Longsor terjadi bertahap yaitu pada Senin dini hari (2/1) sekitar pukul 01.30 WIB, jalan tersebut sudah ambles sekitar 30 centimeter. Waktu itu hujan turun semalaman. Sekitar pukul 04.00 ambles semakin dalam sekitar 1 meter. Pada Selasa, kedalaman ambles mencapai 4, 25 meter dengan lebar sekitar 1, 4 meter dan panjang 22 meter.
Akibat amblesnya badan jalan lalu lintas Jawa Barat menuju Jawa Tengah atau sebaliknya tersendat. Polisi lalu lintas dan masyarakat sekitar terus berjaga hingga malam. Jika tidak dijaga dikhawatirkan akan membahayakan kendaraan yang melintas.
Dari pantauan longsornya jalan tersebut disebabkan labilnya tanah di wilayah ini. Di sisi kanan dan kiri jalan berupa jurang. Selain itu diduga jalan tidak kuat menahan tonase kendaraan yang lewat. Tidak sesuai dengan daya tahan jalan yang bertipe B, yang hanya mampu menahan kendaraan dengan berat dibawah 15 ton.