.
Akibatnya, dua penumpang truk Fuso bermuatan springbed tewas seketika. Korban meninggal adalah seorang ibu dan balitanya berumur 3 tahun yang terjepit kabin truk.
Mayat Desi (26) dan anaknya Syamsul Arifin baru berhasil dievakuasi keluar setelah kabin truk sedikit dicongkel. Mayat keduanya langsung dilarikan ke RSU dr Abdoer Rahem. Sementara pengemudi truk L-8083-MC, Sutrisno (29) warga Grati, Pasuruan, hanya menderita luka ringan di bagian kaki.
Kronologis sebelum kejadian, truk trailer EA-8322-SZ penuh muatan jagung menuju arah Surabaya mengalami ban bocor, hingga langsung ganti ban. Saat ganti ban separuh body truk sudah turun dari bahu jalan, dan hanya sebagian yang tetap berada di atas badan jalan.
Sebelum truknya menabrak, Sutrisno mengaku sempat terkejut karena saat akan mendahului truk trailer itu dari arah berlawanan muncul dua sepeda motor. Saat bersamaan dia pun langsung banting setir ke kiri hingga menabrak bak belakang truk trailer.
Karena kerasnya benturan, kabin truk L-8083-MC ringsek hingga menjepit Desi yang memangku balitanya Syamsul Arifin duduk di samping sopir. Melihat remuknya bagian kabin, polisi menduga kecepatan truk saat tabrakan bisa mencapai sekitar 60 - 70 KM/jam.
"Kalau laju truk yang menabrak agak pelan, tidak akan sampai ringsek seperti itu," tukas Aiptu Subagyo, anggota Satlantas Polres Situbondo.
Tabrakan dua truk besar itu sempat membuat arus lalu lintas di lokasi kejadian tersendat. Meski tidak sampai menimbulkan kemacetan, polisi mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka tutup. Arus lalu lintas kembali lancar, setelah dua truk itu berhasil diderek ke Mapolres Situbondo.