kendaraan dari Cikampek yang selama ini cenderung memotong ke kiri untuk masuk ke bahu jalan, agar tetap pada posisinya. Demikian juga penertiban yang dari Jagorawi.

"Di bahu jalan juga dipasang traffickun (pembatas jalan). Ini untuk memberikan terapi kepada pengemudi untuk tidak masuk ke bahu jalan. Dan kedepan, mulai besok pelanggaran bahu jalan akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," tegas AKPB Warsinem.

Dijelaskan AKBP Warsinem, penertiban ini dilakukan dalam rangka Operasi Zebra, yang target utama penertiban adalah sepeda motor yang melawan arus, dan angkutan umum yang menaikkan dan menurunkan penumpang sembarangan, termasuk yang berhenti sembarangan.

Sedangkan untuk di jalan tol sendiri, tandasnya, diprioritaskan untuk tertib bahu jalan, dan juga sosialisasi kendaraan truk serta bus menggunakan lajur paling paling kiri atau lajur satu setelah bahu jalan.

Lokasi SIM Keliing Polda Jatim


 

1. Polrestabes Surabaya di Taman Bungkul dan Pasar Tambahrejo jam 09.00 s/d 16.00 WIB
2. Polres Sidoarjo di halaman ruko Sentra Tropodo Waru jam 08.30 s/d 12.00 WIB
3. Polres Gresik di alun-alun Sidayu jam 09.00 s/d 13.00 WIB
4. Polres Jombang di Kec Ngoro jam 08.00 s/d 14.00 WIB
5. Polres Malang di dealer Yamaha Kec. Gondanglegi jam 08.00 s/d selesai
SIM CORNER
1. Polrestabes Surabaya di PTC dan TP 1
2. Polres Sidoarjo di Giant Suncity
Jam pelayanan mengikuti jam buka mall
Khusus melayani perpanjangan SIM A dan SIM C dengan membawa KTP asli dan SIM asli

Lokasi Samsat Keliling Polda Jatim

 



1. Wilayah Surabaya di :
a. Terminal Bratang jam 08.30 s/d 12.00 WIB
b. Depan THR/TMP Kusuma Bangsa jam 08.30 s/d 12.00 WIB
c. Depan Stadion Tambaksari jam 16.00 s/d 20.00 WIB
2. SAMSAT Malang di Wisata Wendit dan Wisata Karangkates jam 08.00 s/d selesai
3. SAMSAT Jember di depan TMP Sukowono dan halaman Polsek Wuluhan jam 09.00 s/d 12.00 WIB serta di alun-alun kota dan depan Matahari Plaza jam 19.00 s/d 21.00 WIB
4. SAMSAT Madiun di depan Pasar Pagotan jam 08.00 s/d 12.00 dan utara Pasar Joyo jam 18.00 s/d 20.00 WIB
5. SAMSAT Malang Kota di Pos Bandung jam 10.00 s/d 14.00 WIB dan di Pos Mitra Satu jam 16.30 s/d 20.00 WIB
6. SAMSAT Ponorogo di pertigaan Pasar Jenangan jam 08.00 s/d 11.00 WIB dan di halaman kantor Kas Daerah jam 18.30 s/d 21.00 WIB
7. SAMSAT Jombang di Kec Ngoro jam 08.00 s/d 14.00 WIB
8. SAMSAT Trenggalek di depan Bank Jatim jam 08.30 s/d 12.00 WIB
9. SAMSAT Mojokerto Kota di simpang Klenteng Jl Letkol Sumarjo jam 08.00 s/d 12.00 WIB dan alun-alun Kota jam 19.00 s/d 21.00 WIB
10. SAMSAT Bondowoso di depan kantor Pengairan Kec Prajekan jam 08.00 s/d 12.00 WIB dan alun-alun jam 19.00 s/d 21.30 WIB
11. SAMSAT Pacitan di Kec Arjosari jam 08.00 s/d selesai
12. SAMSAT Lamongan di Terminal Ngimbang jam 08.00 s/d selesai
13. SAMSAT Blitar di Kantor Ds Nglegok dan Pasar Gawang jam 08.00 s/d 11.00 WIB serta di Pasar Srengat jam 19.00 s/d 21.00 WIB
14. SAMSAT Kediri Kota di depan Kantor Pos jam 08.00 s/d 12.00 WIB serta di Bundaran Sekartaji jam 17.00 s/d 20.00 WIB
15. SAMSAT Batu di Pos Lantas Alun-alun jam 08.00 s/d 12.00 WIB
16. SAMSAT Madiun Kota di Lapangan Gulun jam 09.00 s/d 11.00 WIB dan di depan dealer Yamaha Cahya Motor jam 19.00 s/d 21.00 WIB
17. SAMSAT Sampang di Polsek Sokobanah jam 09.00 s/d 12.00 WIB
SAMSAT Unggulan :
1. SAMSAT Corner : PTC Lt. 1, Galaxy Mall, Carrefour Rungkut, Royal Plaza Lt. 1, ITC Mega Grosir
2. SAMSAT Drive Thru : Dinas Peternakan Jl. A. Yani, depan SAMSAT

Lokasi SIM Keliling Polda Metro Jaya



 

Kamis (27/11), Lokasi pelayanan pengurusan SIM dan STNK keliling untuk wilayah DKI Jakarta,.

Jakarta Pusat, layanan SIM keliling di Thamrin City dan STNK keliling di Lapangan Banteng.

Jakarta Barat, layanan SIM dan STNK keliling di Mal Citraland Grogol.

Jakarta Selatan, layanan SIM dan STNK keliling di TMP Kalibata.

Jakarta Utara, layanan SIM dan STNK keliling di PosPol Jembatan 3 Pluit.

Jakarta Timur, layanan SIM keliling di Dealer Honda Jalan Dewi Sartika dan STNK keliling di Pasar Induk Kramat Jati.

Operasional pelayanan pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

Jabodetabek Berpotensi Turun Hujan

 


Kamis (27/11), Cuaca di wilayah Jabodetabek, hari ini berpotensi turun hujan pada siang dan sore.

Demikian disampaikan Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG

BMKG menuturkan, untuk pagi hari ini cuaca di wilayah Jabodetabek dalam kondisi berawan, dan menjelang siang cerah berawan. 

Namun di siang dan sore masih ada potensi hujan di wilayah Tangerang Selatan, yang kemudian meluas ke Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bekasi, Depok dan Bogor.

Hujan turun dengan intensitas bervariasi, dimana di Jakarta Selatan, Depok dan Bogor secara umum hujan ringan hingga sedang dan bahkan berpotensi hujan lebat terutama di Bogor. 

Sementara di Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Bekasi secara umum hujan ringan.

Himbauan Polda Jabar Selama Ops Zebra Lodaya 2014

Written By Firmansyah Djavu on Rabu, 26 November 2014 | 17.22


NTMC - Polda Jabar menggelar Operasi Zebra Lodaya 2014 selama 14 hari yang dimulai pada tanggal 26 November 2014 sampai tanggal 09 Desember 2014.

Adapun yang menjadi sasaran prioritas pada Operasi Zebra ini adalah berbagai pelanggaran yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan dan kemacetan lalu lintas, antara lain:

1. Melawan arus lalu lintas khususnya kendaraan motor (R2);
2. Kendaraan yang menggunakan rotator serta sirine bukan peruntukannya;
3. Nomor kendaraan tidak sesuai dengan spektek/aturan;
4. Aksi geng motor/balap liar;
5. Kendaraan bak terbuka bukan untuk memuat orang;
6. Pengemudi di bawah umur;
7. Angkutan umum tidak layak pakai;
8. Menaikkan serta menurunkan penumpang tidak pada tempatnya;
9. Kendaraan bus/truk kelebihan muatan baik orang/barang;
10. Memasuki jalur busway yang bukan jalurnya.


Dengan dilakukan penegakkan hukum terhadap sasaran prioritas tersebut, maka pelaksanaan Operasi Zebra ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi, yaitu :

1. Meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya;
2. Meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas;
3. Menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas;
4. Meningkatnya peran aktif masyarakat sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan;
5. Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas;
6. Terwujudnya situasi Kamseltibcar Lantas menjelang Perayaan Natal Tahun 2014 dan Tahun Baru 1 Januari 2015. (ntmcpolri.info)

Tikam Polisi, 2 Pelaku Curanmor Ditembak

NTMC - Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) membuat polisi geram. Hasilnya, satu persatu, penjahat yang meresahkan masyarakat, tumbang di tangan polisi.

Polisi kembali membekuk dua penjahat curanmor. Kali ini dua pelaku curanmor lintas kota diringkus Jatanras Polda Kaltim, Senin (24/11) malam. Keduanya adalah Budiono(29) dan Hermansyah alias Emang(25) , warga Samarinda, Kalimantan Selatan.

Selasa (25/11) siang , dua penjahat tersebut terbaring di ruang pemeriksaan Jatanras Polda Kaltim. Sesekali Budiono dan Hermansah meringis sambil memegangi kakinya masing-masing. Yaaa…dua pelaku curanmor itu baru saja disikat polisi, ditembak di kakinya.

Budiono dan Hermansah digerebek di lokalisasi Km 10 Loa Janan Kutai Kartanegara (Kukar). Saat akan diringkus, sempat terjadi keributan antara polisi dengan tersangka.

Diberi tembakan peringatan oleh petugas kepolisian namun diabaikan. Pelaku justru kabur menggunakan sepeda motor hasil curian, namun diterjang oleh polisi yang menjaga di jalanan dan sempat terjadi cekcok tersangka dan polisi. Di jalan kawasan lokalisaisi, tersangka bukannya menyerah.

Justru mengeluarkan sebuah belati dan menikan polisi, untungnya polisi menghindar, lalu tersangka kabur meninggalkan jejak.

Aparat melakukan tembakan peringatan ke-2 namun diabaikan pelaku, pada akhirnya petugas kepolisian menegaskan menembak kaki bagian betis untuk melumpuhkan tersangka. Tak ayal, Budiono dan Hermansah roboh, lalu digiring menuju RS MUIS Samarinda untuk mendapatkan perawatan medis.

Sebagian masyarakat sekitar sempat terkejut dengan adanya aski kejar-kejaran antara polisi dengan tersangka. Setelah dibalut dengan perban, tersangka dibawa menuju Polda Kaltim untuk diperiksa lebih lanjut.

Kanit Jatanras Polda Kaltim Kompol Ikhsanuddin mengatakan, Budiono dan Hermansah terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan kepada anggota polisi yang melakukan penangkapan.

“Mereka sempat melawan dengan anggota dan mengeluarkan senjata tajam jenis belati dan melakukan kejar-kejaran antara tersangka dengan anggota. Sehingga terpaksa kami tindak tegas dan beri tembakan di kakinya,” ujar Ikhsan seperti yang dilansir Balikpapan Pos.

Selain mengamankan keduanya, polisi juga mengamankan dua lembar STNK, empat unit motor hasil curian, satu senjata tajam dan satu unit kunci T dengan dua mata kunci.

Dari penangkapan Jatanras Polda Kaltim, menambah daftar pelaku curanmor yang berhasil diringkus. Dalam satu bulan ini, 7 penjahat curanmor bertekuk lutut di hadapan polisi. (ntmcpolri.info)

Berantas Pengguna Narkoba, 662 Anggota Polres Kupang Dites Urine

NTMC - Sebagai garda terdepan untuk memberantas narkoba, polisi juga harus bersih dari pengaruh benda terlarang tersebut. Sebagai salah satu upaya, Polres Kupang Kota melakukan tes urine, Senin (24/11).

Ketua Tim Pemeriksa, dr Ayu Dwi Suswati mengemukakan tes urine dilakukan untuk mengantisipasi, sekaligus ingin mengetahui apakah ada anggota polisi, sebagai pemakai narkoba.

Tim yang dikerahkan untuk melaksanakan tes urine terdiri atas empat tim, dimana dua tim melakukan pemeriksaan di Polda NTT, dan dua lainnya di Polres Kupang Kota. “Ini program dari pusat, kami hanya melaksanakan saja. Program ini dilakukan untuk mengantisipasi keterlibatan anggota polisi sebagai pengguna narkoba,” jelasnya.

Ayu menambahkan, berdasarkan catatan yang mereka terima, ada 801 anggota Polres Kupang termasuk Kapolres dan Wakapolres yang akan diambil urinenya untuk diperiksa. Namun dari jumlah tersebut, hingga pukul 10.00 wita, terdapat 469 anggota, yang sudah diambil urinenya.

“Pemeriksaannya hanya sampai jam 11. Dan yang terdaftar sudah 469. Jumlah ini akan bertambah sampai kegiatan pemeriksaan hari ini selesai. Kita maklumi karena ada banyak anggota yang belum melakukan pemeriksaan, karena masih menjalankan tugas. Untuk itu, bagi yang belum melakukan pemeriksaan, kita akan berusaha mengadakan tes urine di waktu yang akan datang,” ungkapnya.

Soal hasil tes urine, dr Ayu katakan, hasilnya pemeriksaan tersebut akan diketahui sore harinya (sore kemarin red), setelah urine diperiksa di laboratorium. “Sore ini juga hasilnya sudah bisa diketahui. Jadi siap-siap bagi mereka yang dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba, karena sanksinya pasti ada. Apalagi polisi adalah pilar utama untuk berantas narkoba” pungkasnya.

Pantauan Timor Ekspress , sekira pukul 10.30 wita, Wakapolres Kupang Kota, Kompol Julian Perdana tampak hadir untuk mengikuti tes urin didampingi Kanit Provost, Aiptu Igo Pringgodani. Informasi dari dr Ayu menyebutkan, Kapolres Kupang Kota, Musni Arifin juga akan menjalani tes urine. Data terakhir yang diperoleh, jumlah anggota yang melakukan pemeriksaan sudah mencapai 662 orang.

Kapolres Kupang, AKBP Musni Arifin yang dikonfirmasi, Selasa (25/11) mengatakan, tes urine bagi seluruh anggota di Polres yang dipimpinnya itu, bertujuan untuk mengecek dan memastikan kalau anggota Polres Kupang Kota tidak ada yang terindikasi sebagai pengguna narkoba.

Selain itu, pemeriksaan itu sekaligus merupakan fungsi kontrol bagi seluruh anggota, agar tidak pernah bermain-main dengan narkoba, mengingat banyak anggota polisi yang sangat rawan untuk tergoda dan terlibat dalam penyalagunaan narkoba. (ntmcpolri.info)

Operasi Zebra Digelar, Berikut Daftar Sanksi Tilang Bagi Pengendara

NTMC - Berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sanksi bagi pengendara adalah denda. Jumlah denda bagi pengendara yang kena Tilang bervariasi, mulai dari Rp 250 ribu sampai Rp 1 juta, tergantung bobot kesalahannya.

Berikut daftar sanksi tilang lalu lintas:
1). Pengendara yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) terancam pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta.
2). Pengendara yang memiliki SIM namun tak dapat menunjukkannya saat razia dikurung paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.
3). Pengendara yang tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor alias plat nomor terancam kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.
4). Pelanggaran syarat teknis laik jalan seperti spion, lampu utama, lampu rem, lampu mundur, pengelap kaca, bumper, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu untuk sepeda motor dan Rp 500 ribu untuk mobil.
5). Pengendara mobil yang tidak membawa ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.
6). Melanggar rambu lalu lintas terancam kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.
7). Melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.
8). Pengendara yang tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.
9). Tidak memakai sabuk keselamatan dipidana dengan kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.
10). Pengendara atau penumpang sepeda motor yang tidak mengenakan helm standar nasional (SNI) dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp 250 ribu.
11). Pengemudi yang tidak menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu dipidana dengan kurungan satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.
12). Mengendarai sepeda motor tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari dipenjara paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp 100 ribu.
13). Berbelok atau balik arah tanpa memberi isyarat lampu dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu. (ntmcpolri.info)

Hari Pertama Ops Zebra Jaya, Puluhan Angkot Ditilang


NTMC - Puluhan angkutan kota (angkot) terjaring razia dalam ‘Operasi Zebra 2014’ yang digelar di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Selatan, Rabu (26/11/2014) siang.

Wakasatlantas Polres Jakarta Selatan Kompol Yulianus FM memimpin langsung operasi ini. “Di sini kan banyak angkutan umum yang ngetem bikin jalan macet. Jadi itu yang kita tilang,” ujarnya.

Yulianus menjelaskan, Operasi Zebra difokuskan di empat titik yakni Klender, Duren Sawit, Kampung Melayu, dan Pasar Rebo. “Kita terjunkan dua puluh personel untuk di sini ditambah petugas Dishub yang membantu,” tambahnya.

Salah seorang supir angkot, Lambert, mengatakan dia ditilang lantaran SIM-nya telah ditilang terlebih dahulu di Depok. “Surat-surat saya lengkap, SIM saya sudah ditahan tadi, masa ditilang lagi di sini,” keluhnya.

Lain halnya dengan Didi, sopir angkot lainnya yang memilik surat-surat lengkap saat diberhentikan oleh petugas kepolisian. “Surat-surat saya lengkap, operasi ini bagus, kalau surat-surat kendaran lengkap kenapa mesti takut,” jelasnya.

Yulianus menambahkan, Operasi Zebra yang dilakukan di Pasar Rebo berhasil menilang 65 angkutan umum dan 1 sepeda motor. “Rata-rata mereka tidak memiliki STNK dan SIM dan ada satu angkot yang sama sekali tidak memiliki surat-surat kendaraan, jadi kita tahan,” jelasnya.

“Ini merupakan operasi sifat kondisi yang akan berlanjut ke Operasi Lilin,” pungkasnya. (ntmcpolri.info)

Ini Himbauan Boy Rafli Kepada Pengendara Yang Terkena Tilang


NTMC – Pengendara melanggar lalu lintas? kemudian ditilang….! Itu merupakan bagian dari penegakkan hukum berkaitan dengan pelanggaran lalu lintas. namun jika ada oknum anggota Polri yang meminta uang? sebaiknya pengendara ceramahi saja si Polisi ‘nakal’ itu.

Bila Polisi terima uang dari seseorang yang melakukan pelanggaran berarti Polisi melakukan suap dan korupsi. Pemberian sesuatu kepada aparat Kepolisian berkaitan dengan sebab akibat. Salah satunya, saat masyarakat terkena tilang oleh aparat Kepolisian.

Masyarakat harus mau bertanggungjawab atas kesalahan yang telah dilakukan, jangan hanya maunya praktis namun melanggar aturan yang telah ada.

“Karena tidak mau repot akhirnya masyarakat memberikan sesuatu lah yang bisa dikategorikan suap,” terang Karo Penmas Divhumas Polri.


“Sekarang kita mohon dukungan masyarakat, kalau Polisi mencoba minta uang tolong diceramahi. Dengan begitu, kebiasaan pemberian sesuatu pada aparat negara bisa dihentikan. Jadi Polisi harus amanah!! mau masuk surga, apa neraka?” ujar Brigjen Pol. Boy Rafli Amar. Tidak perlu takut dengan Polisi yang seperti itu. (ntmcpolri.info)

BBM Channel

Anda Pengunjung Ke

Arsip Berita

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger