“Korban kecelakaan lalu lintas selama 2011 masih tinggi. Kecelakaan terjadi disebabkan human eror, seperti sopir yang mengendarai bus dengan kecepatan tinggi. Ini dilakukan karena mengejar setoran,” tutur Bambang di gedung DPRD Jatim, Jumat (13/1/2-12).
Untuk itu, Bambang mememinta supaya para PO bisa lebih memperhatikan nasib sopir. Kesejarheraan sopir harus diperbaiki sehingga saat mengendarai bus bersikap hati-hati.
“Kalau terus terjadi kecelakaan lalu lintas, lebih baik dicabut saja ijin trayeknya. Bus Sumber Kecono, ternyata paling tinggi jumlah korban meningal akibat kecelakaan. Saya minta supaya ada perbaikan kesejahteraan,” tegas Bambang.
Komisi D, kemarin mengundang lima PO yang sering terlibat kecelakaan alalu lintas dan korbannya banyak. Kelima PO yang dipanggil dewan, yakni PO Sumber Kencono, PO AKAS, Bus Pariwisata, PO Mira dan PO Restu.
Dinas Perhubungan dan LLAJ Jatim mencatat sumber Kencono bersama PO AKAS merupakan bus yang paling sering mengalami kecelakaan selama 2011. Kedua PO itu, sama-sama mengalami 21 kali kecelakaan. Sumber Kencono menelan korban 36 orang meningal, 10 luka berat dan 42 luka ringan. Sedangkan PO AKAS, dari 21 kejadian mengakibatkan 14 orang meninggal, enam luka berat dan 14 orang luka ringan.