Headlines News :

Head Lines

Latest Post

Foto Farewell Parade Kakorlantas Mabes Polri

Written By Firmansyah Djavu on Wednesday, 4 January 2017 | 19:29

NTMC POLRI - Farewell Parade Kakorlantas Mabes Polri dan serah terima Pataka digelar jajaran Korlantas Mabes Polri pada, Rabu (4-12017) di halaman gedung Madelu Korlantas Mabes Polri Jl. MT. Haryono Kav. 37-38 Jakarta Selatan.

Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM., kini resmi menjabat sebagai Kepala Korps Polisi Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri. Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM., sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat.

Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM., menjabat sebagai Kakorlantas menggantikan Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., yang kini ditugaskan menduduki jabatan baru sebagai Kapolda Sumatera Selatan menggantikan Irjen Pol. Djoko Prastowo, yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sosek Kapolri.
kakorlantas  kakorlantas
kakorlantas
kakorlantas kakorlantas kakorlantas kakorlantas kakorlantas kakorlantas kakorlantas
kakorlantas kakorlantas kakorlantas kakorlantas kakorlantas kakorlantas kakorlantas

Jabat Kakorlantas, Brigjen Pol Royke Lumowa Targetkan peningkatan Pelayanan Publik

NTMC POLRI - Kakorlantas Polri resmi dijabat Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM. Beliau menggantikan Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., yang kini menjabat Kapolda Sumatera Selatan.



Usai pelantikan di Rupatama Mabes Polri, mantan Kapolda Papua Barat ini menerangkan, salah satu targetnya di 2017 adalah peningkatan pelayanan terhadap masyarakat.

"Baik itu pelayanan di ruangan, melalui IT, sarana prasarana yang lain, SIM online. kita akan memperkecil loket pelayanan," kata Kakorlantas Mabes Polri, Rabu (4/1).

Dengan adanya sistem online kata dia, tahapan menjadi mudah. Yang biasanya harus melewati lima loket, sekarang hanya satu saja.

Disinggung soal pelanggaran, menurut dia masyarakat tidak akan berani. Apalagi sampai melakukan pemalsuan dengan tidak membayar pajak.

"Saya pikir semua akan ada sanksi-sanksinya sehingga masyarakat tidak cenderung melakukan pelanggaran," tambah dia.

Jenderal bintang satu ini juga menerangkan, PNBP (penerimaan negara bukan pajak) yang per tahun 2017 naik 100 persen juga menjadi fokus mereka dalam melakukan sosialisasi.

"Kita sosialisasikan terus ke masyarakat untuk mau membayar pajak secara ikhlas, karena pajak itu kan kembali lagi ke masyarakat. Pelayanan terhadap masyarakat harus ditingkatkan karena dana yang masuk ke negara akan kembali lagi ke pelayanan masyarakat," terang dia.

Untuk target penerimaan negara kata dia, hal itu bukan urusan dari Korlantas. "Kalau pendapatan itu kan negara ya. Kami hanya melaksanakan perintah saja, tidak mengejar target," tutup Kakorlantas.

Kapolri: Soal Kenaikan STNK dan BPKB Itu Dari Pemerintah Bukan Polri

NTMC POLRI - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan hanya mengikuti aturan perihal kenaikan biaya pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).




"Ini bukan karena dari Polri, tolong dipahami," ujar Tito di Mabes Polri, Rabu (4-1-2017).

Pemerintah mulai tahun ini menaikkan biaya pengurusan STNK dan BPKB. Menteri Keuangan Sri Mulyani, mengatakan kenaikan tarif pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dilakukan untuk memperbaiki pelayanan surat perizinan yang dilakukan Polri kepada masyarakat.

Sri Mulyani mengatakan kenaikan tarif PNBP ini merupakan kewajaran, terakhir kali tarif tersebut mengalami penyesuaian pada 2010 dan sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan terkini yang dinamis.

Penyebab pertama pengurusan STNK dan BPKB, menurutnya, karena adanya temuan BPK yang menganggap naiknya harga material untuk pencetakan STNK dan BPKB.

"5 tahun lalu segitu, sekarang sudah naik," tukas Tito.

Kedua, Badan Anggaran (Banggar) DPR menemukan hasil bahwa harga biaya pengurusan STNK dan BPKB di Indonesia salah satu yang termurah di dunia. "Sehingga perlu dinaikkan karena daya beli masyarakat juga meningkat. Sehingga bisa menambah penghasilan negara," jelas Kapolri.

Menurut Kapolri, Penghasilan negara bukan pajak dari pengurusan STNK dan BPKB akan digunakan untuk membayar harga kenaikan bahan dan menutupi harga kenaikan bahan baku STNK dan BPKB.

Selain itu, diharapkan kenaikan ini dapat memberikan sistem pelayanan yang lebih baik, yaitu sistem online. "SIM sudah Online, STNK online, BPKB online jadi orang tidak perlu pulang kampung (untuk urus BPKB dan STNK) jadi menghemat. Karena online bisa memperpanjang masanya," jelas kapolri
"Jadi dengan adanya kenaikan ini bukan hanya untuk kepentingan penghasilan negara tapi juga untuk perbaikan pelayanan kualitas mutu dari SIM, STNK dan BPKB," sambung Kapolri.

Farewell Parade dan Serah Terima Kakorlantas Baru

NTMC POLRI - Farewell Parade Kakorlantas Mabes Polri dan serah terima Pataka digelar jajaran Korlantas Mabes Polri pada, Rabu (4-12017) di halaman gedung Madelu Korlantas Mabes Polri Jl. MT. Haryono Kav. 37-38 Jakarta Selatan.



Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM., kini resmi menjabat sebagai Kepala Korps Polisi Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri. Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM., sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat.

Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM., menjabat sebagai Kakorlantas menggantikan Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., yang kini ditugaskan menduduki jabatan baru sebagai Kapolda Sumatera Selatan menggantikan Irjen Pol. Djoko Prastowo, yang dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sosek Kapolri.

Dalam sambutannya Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., menyampaikan rasa bangga dapat bekerja sama dengan jajaran Korlantas Mabes Polri, beliau juga menyampaikan permintaan maaf dan ucapan terima kasih kepada jajaran Korlantas Mabes Polri baik kepada para Dirlantas seluruh Polda di Indonesia, kepada para pejabat tinggi di lingkungan Korlantas, kepada para Brigadir anggota Korlantas maupun kepada para Pegawai Negeri Sipil atas kekurangan dan kekhilafan selama menjabat sebagai Kakorlantas.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Korlantas Mabes Polri, dan saya juga memohon maaf atas kesalahan baik kata ataupun sikap saya selama memimpin disini” ujar Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si.

Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., juga berpesan kepada seluruh jajaran polisi lalu lintas di Indonesia agar terus menjalankan program Promoter Kapolri Jendral Tito Karnavian, dan membantu sebaik mungkin kinerja kepolisian Indonesia agar lebih baik lagi memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM mengatakan akan terus menjalankan misi dan visi Polri dalam Promoter Kapolri, dan juga akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Indonesia. Beliau juga mengucapkan selamat kepada Irjen Pol. Drs Agung Budi Maryoto, M.Si., atas amanah barunya sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

"Selamat menjalankan tugas yang baru kepada Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., semoga dapat memberikan yang terbaik baik Polri di sana”. ujar Kakorlantas Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM.

Kakorlantas Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM., dalam sambutannya juga menyampaikan agar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., tidak sungkan bila ingin berkunjung ke Korlantas Mabes Polri.

"Kakorlantas lama merupakan kawan saya di Akpol, Bagi pak Agung Korlantas merupakan rumah baginya, karena sudah beberapa kali dinas di sini, jadi silahkan berkunjung kapan pun pak Agung bersedia", tutup Kakorlantas Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM.

Profil Brigjen Pol Royke Lumowa Kakorlantas Baru

NTMC POLRI -  Korps Polisi Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri, hari ini Rabu (4-1-2017) resmi memiliki Kepala Korps Polisi Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri yang baru.



Beliau adalah Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM., yang menggantikan Irjen Pol. Agung Budi Maryoto, yang kini menjabat sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

Sesuai dengan Telegram Rahasia (TR) Kapolri, Nomor: ST/2987/XI/2016 pada Senin (12-12-2016) lalu, terdapat salah satu pejabat tinggi yang dirotasi adalah Kakorlantas Mabes Polri.

Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM., sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat.

Nama Brigjen Pol. Royke Lumowa, MM., sendiri tidak asing bagi Korps Polisi Lalu Lintas Mabes Polri. Dalam daftar riwayat jabatan, beliau pernah beberapa kali menjabat sebagai Kasatlantas dan Dirlantas.

Berikut profil singkat Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM

Brigjen. Pol. Drs. Royke Lumowa, MM., lahir di Ujungpandang, Sulawesi Selatan, 16 September 1962 adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 30 Juli 2015 mengemban amanat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat.

Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM., merupakan lulusan Akpol 1987, beliau sangat berpengalaman dalam bidang lalu lintas. Jabatan terakhir beliau adalah Kepala Polisi Daerah Papua Barat.

Pendidikan Kepolisian
  • AKPOL (1987)
  • PTIK (1996)
  • SESPIM POL (2002)
  • SESPATI (2010)
Riwayat Jabatan
  • Kasat Lantas Polwiltabes Semarang (2001)
  • Kasat Lantas Polwiltabes Surabaya (2004)
  • Kapolresta Madiun
  • Wadir Lantas Polda Sumut (2007)
  • Kapoltabes Manado (2008)
  • Dirlantas Polda Sumut (2009)
  • Pamen SDE SDM Polri (2010)
  • Dirlantas Polda Metro Jaya (2010)
  • Kabagkamsel Korlantas Polri (2011)
  • Asisten Deputi Koordinasi Penanganan Daerah Konflik dan Kontigensi Kemenkopolhukam (2012)
  • Kapolda Papua Barat (2015)
  • Kakorlantas Mabes Polri (2016)

Brigjen Pol Drs Royke Lumowa Hari Ini Resmi Jabat Kakorlantas Mabes Polri


NTMC POLRI - Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Senin (12/12/2016) lalu, telah mengeluarkan surat Telegram Rahasia (TR) dengan Nomor: ST/2987/XI/2016.

Isi dalam salah satu telegram tersebut, jabatan Kepala Korps Polisi Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri yang dijabat Irjen Pol. Agung Budi Maryoto akan digantikan oleh Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat.

Sementara itu, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menempati jabatan baru sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memimpin langsung upacara serah terima jabatan Kakorlantas Mabes Polri dan Perwira Tinggi lainnya di Rupatama, Mabes Polri,  Jakarta, pada Jumat (16/12/16) lalu.

Dengan dilakukannya pergantian menjadi sebuah penyegaran dan menunjukkan bahwa organisasi itu berjalan sehat dan baik.

Hal itu juga berlaku di tubuh Polri demi kemajuan ke depannya maka rotasi sangat diperlukan.

Hari ini, Rabu (4/1/2017), Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM., akan resmi menjabat sebagai Kakorlantas yang baru.

Acara serah terima jabatan akan dilakukan di halaman gedung Korlantas Mabes Polri di Jalan MT. Haryono Kav. 37-38 Jakarta Selatan.

Rencananya berbagai rangkaian acara akan digelar guna menyambut Kakorlantas yang baru, serta melepas Kakorlantas yang lama. Mulai dari serah terima jabatan dengan pemberian tongkat komando dari Irjen Pol. Agung Budi Maryoto kepada Brigjen Pol. Drs. Royke Lumowa, MM., hingga acara pisah sambut.

Tiga Penyandang Difabel Akan Terima SIM D Dari Kapolda Jateng

Written By Firmansyah Djavu on Monday, 5 December 2016 | 15:12

NTMC POLRI - Baur SiM Aiptu Harinto bersama anggota provost memantau langsung para pemohon SIM D bagi Difabel yang sedang melaksanakan ujian praktek di Lapangan ujian praktek Mapolres Kudus Senin (5/12).



Sebanyak 20 orang penyandang cacat atau difabel mengajukan permohonan SIM D dipolres kudus dengan melaksanakan berbagai test diantaranya ujian teori atau avis.

difabel

Dari beberapa penyandang cacat atau Difabel hanya 3 orang yang memenuhi syarat.

Setelah lolos test permohonan sim D rencananya ketiga penyandang difabel akan diberikan SIM langsung oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Drs.Condro Kirono M.M.M.Hum hari rabu pada saat kunjungan kerjanya di Polres Kudus.

Hari Ketiga Pencarian Pesawat M-28 Skytruck, Polri Kerahkan Kapal Sonar Scan

NTMC POLRI - Pencarian di hari ketiga jatuhnya pesawat Polri M-28 Skytruck P-4201 di Perairan Lingga, Kepulauan Riau, Polri dan Badan SAR Nasional terus berupaya mencari korban kecelakaan tersebut.




Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul, mengatakan, pencarian para korban dimulai pukul 07.00 WIB, Senin, 5 Desember 2016.

Pencarian ini melibatkan tim gabungan kantor SAR Tanjungpinang.

"Rencananya dilakukan penyelaman di beberapa titik yang telah dicurigai terdapat bangkai atau puing pesawat. KN SAR Baladewa akan melaksanakan citra bawah laut menggunakan sonar scan," kata Martinus dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 5 Desember 2016.

Sementara itu, untuk Kapal Patroli Bisma dari Markas Besar Polri, akan ditempatkan pada center area pencarian sebagai tempat pendaratan helikopter BO P-1113.

Menurut Martinus, Asisten Operasional Kapolri Inspektur Jenderal Polisi Unggung Cahyono, bersama Kapolda Kepulauan Riau Brigadir Jenderal Polisi Sam Budigusdian melakukan pengawasan langsung operasi SAR ke Pulau Senayang.

Sementara itu, direktur Operasional Basarnas dan kepala Kantor SAR Tanjungpinang, akan berangkat ke Pulau Senayang menggunakan helikopter HR 3601 milik Basarnas.

"Rencananya di Pulau Senayang akan dibuatkan posko SAR tambahan," ujarnya.

Tiga Pria Lakukan Pungli Ditangkap Polresta Bogor Kota

NTMC POLRI - Tiga pria yang melakukan pungutan liar (Pungli) di pasar Lawang Seketeng, Kota Bogor, ditangkap polisi, Senin (5/12) pukul 06.00.



Pria bertato pelaku pungli dibekuk saat sedang menarik uang di pasar yang cukup ramai ini. “Tiga pelaku pungli bongkar muat barang dan parkir liar kami tangkap saat sedang menarik kutipan uang dari sopir,” katanya.

Bersama tiga pelaku, Kapolresta juga menyita sejumlah kupon dan uang tunai. Ke duanya dibawa ke kantor polisi, guna dimintai keterangan perihal siapa yang memerintah melakukan pungli dan kepada siapa mereka menyetor uang hasil pungli.

Kapolresta meminta agar jangan ada lagi pelaku pungli semacam itu. Ia juga mengimbau masyarakat waspada dan melaporkan ke polisi kalau ada gelagat tindak kriminal.

Dirhagahayu TNI AL ke-71

NTMC POLRI - TNI Angkatan Laut menggelar puncak peringatan HUT Armada RI di Markas Kstariaan Pondok dayung, Jakarta, Senin (5/12/2016).



Peringatan Hari Armada merupakan kegiatan untuk mengenang dan memperingati terbentuknya Armada RI sebagai tulang punggung kekuatan pertahanan negara di laut.

Kasal Laksamana TNI Ade Supandi memimpin langsung peringatan yang bertempat di Markas Komando Armada RI Kawasan Barat, Tanjung Priok Jakarta.

Acara sangat meriah mulai dari kenaikan bendera merah putih, helikopter yang membawa bendera bertuliskan Dirgahayu Armada RI dan Parade Pasukan di kapal dan sambutan dari Inspektur Upacara Kasal Laksamana TNI Ade Supandi serta Ramah Tamah.

Hadir pada kesempatan tersebut, para Pejabat Utama Mabes AL, para Pangkotama TNI Angkatan Laut, Dir Polair Polda Metro Jaya seta para undangan lainnya.

Bhayangkari Polda Sumsel Gelar Pemeriksaan Kanker Rahim Gratis Bagi Ibu-ibu

NTMC POLRI - Kepedulian akan bahaya penyakit kanker rahim yang menghantui Ibu Rumah Tangga (IRT), membuat Pengurus Bhayangkari Polda Sumatera Selatan menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk melakukan deteksi Pemeriksaan Papanicolau Smear Gratis, pada hari Kamis (01-12- 2016).



Pemeriksaan Papanicolau Smear yang dilakukan oleh tenaga ahli dokter spesialis kandungan tersebut, dibuka dan diperuntukkan kepada masyarakat umum, Bhayangkari, dan Polwan di Klinik Polda Sumsel.

Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Polda Sumsel Polda Sumsel, Rika Djoko Prastowo, mengatakan, pemeriksaan Papanicolau Smear tujuannya untuk mendeteksi apakah di dalam alat kelamin wanita ada penyakit berupa kanker rahim yang dapat menyebabkan kematian bagi penderita atau tidak.

“Sebelum diperiksa, wanita harus mengikuti proses antara lain tidak boleh berhubungan badan selama dua hari atau 48 jam, tidak mengkonsumsi obat-obatan antibiotik dan tidak dalam keadaan menstruasi,” jelasnya.

Kegiatan ini, dikatakan istri dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo ini, merupakan kerja sama antara Bhayangkari dengan BPJS Kesehatan.

Dan pemeriksaan ini diberikan secara gratis kepada ibu rumah tangga baik itu ibu-ibu Bhayangkari, Polwan dan masyarakat umum.

“Dengan pemeriksaan Papanicolau Smear atau pemeriksaan deteksi dini karker rahim atau servik sehingga dapat diketahui apakah orang tersebut mengidap kanker rahim atau tidak. Karena banyak masyarakat umum tidak tahu apa itu Papanicolau Smear, karena padahal penyakit ini dapat menyebabkan kematian,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Sumsel, Kombes Pol Soesilo Pradoto, mengatakan, saat ini ibu rumah tangga sangat rentan menderita penyakit kanker rahim.

“Jadi sasaran utama dari pemeriksaan Papanicolau Smear masyarakat umum, ibu-ibu Bhayangkari, Polwan, PNS perempuan. Dimana, sasaran utamanya perempuan yang sudah berkeluarga, karena sekitar 67 persen perempuan di Sumsel rentan terkena penyakit kanker rahim,” jelasnya.

Komplotan Begal Sadis Ditangkap Resmob Polda Metro Jaya

Written By Firmansyah Djavu on Tuesday, 29 November 2016 | 13:45

NTMC POLRI - Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku begal sadis yang kerap melancarkan aksinya di kawasan Jakarta Timur (Jaktim). Penangkapan dilakukan pada Senin 21 November 2016 setelah adanya laporan terkait dua orang menjadi korban begal.



Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto mengatakan, dua orang korban bernama Imam Masyuri (20) mengalami luka bacok di punggung, dan Rendi Hermawan (17) tewas seketika di lokasi kejadian di Jalan Raya Cipayung, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Jaktim pada 20 November 2016.

"Setelah ada laporan polisi, kemudian kita analisis rekam CCTV yang ada di sekitar lokasi, kemudian kita analisis ciri-ciri pelaku," ujar AKBP Budi di Mapolda Metro Jaya, Minggu (27/11/2016).

Dikatakan AKBP Budi, pihaknya juga menggali keterangan saksi yang sekaligus menjadi korban. Setelah dipastikan ciri-ciri pelaku, dan dicocokan dengan keterangan korban, petugas melanjutkan penangkapan terhadap komplotan pelaku yang bersembunyi di daerah Ciracas.

"Kami lakukan penangkapan di daerah Ciracas kepada pelaku berinisial BA alias B bin N (17). Pelaku sudah mengetahui ia sedang diburu petugas, makanya dia ketakutan dan bersembunyi di daerah di Ciracas," ujar AKBP Budi.

AKBP Budi menambahkan, pada saat kejadian, B melakukan pembacokan kepada korban, Imam Masyuri di bagian punggung sebanyak satu kali dengan menggunakan sebilah celurit. Selain B, ternyata ada sejumlah pelaku lainnya yaitu Revi alias Buluk dan Madont yang membacok Rendi. Sedangkan Ario, Sukun dan Tonjol mereka melakukan pembacokan terhadap Imam Maysuri.

"Sedangkan, tersangka lainnya atas nama Anoy, Usman, Muklis, Idris dan Memet juga ikut diburu karena melakukan perusakan terhadap motor korban. Para tersangka tersebut saat ini masih dalam pengejaran petugas," pungkas AKBP Budi.

Ops Zebra Krakatau 2016, Polres Lamsel Gelar Sidang Ditempat



NTMC POLRI - Polres Lampung Selatan melaksanakan Operasi Zebra Krakatau 2016 dengan memeriksa kelengkapan kendaraan baik roda dua maupun roda empat serta kendaraan bermuatan, giat tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Dikyasa Polres Lampung Selatan Ipda Yani.

Giat Ops Zebra kali ini dilaksanakan gabungan dengan Kejaksaan Tinggi Lampung Selatan, Dishub Lampung Selatan , POMAD dan POMAL, dan disaksikan langsung oleh tim suvervisi Korlantas Polri AKBP Elbin Darwin Kasubbagrenops Korlantas Polri serta dari pihak Pengadilan Negeri Lampung Selatan untuk mengadakan sidang di tempat. Pelaksanaan giat dilaksanakan di depan Polsek Natar Lampung Selatan, puluhan pengendara terjaring dalam operasi tersebut pelanggaran didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak melengkapi surat-surat, yaitu SIM maupun STNK dan tidak menggunakan helm, selanjutnya polisi melaksanakan penilangan untuk para pelanggar.

whatsapp-image-2016-11-29-at-12-58-361
whatsapp-image-2016-11-29-at-12-58-36

Menurut Ipda Yani, giat operasi zebra sidang di tempat ini dilaksanakan yang bertujuan untuk memudahkan para pelanggar agar dapat langsung membayar denda dan tidak harus menunggu sidang di pengadilan.


"Sidang ditempat ini kami maksudkan agar mempermudah para pelanggar, jadi tidak harus menunggu waktu sidang di pengadilan", tuturnya dihadapan para pelanggar, Selasa (29/11).

Dalam Ops Zebra Krakatau 2016 dengan sidang di tempat kali ini Polres Lampung Selatan berhasil menindak  sebanyak 54 perkara, dengan perincian jumlah tilang 200, terdiri dari STNK 148, SIM 41 dan R2 tanpa surat 11.

Dihimbau untuk masyarakat dalam mengendarai kendaraannya harus menyiapkan kelengkapan surat-surat, memakai helm bagi pengendara roda dua, pakai sabuk pengamanan bagi pengemudi kendaraan Roda empat. Karena Ops Zebra 2016 lebih bersifat represif atau penindakan pelanggaran.

Polri Siapkan Posko Pengamanan dan Kesehatan Jelang Libur Akhir Tahun

NTMC POLRI - Kapolri Jenderal Polisi M. Tito Karnavian memimpin kegiatan video conference 29-11-2016 diruang puldasis Mabes Polri yang dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi Mabes Polri diantaranya adalah Kadiv Humas Polri irjen Pol. Boy Rafly Amar dan para undangan dari instansi-instansi terkait yaitu Direktur Jasamarga, Menteri Perhubungan, Menteri Perdangan dan Menteri Kesehatan.

kapolri

Dalam kegiatan ini Kapolri membahas tentang pengaman natal dan tahun baru agar tercipta keamanan dan kenyaman bagi masyarakat, yaitu dengan mendirikan pos-pos pengamanan dan posko kesehatan di obyek-obyek vital dengan moto ''LIBUR HAPPY DIJAGA POLISI''.

Selamat HUT KORPRI ke 45 Tahun

NTMC POLRI - Selasa (29-11-16) dalam rangka HUT KORPRI KE 45 TAHUN seluruh personil PNS Mabes Polri mengikuti upacara yang dipimpin oleh KALEMDIKPOL Komisaris Jendral Polisi Drs Moechgiyarto SH M Hum.



Pemberian penghargaan oleh KALEMDIKPOL kepada personil PNS yang mengabdi kepada Republik Indonesia selama 10, 20, dan 30 tahun.

Upacara berjalan dengan tertib dan lancar di lapangan Bhayangkara Mabes Polri dengan tema "Bersama Korpri Meneguhkan Netralitas Dan Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Sipil Negara" maju terus KORPRI.

Ini Proses Mekanisme Pengambilan SIM/STNK via e-Tilang

Written By NTMC Blog on Thursday, 24 November 2016 | 16:17


NTMC – Korlantas Polri yang mengenalkan Program aplikasi elektronik tilang (e-tilang) sangat mengharapkan dengan adanya e-tilang bisa mengurangi praktik percaloan dan transaksi antara pelanggar dengan polisi.

Bagi para pelanggar lalulintas, ini mekanisme bila pelanggar yang ditilang oleh polisi dan ditahan SIM/STNK kendaraanya dapat mendapatkannya kembali.

Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto menjelaskan, saat pelanggar ditilang, polisi langsung memasukkan data pelanggaran dan data pelanggar ke program e-tilang. Setelah itu, polisi akan memberi tahu kepada pelanggar berapa denda yang harus mereka bayar.

Selanjutnya, pelanggar bisa membayar denda tersebut kepada Bank BRI yang sudah bekerja sama dengan kepolisian. Setelah membayar ke bank, struk pembayaran dibawa kembali kepada polisi. Setelah menunjukkan struk kepada petugas, SIM atau STNK yang ditahan bisa langsung diambil saat itu juga. Sedangkan di sistem e-tilang yang dimiliki polisi, bila pelanggar sudah membayar akan berubah warna, dari merah ke hijau, papar Agung.

Nantinya uang yang dibayarkan pelanggar ke Bank BRI langsung masuk kepada kejaksaan dan pengadilan setempat sehingga tidak ada lagi praktik pungli oleh polisi kepada masyarakat. Proses pun akan lebih cepat dan mudah. Selain itu pelanggar tidak perlu lagi mengantre di pengadilan untuk sidang. Tentunya e-tilang jawaban dari keluhan masyarakat soal percaloan saat sidang silang. Serta untuk memotong rantai birokrasi,” tutupnya.

‘e-Tilang Ops.Zebra 2016’ Ditlantas Polda Metro Sediakan Loket Bank Mobile


NTMC – Selama delapan hari pelaksanaan Operasi Zebra 2016, Kamis (24/11/2016), Polda Metro Jaya diketahui telah menilang 54.138 pelanggar. Para pelanggar yang ditilang adalah yang melakukan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalulintas.

Disamping itu, Ops. Zebra 2016 kali ini pun terkait upaya peningkatan dalam hal pelayanan masyarakat secara profesional, modern, dan terpercaya. Korp. Lalulintas Polri pun sekaligus mensosialisasikan program e-Tilang. Di mana, dalam program e-Tilang ini, masyarakat juga harus membayar denda tilang ke bank.

Mengetahui masih banyaknya pelanggar lalulintas, untuk mempercepat proses tilang dalam Operasi Zebra 2016, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan loket bank mobile BRI. Loket khusus ini mempermudah pembayaran denda tilang para pelanggar secara langsung melalui BRI.

BRI mobile tersedia di beberapa lokasi penertiban, di antaranya di Gandaria dan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto saat ditemui mengatakan, upayanya menggandeng BRI bertujuan untuk mengoptimalkan proses tilang. Untuk para pelanggar kita berikan tilang slip biru yang berarti masyarakat bisa melakukan pembayaran via bank dan kita siapkan fasilitas bank di lokasi penertiban.

“Tujuannya dalam hal ini yakni, untuk membiasakan masyarakat pelanggar menitipkan denda ke bank, sehingga petugas dengan pelanggar tidak bersentuhan langsung terutama yang berhubungan dengan masalah-masalah uang,” pungkasnya.

Silaturahmi, Wakapolri Temui Dubes Arab Saudi Bahas Peningkatan Kerjasama Keamanan


NTMC – Wakapolri Komjen Syafruddin bersilaturahmi dengan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk RI yang baru, Osamah Mohammed al-Shuibi, di kantor Kedubes Arab Saudi di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2016).

Dalam pertemuan yang tak berlangsung lama berkisar satu jam tersebut, Wakapolri Komjen Syafruddin dan Osamah Mohammed al-Shuibi selain silaturahmi turut membicarakan upaya peningkatan kerjasama dan hubungan erat yang sudah terjalin antara RI dan Arab Saudi dalam lini keamanan selama ini.

wakapolri-dubesarab

Diketahui, rencana kedepan akan terdapat pertemuan lanjutan antara kepolisian Arab Saudi dan RI terkait keamanan negara-negara dalam kaitan upaya menangkal terorisme.

“Soal keamanan ini umum, (membahas juga) masalah wisata, ekonomi. Kita tahu jutaan warga Indonesia yang pergi ke Saudi. Kita salut kepada Saudi atas keamanannya. Kita harus demikian kepada warga negara Saudi juga kepada warga negara manapun. Tapi ada perhatian khusus, sebagai bangsa yang ketimuran, yang berada,” tutur Wakapolri Komjen Syafruddin saat ditemui usai melakukan pertemuan tertutup.

Kapolda Kepri Giatkan Himbauan Ke Masyarakat Keutuhan NKRI


NTMC – Terkait dengan instruksi Kapolri, segenap jajaran Kapolda turut melakukan peningkatan himbauan kepada masyarakat akan kebersamaan dalam menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan NKRI.

Seperti yang di lakukan oleh Kapolda Kep. Riau Brigjen Pol Sam Budigusdian saat menggelar pertemuan dengan jajaran pemerintah dan tokoh masyarakat menghimbau untuk tidak mengikuti aksi demonstrasi 25 November dan 2 Desember yang rencananya akan digelar di Jakarta.

Brigjen Pol Sam Budigusdian meminta warga lebih memilih melakukan tablig akbar di Kepri. Ia pun mengajak warga dan jajaran pemerintahan untuk mengikuti acara tersebut.

“Yang jelas kami imbau seluruh masyarakat Kepri bersama-sama menjaga keutuhan NKRI. Selain itu semua elemen juga sepakat bersama-sama menjaga keamanan Batam dan sekitarnya,”, ujar Sam Budigusdian saat dikonfirmasi.

Sementara itu Mabes Polri meminta untuk masyarakat tak khawatir dengan aksi 25 November dan 2 Desember. Polri juga menjamin mengamankan kondisi dengan optimal.

“Polri dan TNI selalu siaga dan akan bertindak tegas bila ada upaya atau gerakan yang coba mengganggu ketertiban masyarakat dan memecah belah bangsa,” pungkasnya.

Kapolda menegaskan situasi di Batam dan Kepri kondusif. Namun polisi dan TNI tetap bersiaga mengantisipasi kerusuhan saat unjuk rasa.

Namun, sejauh ini Kapolda Kepri belum menerima laporan dari organisasi maupun kelompok masyarakat yang hendak akan melakukan aksi unjuk rasa.

Kapolri Giat Tingkatkan Sinergisitas Bersama Tokoh Ulama


NTMC – Diketahui pasca aksi unjuk rasa 4 November 2016, Kapolri Jenderal Tito Karnavian terus melakukan aktivitas giat safari istighosah kepada para tokoh ulama dan muslim.

Aktivitas giat safari istighosah yang dilakukan Kapolri Jend. Pol. Tito Karnavian tersebut bertujuan untuk meningkatkan sinergisitas dan kerja sama dengan ulama dan umara terkait pembahasan isu yang berkembang saat ini pun.

Kapolri Tito ngin membuka ruang komunikasi yang lebih baik dengan bermaksud meminimalisir miss komunikasi dan mempercepat langkah-langkah penyelesaian didalam suatu masalah.

Safari istighosah Kapolri memanglah dirasa penting lantaran kini banyak isu yang memang harus membutuhkan pengelolaan dengan baik dan dikomunikasikan dengan para ulama.

Tak hanya menjalin kerja sama dalam menggarap isu dan berkomunikasi, Kapolri menyadari penuh ulama merupakan panutan umat. Banyak hal yang bisa dititipkan melalui ulama terkait kondisi saat ini.

Seperti halnya terkait dengan masalah radikalisme, narkoba, dan lain-lain hal yang dapat menyebabkan umat beragama terbawa dalam berbagai pelanggaran hukum.

Diharapkan dengan meningkatkan kembali ikatan kerja sama, para tokoh ulama dan umara setidaknya dapat turut andil menyampaikan pesan kepada umat untuk mewaspadai segala pengaruh buruk yang mengancam Indonesia.

BBM Channel

Anda Pengunjung Ke

Arsip Berita

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger