Pabrik-Pabrik di Sukabumi Imbaskan Macet Parah

10:34

SUKABUMI - Bermunculannya pabrik di pinggir-pinggir jalan mulai dari pintu gerbang Sukabumi sebelah utara hingga di selatan, menjadi salah satu penyebab macet bertambah parah.
Pabrik-pabrik berderet bak jamur di musim hujan. Jalan utama dari Bogor maupun Bandung yang melewati Sukabumi, tidak mampu lagi menampung ribuan mobil dan motor yang melalui jalan itu setiap detiknya. Sedangkan kualitas jalan semakin buruk dan sempit.
Membawa kendaraan melewati Sukabumi sangat melelahkan. Jauh dari kenyamanan. Jarak tempuh menjadi lama, yang biasanya hanya butuh waktu 1 jam, kini harus ditempuh 4-5 jam.
Kenyamanan berkendaraan sudah tak ada, padahal kawasan Sukabumi merupakan daerah tujuan wisata yang potensial di Jawa Barat.
Sebenarnya, keluhan kemacetan ini, bukan hanya melibatkan pengguna jalan pendatang, tetapi warga setempat juga mendapat imbas. Pada saat macet, angkutan kota sering ‘terjepit’ di tengah jalan sehingga tidak bisa bergerak. Akibatnya warga mau bepergian menjadi terhambat. Angkotnya sendiri tekor waktu dan bensin.
“Memangnya pendatang saja yang mengeluhkan kemacetan di Sukabumi, kami sendiri sebagai warga sangat menderita dengan kemacetan ini. Kami sudah capek dan sudah bosen dengan kondisi seperti ini,” kata Haura, warga Karang Tengah, Sukabumi.
Kemacetan parah sudah seperti hantu menakutkan bagi pengendara yang kerap melewati ruas jalan di Kabupaten Sukabumi bagian utara. Sebab, sedikitnya ada empat titik menjadi sumber kemacetan. Makanya Sukabumi selalu dijuluki biang macet.
Titik kemacetan tersebut di antaranya depan Pasar Cicurug, Cidahu, Pasar Cibadak, dan Pertigaan Cibaraja. Tak hanya itu, pemicu kemacetan juga dikarenakan infrastruktur jalan yang rusak dan sempit.
Belum lagi ditambah banyaknya kendaraan besar membawa barang pabrik yang melebihi tonase, sehingga berjalan merayap serta minimnya jalan alternatif di sepanjang ruas jalan tersebut.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »