Lubang yang terbentuk di badan jalan yang menghubungkan antara Kota Cimahi dengan Kecamatan Parongpong, Cisarua, dan Lembang, ini memiliki lebar sekitar 1 meter dan panjang 1,5 meter. Dilihat dari atas lubang, terlihat aliran Selokan Panengteung yang memiliki arus cukup deras.
Dari arah Cimahi, lubang ini berada di sebelah kiri jalan. Setelah ditemukan pada Jumat pagi, warga langsung meletakkan sejumlah batu besar dan bangku di sekitar lubang untuk mencegah kendaraan terperosok ke lubang tersebut.
Akibat lubang yang menyebabkan penyempitan jalan ini, lalu lintas di sekitarnya sesekali tersendat. Sebab, bagian jalan yang seperempatnya berlubang hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat. Pengemudi dari dua arah berlawanan harus bersabar untuk mendapatkan giliran melintasi jalan yang menyempit ini.