Ratusan Warga Blokir Jalan Menuju Tambang

17:05
Sulsel-Aksi ratusan warga melakukan pemblokiran akses jalan tambang di Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Akibatnya, tak satupun kendaraan milik perusahaan tambang luput dari razia yang dilakukan warga. Pasalnya, setiap kendaraan yang melintas di lokasi aksi diperiksa satu persatu. Bukan, tidak hanya kendaraan yang dilarang melintas, namun juga karyawan PT. Inco dilarang melintas.

Berlanjutnya aksi blokade akses jalan tambang tersebut, karena tuntutan warga yang meminta Direktur Utama PT. Inco/Vale, untuk turun berdialog langsung dengan masyarakat, belum dipenuhi.

“Kami akan tetap menggelar aksi dan menutup akses jalan bagi kendaraan dan karyawan khusus perusahaan, hingga tuntutan kami terpenuhi," ungkap Samuel, selaku kordinator aksi.

Rangkaian aksi ini merupakan buntut dari kekecewaan warga terhadap keputusan perusahaan yang mengangkat komisaris independen tanpa melibatkan warga lokal. Tanpa terlibatnya warga asli Luwu, pendemo menilai, PT Inco telah melakukan pelecehan terhadap warga asli. 

“Seharusnya pihak perusahaan membentuk Komite Nomonasi, yang bertujuan menyeleksi nama-nama yang akan duduk di jajaran Komisaris Independen, dan mereka itu yang mengerti betul kultur masyarakat tana luwu," tegas Samuel lagi.

Sementara itu, hingga hari kedua aksi pemblokadean akses jalan belum mendapat tanggapan dari pihak PT. Inco/Vale. Padahal, aksi digelar di titik akses jalan yang menghubungkan lokasi tambang, pabrik nikel dan pelabuhan bongkar muat milik PT. Inco/Vale. Puluhan aparat kepolisian dari Polres Luwu Timur, disiagakan guna mengamankan jalannya aksi unjuk rasa.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »