Hari Pertama Puasa, Lalin Ibukota Lenggang

12:16

JAKARTA - Hari pertama puasa Ramadhan 2012, Sabtu (21/7/2012) ini, jalan-jalan besar di Jakarta Pusat tampak tidak sepadat hari-hari biasanya. Kondisi serupa terjadi pada bus Transjakarta yang hingga pukul 09.00 WIB masih terlihat sepi .

Seorang polisi yang bertugas di Pos Polisi Jalan Medan Merdeka Barat, Bripda Eko Budianto, mengatakan, lalu-lintas akhir pekan ini lebih sepi daripada akhir pekan biasanya.

"Lalu-lintas hari Sabtu dan akhir pekan, biasanya memang lebih sepi daripada hari kerja karena banyak kantor yang libur. Tapi hari ini lebih sepi daripada Sabtu minggu lalu. Mungkin karena hari ini adalah hari pertama puasa," kata Eko.

Eko menambahkan, lalu-lintas masih didominasi oleh kendaraan bermotor roda dua dan kendaraan umum. Lalu-lintas ramai dari arah Jalan Medan Merdeka Barat ke arah Thamrin. Sementara itu arah sebaliknya terlihat lebih lengang.

"Intensitas kendaraan memang agak berkurang pagi ini. kendaraan pada hari biasa bisa mencapai ribuan sedangkan hari ini hanya ratusan. Biasanya jalan raya akan ramai setelah agak siang," ujarnya.

Sementara itu, halte bus Transjakarta di Bundaran Hotel Indonesia hingga pukul 09.00 WIB masih sepi. Hanya terdapat beberapa calon penumpang yang menunggu bus datang.

"Sabtu pagi ini lebih sepi dibandingkan dengabn Sabtu minggu lalu. Apalagi pada jam operasi pukul 05.00-07.00 WIB jumlah penumpang jauh berkurang, mungkin karena hari pertama puasa," kata seorang petugas tiket di halte Bundaran Indonesia, Indra Eghi.

Bus Transjakarta tujuan Blok M dari arah Harmoni tampak sepi. Padahal pada hari biasa, ramai. Salah satu bus bahkan hanya diisi oleh petugas bus Transjakart.

Berbeda dengan bus dari arah Harmoni, bus yang menuju arah sebaliknya lebih banyak penumpangnya, tetapi masih terhitung sepi.

"Penumpang lebih sepi, biasanya berdesak-desakan dalam bus, pagi ini tidak. Mungkin agak siang akan lebih ramai penumpang," kata seorang petugas bus Transjakarta, Irawansyah.

Suasana sepi juga terlihat di daerah Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sejumlah warung tutup, dan jumlah pejalan kaki terlihat berkurang dibandingkan biasanya.

Sumber: Antara

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »