Headlines News :

Head Lines

Latest Post

Sempat Tertutup Longsor, Jalur Cadas Pangeran Sumedang Kembali Normal

Written By Firmansyah Djavu on Saturday, 24 September 2016 | 14:24

NTMC POLRI - Jalur kendaraan di Cadas Pangeran Sumedang kembali tertutup longsor pada Jumat malam kemarin, 23 September 2016. Namun, saat ini jalur itu sudah bisa dilalui kembali.


“Longsoran dan pohon tumbang kayak kemarin, tapi sekarang sudah lancar,” kata Kepala BPBD Sumedang Ayi Sabtu dinihari, 24 September 2016.
Ayi mengatakan longsor itu terjadi disebabkan oleh hujan deras. Lokasi tepatnya berada di Pasir Ucing, Sumedang. Polisi lalu mengumumkan penutupan jalur yang melalui Cadas Pangeran itu dan mengalihkan lalu lintas ke jalur alternatif, salah satunya Citali-Rancakalong.
Polisi juga sempat memasang rambu yang memberi tahu penutupan jalur yaitu di Kadipaten Majalengka, di Pertigaan Kenanga Sumber Cirebon dan pemasangan rambu di pertigaan Palimanan agar tidak melalui Cadas Pangeran.
“Ada beko, terus ada dari TNI, Polri, masyarakat, BPBD, Satpol PP dan lainnya. Sekarang jalur sudah dibuka lagi,” ujar Ayi.
“Korban nggak ada, cuma lalu lintas saja yang sempat ditutup,” imbuhnya.
Longsor di Cadas Pangeran itu sebelumnya juga terjadi pada Rabu lalu. karena hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumedang sejak sehari sebelumnya. Longsor itu sempat mengakibatkan arus lalu lintas dari Sumedang menuju Bandung lumpuh total, hingga akhirnya kembali normal.

Mendapat Kenaikan Tipologi Kombes Krisna Murti Dimutasi Ke Mabes Polri

NTMC POLRI - Penarikan Kombes Krisna Murti ke Mabes Polri dinilai masih muda untuk penyandang pangkat Brigadir Jenderal atau bintang satu. Oleh karenanya pemindahan ini didasarkan kenaikan tipologi Polda Lampung menjadi tipe A.


“Polda Lampung saat ini naik menjadi type A l, maka Wakapolda akan menjadi jabatan untuk (Jenderal) bintang 1 (Brigjen Pol)” kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar, Sabtu (24/9/2016).
“Pak Krisna angkatan 91, dinilai tim Wanjak masih junior, jadi jabatan tersebut diberikan kepada yang lebih senior,” sambungnya.
Boy menambahkan, kenaikan tipologi Polda Lampung ini sudah resmi. Selain alasan itu, mutasi Krishna ke posisi Kabagkembangtas Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri untuk membantu pelaksanaan Sidang Umum Interpol di Bali.
“Yang kedua, dengan pengalamannya di PBB, internasional, beliau tepat untuk membantu Divisi Hubinter dalam menghadapi Sidang umum Interpol November nanti,” urainya.

Rayakan HUT ke-61 Polantas, Polres Banyuwangi Gelar Sunatan Gratis

NTMC POLRI Peringati HUT ke-61 Polantas sebanyak 33 anak kurang mampu usia di bawah 11 tahun mengikuti sunat massal yang digelar Polres Banyuwangi, Sabtu (24/9/2016).


Erangan dan tangisan membuat suasana menjadi terkesan mencekam, namun
sebetulnya bukan rasa sakit yang membuat tangis para peserta sunatan massal. Rasa tegang bercampur takutlah yang menyebabkan mereka berteriak dan menangis.
Kasatlantas Polres Banyuwangi AKP Samirin mengatakan namanya juga anak-anak, wajarlah begitu. Kan dulu kita juga sama. Malah dulu lebih tegang pakai alat tradisional. Sekarang perkembangan medis kian maju. Habis disunat bisa langsung pakai celana, lalu jalan-jalan, katanya.
Tak hanya sunat massal gratis, kata Samirin, semua peserta mendapat bingkisan sarung, baju koko, kopiah, tas serta sejumlah uang. Para peserta diikuti anak-anak di seluruh Kabupaten Banyuwangi. Masing-masing polsek mengirimkan satu orang perwakilan peserta untuk disunat.
“Seluruh peserta hadir diantar orang tua dan anggota polisi. Rata-rata yang ikut kegiatan ini adalah anak-anak kurang mampu,” papar Samirin.
Selain kegiatan sunat massal, rangkaian HUT ke 61 Polantas di Polres Banyuwangi juga diisi kegiatan sosial lainnya. Antara lain pemberian air bersih di wilayah Kecamatan Wongsorejo, pemilihan Duta Lalu Lintas dan Sosialisasi peraturan Lalu Lintas ke anak usia dini.

Penyebar Selebaran Akun FB Penghina Islam Ditangkap

NTMC POLRI - HBR (62), seorang pelaku penyebarluasan akun Facebook (FB) yang berisi penistaan agama Islam milik Toni Darius Sitorus, diamankan di rumahnya di Jalan DR Payungan Dalimunthe, Kampung Tobat, Kota Padangsidimpuan.
 
Selain itu, salah seorang penarik becak bermotor berinisial RN (32), warga Jalan DR Payungan Dalimunthe, Gang Mesjid, Tano Bato, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, juga diamankan.
Kapolres Tapsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rony Samtana mengatakan, penangkapan HBR karena nekat melakukan penyebarluasan fotokopi akun FB milik Toni Darius Sitorus, yang berisi tentang penistaan agama Islam. “Mereka diserahkan oleh TNI dan diserahkan kepada kami,” ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, HBR menyebar fotokopi tersebut di sejumlah warung di Kota Padangsidimpuan. Warung-warung tersebut adalah satu warung di Simpang Ikip, dua di Kampung Salak, satu warung di Sigiring-Giring, Adabiah, Pangkal Dolok, dua warung di Tano Bato, dua warung di Kampung Tobat, warung depan gudang pupuk Pusri, dan satu warung di Simpang STKIP, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.
“Dia hanya bertugas untuk wilayah Kecamatan Padangsidimpuan Utara,” ujarnya, Jumat (23/9/2016).
Saat ini keduanya sedang diperiksa secara intensif di Mapolres Tapsel. Dia menjelaskan, HBR mencoba untuk memprovokasi warga Kota Padangsidimpuan, sehingga ikut-ikutan dalam kasus bentrok warga Aek Badak Huta Pardomuan, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapsel, dan Sihepeng, Kabupaten Madina.
“Sekarang, kami sudah mendatangi warung-warung tempat penyebaran selebaran itu.”
Dia berharap kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan kepentingan sejumlah oknum itu.
Sementara itu, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi akan adanya isu-isu yang merusak keamanan di wilayah Tapsel. Menurutnya, masyarakat harus bersatu untuk melawan oknum-oknum yang sengaja merusak persatuan di Tapsel khususnya dan Tabagsel pada umumnya.
“Saya mengimbau agar tidak terprovokasi, karena ada yang ingin merusak tatanan kehidupan di Tapsel saat ini,” tegasnya.

Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Korban Banjir Bandang di Garut

NTMC POLRI - Tim SAR gabungan memperluas lokasi pencarian korban banjir bandang di Kabupaten Garut. Sebelumnya, pencarian hanya dilakukan di tiga lokasi, yaitu Lapangan Paris hingga Kecamatan Wado dan Waduk Jatigede.

“Pencarian korban dibagi menjadi lima lokasi, yaitu Lapangan Paris, Aliran Sungai Cimanuk, Waduk Jati Gede, Cimacan, dan Leuwi Daun,” ujar Koordinator Humas dan Protokoler Basarnas Jawa Barat, Joshua Banjarnahor, Sabtu 24 September 2016.
Akibat banjir bandang itu, sebanyak 380 rumah musnah dan rusak parah karena diterjang arus. Selain rumah, banjir juga merusak fasilitas pelayanan umum, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet dan Panti Sosial Tresna Werdha Jiwa Baru di Tarogong Kidul.
Musibah ini terjadi saat air mulai masuk dan menggenangi rumah-rumah penduduk pada Selasa malam, 20 September 2016, sekitar pukul 23.00 WIB. Sebagian warga berhasil selamat, lantaran mereka berusaha memanjat atap rumah atau pohon tinggi.
Warga yang terkena dampak banjir bandang di Kampung Sindangheula sebanyak 71 kepala keluarga, dua orang di antaranya meninggal. Sebanyak 11 rumah rusak berat, sedangkan dua rumah lain mengalami kerusakan sedang. Korban ditampung di tempat pengungsian dan rumah-rumah kerabat terdekat.
“Sampai dengan hari keempat, jumlah korban meninggal mencapai 30 orang. Sedangkan untuk orang hilang mencapai 22 jiwa,” ungkap Joshua.

Kapolri Tinjau Banjir Bandang Garut dan Serahkan Bantuan ke Pengungsi

Written By fachrul rizal on Friday, 23 September 2016 | 12:48

 kapolri
NTMC POLRI - Setelah melantik Perwira Polri  Jenderal Tito Karnavian mengunjungi lokasi pengungsi banjir bandang Garut, Jawa Barat. Selain memberikan bantuan ke korban, Tito juga memerintahkan Kapolda Jawa Barat Irjen Bambang Waskito untuk mencari akar permasalahan terjadinya banjir.

"Apakah memang karena alam, atau karena faktor lain. Penanganan dapat dilakukan antara lain melalui reboisasi atau apabila ada illegal logging kita lakukan penindakan atau penegakan hukum," kata Tito dalam keterangannya hari ini.
Titik pertama yang ditinjau Tito adalah Posko Penampungan Pengungsi Bencana Alam Banjir di Makorem 062/Taruma Negara, Garut, Jumat (23/9/2016). Dalam kesempatan itu, Kapolri didampingi Kabaharkam Polri, Kadiv Humas, Karo Dalops Sops Polri, Kapolda Jabar dan pejabat utama Polda Jabar.

Ada 175 orang pengungsi di lokasi itu. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada 1 orang personel perwakilan dari anggota TNI Asrama Korem 062 Taruma Negara yang terkena musibah dan 2 warga Desa Cimacan, Tarogong Kidul.
Dari lokasi itu, Kapolri dan rombongan bergerak melakukan peninjauan di Rumah Sakit Guntur Garut untuk mengunjungi korban. Setelah itu, Tito menuju Posko Bencana Lapangan Paris Garut di Polsek Tarogong Kidul, untuk meninjau kondisi Polsek Tarogong Kidul.

Setelah menerima Paparan dari Kapolres Garut, Tito lalu memberikan bantuan berupa 2 unit mobil doubel cabin, 5 sepeda motor trail kepada Kapolres Garut, dana operasional banjir kepada Kapolsek Tarogong Kidul dan Danramil Tarogong serta 5 truk sembako dan selimut kepada ibu warga korban banjir.

Kapolri: Pilgub DKI Jadi Barometer, Jangan Ada Black Campaign dan Isu SARA

 kapolri-jenderal-tito-karnavian-q_20160722_112827
NTMC POLRI - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Metro Jaya yang baru Irjen M Iriawan untuk mengamankan Pilkada serentak. Tito berharap tidak ada kampanye negatif dan isu SARA dari kubu para pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta yang akan bertarung.

"Saya berharap Jakarta, saya minta semua pihak untuk menjadi barometer untuk pemilu yang demokratis di Indonesia. Kalau Jakarta ini demokratis maka otomatis menjadi etalase bagi (daerah) yang lain," kata Tito di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2015).

Oleh karena itu, Tito mendorong semua pihak dan stakeholder mulai dari KPU, Panwaslu, para pasangan calon, aparat keamanan, media dan masyarakat untuk mendorong dan mendukung demokrasi yang betul-betul sehat di Jakarta.

Tito mengatakan, Indonesia sudah hampir 18 tahun berdemokrasi di era reformasi. Karena itu, Tito mengajak kepada semua untuk berdemokrasi secara sehat dengan tidak menghalalkan segala cara termasuk memakai kekerasan dan lainnya.

"Tidak perlu juga ada isu-isu yang black campaign seperti masalah suku, agama, ras dan lainnya. Kita semua sama. Kita adalah masyarakat yang berdemokrasi dan egaliter," ujarnya.

"Siapapun memiliki kesempatan yang sama sebagai WNI untuk mengajukan dirinya. Tolong masalah isu-isu yang sensitif enggak usah diangkat. Lebih baik lihat calon berdasarkan kinerjanya," sambungnya.

Selain itu, Tito menuturkan, Aceh termasuk relatif rawan dalam pilkada serentak nanti. Untuk pengamanan, Tito mengatakan, pihaknya sudah bekerjasama dengan instansi terkait seperti KPU, Panwaslu, TNI dan instansi lain.

"Di sana (Aceh) cukup banyak paslon dan daerah itu adalah daerah yang ada konflik, potensi konflik otomatis kita akan memberikan pengamanan ekstra di sana," urainya.

Irjen Iriawan: Pengamanan Pilkada Nomor Satu

 kapolda
NTMC POLRI - Irjen Muhammad Iriawan resmi menjabat Kapolda Metro Jaya. Menurutnya, soal pengamanan Pilkada serentak DKI Jakarta merupakan fokus utama di awal kepemimpinannya tersebut.

"Persiapan pengamanan pengamanan Pilkada, itu nomor satu. Harian biasa saja. Tentunya itemnya ada semua. Maka kami akan dalami secara seksama," kata Iriawan di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2016).

Iriawan menuturkan, tantangan tugas Polda Metro yang paling berat adalah pengamanan Pilkada. Iriawan mengaku jajarannya akan 'all out' dalam penanganan Pilkada wilayah Jakarta termasuk mengantisipasi konflik dan kerusuhan.

"Intinya bagaimana, suksesnya Pilkada tersebut, kalau Ibu kota aman terkendali, itu barometer dari Pilkada secara keseluruhan," ujarnya.

Soal titik-titik rawan konflik, Iriawan mengatakan pihaknya akan menggelar paparan lengkap dari masing masing pejabat utama Polda. Seperti meminta analisa intelejen, Kepala Biro Operasi dan Polres-polres.

"Saya akan dalami, saya mohon waktu. Nanti pada saatnya setelah saya memahami betul polanya. Meski begitu sudah disiapkan operasi tesebut. Kami akan cek ke lapangan. Setelah ini kami akan ke KPU untuk melihat proses pendaftaran para calon," sebutnya saat ditanya apa strategi pengamanan Pilkada.

Selain itu, Iriawan mengatakan akan melanjutkan program kontrol media sosial untuk mengurangi isu sara yang sudah diluncurkan Kapolda sebelumnya.

"Kami lanjutkan, itu perintah Kapolri kepada saya, akan kita galakkan berkaitan kontrol media sosial. sambil jalan, kami akan terus bekerjasama dengan temen-temen, bantu saya ciptakan situasi kamtibnas di Polda Metro bisa kondusif," urainya.

Kapolri Lantik 5 Perwira Tinggi Polri

 Kapolri Pelaku Bom Bunuh Diri Polres Solo Tak Sendirian
NTMC POLRI - Kapolri Jenderal Tito Karnavian Hari ini melantik lima perwira tinggi Polri yang menempati jabatan baru. 

Upacara pelantikan digelar di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2015). Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolri.

Berikut nama-nama Perwira Polri yang dilantik oleh Kapolri :
1. Irjen Muhammad Iriawan sebagai Kapolda Metro Jaya
2. Irjen Moechgiyarto sebagai Kalemdikpol
3. Brigjen Bambang Sunarwibowo juga dilantik sebagai Asrena Kapolri
4. Komjen Wachyunadi yang kini menjabat Sekretaris Utama Lemhanas\
5. Brigjen Rio Septianda Djambak sebagai Kapolda Aceh

Selain pejabat utama Mabes Polri, pelantikan ini juga dihadiri Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal (Pol) Budi Gunawan dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.

Ibu Pembuang Bayi dalam Kaleng Cat di Bogor Ditangkap

 kriminal
NTMC POLRI - Jajaran Polsek Cigudeg menangkap pembuang bayi perempuan dalam kaleng cat di WC umum dekat masjid di Kampung Urug Tonggoh, Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ibu bayi berinisial NC (23) itu menjalani pemeriksaan.

Dia ditangkap kepolisian setempat Kamis 22 September 2016, setelah 14 jam melakukan penyelidikan.

"Pelaku masih dimintai keterangan," ujar Kanit Reskrim Polsek Cigudeg AKP Asep Saepudin, di Bogor, Kamis 22 September 2016.

Perempuan tersebut mengakui, bayi yang meninggal dalam kaleng cat dan dibuang di WC umum dekat masjid itu anak hasil pernikahannya dengan JJ (25). "Motifnya sedang kami dalami," ujar AKP Asep.

Dari hasil keterangan JJ, istrinya memang tengah mengandung. Namun, JJ tidak mengetahui jika istrinya itu sudah melahirkan karena sebelumnya tidak ada tanda-tanda seperti umumnya ibu mau melahirkan.

"Suaminya baru tahu keesokan harinya setelah ramai ada penemuan mayat bayi," terang AKP Asep.

Warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor digegerkan penemuan jasad bayi dalam kaleng cat berukuran 5 kilogram di WC umum dekat masjid, Rabu 21 September 2016.

Polisi yang menerima informasi tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan. Dibantu aparat pemerintah desa dan warga setempat, pihaknya mendata warga di sekitar tempat kejadian.

"Dari informasi warga kami menemukan titik terang dan berhasil mengamankan pelaku," ujar AKP Asep.
Sementara, jasad bayi yang masih berusia satu hari itu dikembalikan ke pihak orangtua untuk dimakamkan setelah sempat dibawa ke RSUD Leuwiliang.

Lalu Lintas Jakarta dan Sekitarnya Padat Jumat Pagi Ini

 LALU LINTAS JAKARTA
NTMC POLRI - Kondisi lalu lintas Jakarta dan sekitarnya terpantau padat pagi ini. Kondisi ini terpantau di Tol Dalam Kota arah Kuningan, traffic light Dukuh Bawah arah Karet, dan Kapuk Raya arah Pluit.

Selain itu, kepadatan arus lalu lintas juga terpantau di Tol Rawamangun arah Cawang, Jalan Kartini arah Jalan Dewi Sartika, dan sekitaran interchange Cawang.

Peningkatan volume kendaraan juga terpantau di sejumlah ruas jalan imbas adanya kendaraan yang mengalami gangguan. Seperti terpantau di Tol Dalam Kota jelang exit Tol Semanggi, Tol JORR Jagakarsa Km 21 arah Kampung Rambutan dan Tol Bekasi Km 14 arah Cikampek.

Berikut kondisi lalu lintas selengkapnya, Jumat (23/9/2016).

07.20 Lalu lintas traffic light Srengseng, situasi dari Joglo arah Pengumben terpantau ramai cenderung padat
07:01 Lalu lintas dari Alam Sutera menuju Serpong padat
07:00 Lalu lintas di Tol Wiyoto Wiyono (Rawamangun arah Cawang) padat
06.55 Truk B 9449 WZA gangguan di Km.27 Tol JORR layang Jagakarsa arah Kampung Rambutan
06.52 Kecelakaan di KM 07.800 Tol Priok arah Cawang melibatkan Avega B 1071 UZM dg Pick up B 9347 UAJ
06.49 Lalu lintas Simpang Apotik Jalan Kartini Arah Jalan Margonda dan Jalan Dewi Sartika terpantau Ramai cenderung padat
06.45 Kontainer mogok di Km 14 Tol Bekasi arah Cikampek lalin tersendat
06:27 Lalu lintas dari Kapuk Raya arah ke PIK dan Pluit padat
06:26 Lalu lintas di sekitaran interchange Cawang padat
06:26 Lalu lintas di Tol Jagorawi arah ke Bogor ramai lancar
06:25 Lalu lintas di Tol Dalam Kota dari Pancoran arah ke Kuningan padat
06.25 Lalu lintas di lampu lalu lintas Dukuh Bawah arah Karet, situasi terpantau ramai cenderung padat
06.10 Truk B 9462 IY alami gangguan jelang di Tol Dalkot jelang exit Semanggi (depan Kantor Pajak) menunggu storing

Puncak HUT Lalulintas ke-61 Berlangsung Sederhana Dan Meriah

Written By NTMC Blog on Thursday, 22 September 2016 | 13:34

NTMC - Puncak perayaan HUT Lalulintas ke-61 yang berlangsung dengan sederhana dan meriah telah berjalan lancar dan khidmat. Puncak perayaan digelar di Lapangan Parkir Timur JCC Senayan, Jakarta, Kamis, (22/9/2016) pagi pukul 07.00 - 10.00 WIB.

Sebelum menuju puncak perayaan, pukul 06.00 - 07.00 WIB para ibu-ibu Bhyangkara dengan mengenakan seragam berwarna pink, serta Polwan Korps Lalulintas Polri berpakaian dinas tersebut turun kejalan kawasan asia afrika menyapa para pengendara dijalan raya sambil memberikan sekuntum bunga mawar serta air mineral water.

 
Ibu Kakorlantas Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, Winny Charita dengan ramah menyapa serta menghimbau para pengendara agar tertib berlalulintas. Usai dari itu, para Ibu-ibu Bhayangkara dan juga lainnya langsung menuju pusat perayaan di Parkir Timur Senayan.

Sejumlah karangan bunga ucapan selamat pun turut menghiasi acara, antara lain Karangan bunga dari Direksi Jasa Raharja, Pt. Dharma Persada, Asuransi Bhakti Bhayangkara, Wakapolda Metro, Polda Metro.


Dalam acara turut dihadiri langsung oleh Kakorlantas Polri beserta istri, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian beserta Istri Tri Suswati, Irjen Pol Mochgiyarto, Dir Jasa Raharja, Dir Perhubungan, seluruh Jajaran Korps.Lalulintas Polri, Sabhara, Brimob, Dirnarkoba, Direskrim, Polisi cilik, Komunitas Motor, Media dan Masyarakat.


Sejumlah atraksi Kehebatan Polisi Wanita mengendarai Moge, Polisi Sepatu Roda, hingga Polisi Cilik pun meriahkan suasana.


Tak hanya pertunjukkan atraksi, Kakorlantas dan Kapolri pun memberikan sejumlah apresiasi berupa reward kepada sejumlah Anggota Polantas yang berprestasi.

Acara pun diakhiri dengan tumpengan serta doa bersama.

"Selamat HUT Korps.Lalulintas Polri. Ditubuhmu, masyarakat berlindung. Dibahumu, masyarakat bersandar, Ditanganmu, masyarakat mempercayakan." 

Puncak Perayaan HUT Lalulintas ke-61, Ibu Kakorlantas Sapa Masyarakat


NTMC - Sebelum menghadiri puncak perayaan HUT LALULINTAS ke-61 yang diselenggarakan di Parkir Timur JCC Senayan, Kamis (22/9/2016).

Ibu-ibu Bhayangkari dari Korps Lalu Lintas Polri beserta Polwan Korps Lalulintas Polri yang dipimpin langsung oleh Kakorlantas Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto mengadakan kegiatan mendekatkan diri kemasyarakat Jakarta di pagi hari.

Aksi mendekatkan diri dilakukan dengan membagikan sekuntum bunga mawar yang melambangkan tanda cinta Kepolisian Lalulintas RI kepada para pengendara dijalan raya serta sebotol Air mineral water.

Di tengah padatnya arus lalulintas di Jalan Asia-Afrika, Jakarta Pusat, Para istri anggota polisi dengan mengenakan pakaian warna merah muda, membagikan mawar merah dan mawar putih.

Istri dari Kakorlantas Irjen Agung Budi Maryoto, Winny Charita mengatakan, hari ini mereka memberikan kontribusi dengan membagikan mawar di jalan dan menyapa masyarakat.

Istri Kakorlantas Irjen Agung Budi Maryoto, Winny Charita saat kegiatan menyampaikan hal terkait dengan tema HUT LALIN ke-61 tahun ini yakni September Ramah, berarti setiap petugas atau anggota Polri di manapun, mau di jalan, loket pelayanan, kita harus tingkatkan pelayanan. Dan harus dituntu untuk lebih ramah ke semua masyarakat yang ingin berhubungan seperti mengurus perihal lantas".

Sementara Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto mengimbau seluruh jajaran polantas di seluruh Indonesia introspeksi terhadap kekurangan dalam memberikan pelayanan. Sedangkan anggota Polantas yang melakukan pelanggaran akan kita berikan punishment dan yang melayani dengan prestasi kita berikan reward.

Pihaknya berharap kepada anggota polantas yang berprestasi bisa menjadi role model (panutan) bagi anggota polantas lainnya.

"Yang berprestasi inilah polisi yang jadi panutan, kalau yang bersangkutan misalnya sampai malam masih membantu masyarakat dan melayani secara humanis itu yang harus dijadikan contoh sehingga terjadi role model yang menular secara positif,"pungkasnya.

‘Go to Campus’, Kakorlantas Polri Semangati Kaum Muda Bangun Budaya Tertib Berlalulintas

Written By NTMC Blog on Tuesday, 20 September 2016 | 16:54

 NTMC – Dalam semangat mewujudkan masyarakat tertib berlalulintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat betapa pentingnya keselamatan dalam berkendara, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto terjun langsung sambangi mahasiswa Politeknik Negeri Batam, Selasa(20/9/2016) pagi tadi guna memberikan Pendidikan serta membangun budaya tertib berlalulintas


Korlantas Polri bersinergi bersama Instansi Jasa Raharja melakukan Go to Campus. Dalam Go to Campus kali ini, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto selain menjadi pembicara guna memberikan ilmu langsung kepada seluruh peserta (mahasiswa), Kakorlantas pun mengadakan pressconfrence serta menyematkan sejumlah Pin Pelopor Keselamatan Berlalulintas ke sejumlah Mahasiswa.


Kakorlantas berharap para kaum muda khususnya mahasiswa yang berpendidikan harus mampu turut andil menjadi penggerak dalam membangun suatu budaya yakni budaya tertib berlalulintas.



Kapolri Tito Resmikan Penambahan Fasilitas Kesehatan RS.Bhayangkara Polri

NTMC -  Kapolri Jenderal Tito Karnavian akhirnya meresmikan beberapa fasilitas kesehatan baru di Rumah Sakit Polri Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (20/9/2016).

Peresmian beberapa fasilitas kesehatan baru di Rumah Sakit Polri Said Sukanto dibangun untuk meningkatkan kualitas kedokteran dan kesehatan bagi anggota Polri dan masyarakat.

Diketahui, RS Polri Said Sukanto mendapat tambahan beberapa fasilitas kesehatan, di antaranya gedung rawat inap utama, gedung MCU dan Rawat Inap dr Cholid S dan gedung instalasi kedokteran forensik serta pengembangan ruang pelayanan IGD, MRI dan ruang operasi bedah jantung.

RS Polri Said Sukanto yang memiliki jaringan sebanyak 45 RS Bhayangkara se-Indonesia juga diharapkan turut membantu pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat seperti halnya melalui kegiatan bakti sosial dan donor darah.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian usai peresmiannya, menyampaikan "Acara ini adalah peresmian peningkatan rumah sakit Polri. Kenapa? karena kita ingin agar RS Polri ini fungsi kedokteran dan kesehatan (kedokkes) betul-betul bisa dikembangkan,".

Pembangunan sejumlah fasilitas tambahan diharapkan mampu memenuhi beberapa fungsi kesehatan. Selain memberikan fasilitas kesehatan yang berkualitas untuk anggota Polri, pembangunan fasilitas tambahan ini juga untuk peningkatan tugas kepolisian.

"Karena minimal ada 4 kegunaannya, yang pertama adalah untuk memberikan fasilitas kesehatan kepada 430 ribu anggota polri. Selain itu juga untuk menunjang layanan forensik saat terjadi bencana alam, kasus pembunuhan, dan membantu tugas kepolisian di bidang reserse. Yang kedua, fungsi dokkes ini adalah fungsi bantuan teknis, karena ada forensiknya lain-lain yang dibutuhkan. Dalam rangka meningkatkan tugas fungsi kepolisian," jelas Tito.

Fungsi lainnya adalah untuk menjadi soft weapon dalam menangani gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). "Jadi tidak cukup responsif saja tapi juga harus represif dengan cara mendekat pada komunitas-komunitas masyarakat," ungkap Tito.

Atas peresmian ini, Tito berharap pembangunan tersebut dapat menghilangkan kesan buruk di tengah masyarakat lantaran dahulu segilintir masyarakat kerap mengatakan bahwa berobat di RS Polri tidak sembuh-sembuh. Atau dikasih obatnya sama saja, terang Tito.

"Polri yang punya jaringan kedokteran di sebanyak 45 RS Bhayangkara se-Indonesia, perlu dikembangkan secara serius agar kualitas kesehatan masyarakat bisa meningkat. Lebih jauh Tito pun berharap RS Polri kedepannya mampu memiliki kualitas yang setara dengan rumah sakit pemerintah dan swasta dalam melayani kepentingan kesehatan masyarakat.

"Kami harapkan RS Polri bisa jadi RS yang bagus, profesional, rujukan seperti RS-RS lainnya yang dinilai baik oleh masyarakat," tutup Tito.

Anggota Polwan Siapkan Performance Voice Untuk Perayaan HUT Lalulintas ke-61 Di Cibubur

NTMC – Dalam persiapan menyambut HUT Lalulintas ke-61 pada tanggal 22 September 2016 yang akan digelar di Taman Lalulintas Saka Bhayangkara Cibubur, sejumlah anggota Polwan cantik Korps.Lalulintas Polri mengadakan latihan voice di gedung NTMC POLRI, Jl. MT Haryono, Jakarta Selatan, (20/9/2016).

Dalam latihanyang sederhana, Kelima Polwan cantik ini mempersiapkan sejumlah lagu yang akan dibawakan pada acara HUT Lalulintas ke-61 dengan diiringi sebuah alat musik organ.

Polwan yang turut dalam latihan ini antara lain, Bripda Anggun, Bripda Nova, Bripda Dela, Bripda Denada, Bripda Nazeli. Kelima anggota polwan tampak serius berlatih memperhatikan instruktur voice.

Latihan yang secara sederhana tak menjadikan para polwan tak bersemangat. Justru wajah kelima polwan dalam latihan terlihat tampak riang dan senang serta bersemangat. Mereka tak sabar ingin segera tampil sekaligus merayakan HUT bersama seluruh anggota Kepolisian serta tamu undangan nanti.

“selamat HUT LALULINTAS ke-61. Tetap Menjadi Pelopor Kesalamatan Berlalulintas. Bersatu Keselamatan Lalulintas Nomor Satu. Salam Tribrata.” ucap kelima Polwan.

Polri Turut Ramaikan Acara Kemenkeu


NTMC – Kepolisian Negara Republik Indonesia ikut serta dalam gelaran pameran dalam rangka Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2016, oleh Dirjen Pembendaharaan Kementerian Keuangan.

Acara yang berlangsung di Gedung Dhanapala, Kompleks Kementerian Keuangan Jakarta, hari ini (20/9/2016), dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo secara terpisah di Istana Negara RI.

Dalam pameran ini, Korps Bhayangkara sendiri akan menampilkan beragam informasi laporan keuangannya, diantaranya laporan operasional untuk tahun 2015 dan 2014, neraca keuangan, serta laporan perubahan ekuitas.


Selain itu, ditampilkan pula demontrasi alat uji narkoba dari Bareskrim bagian Direktorat Reserse Narkoba Mabes Polri.

Sedangkan dari Korlantas sendiri menghadirkan motor khusus denwal. Pameran motor khusus denwal sendiri menarik perhatian pengunjung pameran untuk berfoto-foto.


Di tengah-tengah berlangsungnya pameran, Kapusku Polri Brigjen Pol. Drs. Bambang Ghiri hadir meninjau langsung stand pameran Polri.

Mantan Sespusku Mabes Polri tersebut hadir langsung berfoto bersama dengan para polisi wanita yang bertugas di stand Polri ini.

Para polisi Wanita yang turut hadir antar lain Bripda Dela utami, Bripda Maharani, Bripda Khulut dan Bripda Tiara.

Dalam acara tersebut juga diberikan penghargaan kepada institusi peraih opini wajar tanpa pengecualian tahun 2011-2015, yaitu Kementerian Perindustrian, DPR RI, Pemprov Jawa Barat, Pemkot Surakarta, dan Pemkab Boyolali.

Menteri Keuangan Sri Multan turut hadir pula peserta seluruh kepala daerah dan pimpinan kementrian/lembaga negara.

MEMBACA SEPENGGAL SEJARAH PERJUANGAN ‘OPA MEDELLU’ DI KEPOLISIAN LALULINTAS RI

Written By NTMC Blog on Monday, 19 September 2016 | 11:50


NTMC - Dalam menyambut HUT Lalulintas ke-61, mari sejenak kita menengok sejarah salah satu sosok atau tokoh inspiratif di institusi Kepolisian Republik Indonesia khususnya dalam Korps.Lalulintas Kepolisian Republik Indoonesia.

Perlu kita ketahui bersama, menjadi seorang tokoh inspiratif serta dikagumi tidak lah mudah. Hal tersebut dikarenakan dalam perjalanan hidup seorang manusia memanglah penuh cobaan dan rintangan yang terkadang membuat manusia itu sendiri lupa. Menjadi sosok yang dikagumi banyak orang memanglah butuh pengorbanan dan perjuangan dari sikap perjalanan hidup serta karya hidup.

Seperti halnya salah satu sosok yang memang tidak lah asing dikeluarga besar Bhayangkara dan terkenal dengan jasa-jasanya. Ia dulunya merupakan anggota kepolisian yang pernah berdinas di Kepolisian Lalulintas dan pernah dipercaya memegang amanah sebagai Direktur Lalulintas selama 8 tahun sejak tahun 1965-1972 serta menjabat sebagai Kapolda Sumut sejak tahun 1972-1975.

Sosok beliaupun kerap dikenal dengan figure polisi berintegritas pribadi. Satu dari sedikit jenderal yang jujur, lurus, bersih, sederhana, dan punya prinsip. Barangkali ia bisa disandingkan dengan Jenderal Pol Purn. Hoegeng Iman Santoso, yang juga dikenal sederhana dan lurus.

Beliau adalah Irjen.Pol (Purnawirawan) Ursinus Elias Medellu yang biasa disapa Opa Medellu. Beliau merupakan salah seorang polisi yang punya jasa besar bagi negeri ini. Karirnya ia habiskan seutuhnya untuk mengabdi pada negeri ini.

Beliau pun pernah ditunjuk sebagai pengawal Presiden yang pertama. Tiga orang yang waktu itu ditunjuk menjadi pengawal Bung Karno adalah UE Medellu, JE Kanter dan Daan Mogot.

Selain itu Opa Medellu merupakan seorang pencipta sistem registrasi kendaraan bermotor yang berlaku sampai sekarang, BPKB dan salah seorang tokoh yang menerapkan sistem tilang dengan tiga warna pertama kali yang hingga sekarang masih berlaku. Diketahui, sistem tilang tersebut beliau mengadopsi dari salah satu sistem negara bagian di AS.

Tak hanya itu, saat diera jabatannya, beliau pun berani berjuang dan berkorban dengan menerapkan sistem dana hasil uang dari BPKB di belikan sejumlah aset untuk kepentingan Kepolisian dengan dimulai dari membangun Markas Polantas di Jalan MT haryono sekitar 4 hektar, membeli pompa bensin, peternakan babi di Tangerang, sampai vila di Anyer atas nama pribadi lantaran saat itu lembaga kepolisian tidak boleh membeli aset.

Namun setelah beliau pensiun, Opa Medellu meminta agar Mabes Polri segera membaliknamakan semua aset itu, menjadi milik polisi. Ketika itu, diatasnamakan koperasi yang tujuannya untuk kesejahteraan anggota.

Sikap jujur dan membenci korupsi tersebut membuat beliau menjadi sosok yang menjadi tauladan di Kepolisian. Meskipun beliau mengetahui bahwa pendapatan dari dana BPKB sangatlah besar namun sedikitpun tak terlintas di benak Ursinus Elias Medellu untuk mencari keuntungan, apalagi melakukan tindak korupsi, semua pendapatan itu oleh Ursinus digunakan untuk kesejahteraan polisi.

Kontribusinya yang begitu besar untuk Kepolisian RI, terbukti Ursinus dapat membangun gedung DirLantas tersebut dengan kerja keras dan kejujuran. Ketika itu, Opa Medellu membangun kantor dan fasilitas lalu lintas Polri dengan fasilitas terbaik.

Saking semangatnya bekerja keras untuk Polri, Jenderal jujur ini lupa memperhatikan kesejahteraan keluarganya. Setelah pensiun ia tidak punya rumah. Sampai kemudian dibantu Direktur Polantas untuk mencicil sebuah rumah sederhana di gang sempit, kawasan Otista III, Jakarta Timur. Opa sebelumnya mati-matian mencicil rumah dengan uang pensiunnya.

Nilai-nilai agama yang dianut putra pendeta ini terlalu mulia untuk ditukar dengan penyimpangan serupa penyelewengan jabatan. “Saya menjadi polisi karena kehendak Tuhan, maka selama menjadi polisi saya berusaha tidak melakukan apa yang menyimpang dari ajaran Tuhan,” katanya dalam kutipan.

Karena itu, salah satu buah kerjanya semasa dinas aktif sebagai perwira tingi Polri, Medellu membangun sistem cek and balances agar siapa pun yang duduk sebagai pejabat tidak terjebak melakukan korupsi. “Saya yakin Tuhan sangat benci korupsi, apalagi korupsi di Indonesia,” tutur di sebuah kutipannya.

Ursinus adalah kisah seorang polisi yang menolak sogokan hingga yang bersifat kecil sekalipun. “Kalau saya mau kaya, saya tak akan jadi polisi,” sepenggal kutipan Ursinus yang bahkan tak mampu menguliahkan anak-anaknya dan tak mampu membeli rumah sendiri. Ia membeli rumah cicilan, dengan lebih dulu meminjam uang ibu mertuanya.

Beliau juga selalu mengecek kesiapan anak buahnya mulai dari jam 04.00, dan kalau ada anak buahnya kedapatan menerima uang dari jalanan, tanpa ampun ia akan kirim ke pendidikan lagi. Ia tak pernah membawa pulang uang, selain hanya dari gajinya semata. Ia paling benci dengan korupsi dan itu dibuktikan dengan tindakan nyata.

Hingga akhirnya Beliau meninggal dalam usia 90 tahun pada hari Jumat (6/1/2012). Dalam kepergiaanya, Opa Medellu hanya meninggalkan Warisan yang paling berharga ke anaknya, cucunya, serta cicitnya berupa menanamkan nilai-nilai kejujuran, kerja keras dan disiplin.

“Tuhan tidak kasih uang satu karung untuk saya. Tapi Tuhan menggerakkan apa yang Dia sudah berikan kepada saya, seperti otak, mata, telinga, hati, budi, nurani, pengalaman dan kemampuan. Bekerja merupakan bagian dari doa saya dan Tuhan senantiasa mengabulkan doa saya,” tutur kutipan pria yang lahir di Pulau Sangihe, Sulut.

SEKITAR 100 PESERTA IKUTI DONOR DARAH DAN SUNATAN MASSAL

Written By NTMC Blog on Friday, 16 September 2016 | 21:42


NTMCPOLRI – Donor darah telah menjadi kegiatan rutin tahunan dalam rangka HUT Lalulintas sebagai wujud nyata kepedulian sosial serta wujud syukur Korlantas Polri atas nikmat dan karunia Yang Maha Esa.

Korlantas mengadakan serangkaian kegiatan berupa
1. Donor darah di aula NTMC Polri,
2. Pengobatan gratis dan sunatan massal di SMK madrasah Al Huda, Cengkareng.


Giat Donor darah dan sunatan massal dengan Pusdokkes langsung dihadiri 155 pejabat korlantas, sipil, dan karyawan Ntmc. Hadir pula Pak Wakakorlantas beserta istri.

Sementara itu jumlah yang turut dalam sunatan massal sekitar 100 orang. Masing-masing mereka juga menerima bingkisan sebagai hadiah dari penyelenggara Korlantas Polri.

HUT LALULINTAS KE-61, KORLANTAS POLRI BAKTI SOSIAL JENGUK IPDA SRIWIJAYANTO


NTMC – Dalam menyambut HUT Lalulintas ke-61, sejumlah pejabat korlantas Polri mengadakan Bakti Sosial Kunjungan kerumah keluarga Korlantas yang tengah diderita sakit.

Melalui AKBP Subono bersama Kompol Bayu, dan Kompol Rina, serta pejabat aktif korlantas Polri Agus menyambangi kediaman Ipda Sriwijayanto di Cilandak Jakarta Selatan.

AKBP Subono beserta rombongan usai menjalani donor darah di aula NTMC Jl.MT Haryanto langsung menengok Ipda Sriwijayanto yang tengah didera penyakit kanker otak.

AKBP Subono saat dikonfirmasi mengutarakan rasa kesedihan dan prihatinnya terhadap beliau.

Ipda Sriwijayanto telah mengidap kanker otak selama sembilan tahun lamanya.

Sejumlah pengobatan medis pun terus dijalani beliau. Berkat semangat serta ketabahan dan keikhlasan Ipda Sriwijayanto yang membuatnya mampu bertahan dan melawan segala rasa sakit yang beliau derita.

Akbp Subono menambahkan, jika dalam waktu dua bulan mendatang tak kunjung ada perkembangan, pihak Korlantas akan mengambil tindakan secara pengobatan medis yang lebih serius.

Semoga lekas sembuh, keluarga besar Korlantas Polri senantiasa selalu mendoakan kesembuhan beliau, pungkas Subono

BBM Channel

Anda Pengunjung Ke

Arsip Berita

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. NTMC KORLANTAS POLRI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger