Pematangsiantar, ---Pemerintah daerah diminta untuk menyediakan jalan alternatif untuk mengatasi kemacetan di jalanan. Hal tersebut diungkapkan Anggota DPD-RI Parlindungan Purba,SH MM di sela-sela peninjauan ke Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru IV di Jalan Parapat /Simpang Dua Pematangsiantar.
Kota Pematangsiantar saat ini butuh jalan alternatif. Dengan adanya jalan alternatif maka akan mampu mengatasi kemacetan khususnya di jalur padat kenderaan serta di jalan menuju kota tujuan pariwisata seperti Kota Parapat. Demikian kota-kota lainnya juga sangat membutuhkan jalan alternatif, khususnya di jalur yang padat dan di jalan menuju kota tujuan wisata.Untuk itulah diharapkan agar pemerintah kota dan kabupaten sudah harus menyediakan dan membuka jalan-jalan alternatif.
Dari hasil pantauannya di Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru, kenderaan khususnya kenderaan roda empat dan lainnya,terlihat memadati jalan sehingga terjadi antrean panjang.
Untuk itulah lanjut Parlindungan Purba,pihaknya akan menyampaikan hal tersebut kepada wali kota Pematangsiantar, agar nantinya bisa ditanggapi secara serius dan direalisasikan adanya jalan alternatif yang saat ini benar-benar dibutuhkan untuk kelancaran arus lalu lintas. "Saya mengucapkan terimakasih kepada Kapoldasu, Kapolresta, Pangdam maupun pihak terkait lainnya dengan adanya pendirian pos pengamanan seperti ini," ujarnya.
Menurut Kabag Ops Polresta Pematangsiantar Kompol B. Turnip didampingi Kasat Lantas Polresta Pematangsiantar AKP Hendrik Situmorang, Kepala Penanggungjawab Pospam IV Ipda Restuadi kepadatan jalan dari dan ke Parapat sudah terlihat dalam beberapa hari ini. Sehingga menyebabkan petugas yang berada di Pospam seperti dari Polri, TNI, Dishub, dan lainnya terlihat sibuk dalam mengatasinya.
Untuk itulah diharapkan agar pemerintah kota Pematangsiantar mau membuka jalan alternatif agar kemacetan tidak terjadi,khususnya di hari-hari besar keagamanan dan waktu liburan.
Kemacetan dan antrian panjang sekitar 2 km sehingga menyebabkan pengendaraan kenderaan harus melewatinya dengan sabar.
Saat ini menurut Parlindungan Purba, volume dan jumlah jalan tidak seimbang sehingga menyebabkan terjadi kemacetan dan antrian yang panjang. Jumlah kenderaan semakin bertambah banyak,namun tidak diimbangi dengan pertambahan jalan.
Sumber : NTMC