Direktur Utama RSHS, Bayu Wahyudi, mengatakan, BEST dibentuk dengan latar belakang
banyaknya kecelakaan lalu lintas. Di bawah koordinator Dinas Kesehatan
Jawa Barat, BEST diterapkan untuk wilayah Bandung Raya, yakni Kota
Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kota dan Kabupaten Bandung, dan
Kabupaten Sumedang. BEST menyertakan 30 rumah sakit yang dijadikan jaringan, termasuk RSHS.
"Sebenarnya bukan KLL (kecelakaan lalu lintas, Red) saja, tapi bisa juga menangani emergency lain seperti disaster (bencana alam), penyakit stroke, jantung dan pelayanan ibu yang melahirkan dengan perdarahan serta anak-anak," katanya belum lama ini.
Dicontohkan, bila saat perjalanan mudik atau di rumah mengalami kejadian seperti di atas, masyarakat bisa menelepon ke nomor 022-4261000 yang menjadi moderator. Operator yang bersiaga 24 jam ini akan membantu memberikan informasi berisi arahan bagi pasien untuk ditangani di pelayanan kesehatan mana yang dituju dan terdekat dengan wilayah kejadian atau lokasi pasien. Petugas informasi juga akan menyampaikan pada pelayanan kesehatannya sehingga membantu memudahkan masyarakat.
Pada kesempatan itu, dr Bayu juga mengatakan, sebelum dan sesudah Lebaran RSHS tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. RSHS akan menyiapkan Poli Siaga, dokter jaga, serta perawat. Meski begitu, RSHS tidak akan menambah bed atau tempat tidur karena justru pada saat Lebaran cukup banyak pasien yang memilih pulang untuk mudik Lebaran.
"Sebenarnya bukan KLL (kecelakaan lalu lintas, Red) saja, tapi bisa juga menangani emergency lain seperti disaster (bencana alam), penyakit stroke, jantung dan pelayanan ibu yang melahirkan dengan perdarahan serta anak-anak," katanya belum lama ini.
Dicontohkan, bila saat perjalanan mudik atau di rumah mengalami kejadian seperti di atas, masyarakat bisa menelepon ke nomor 022-4261000 yang menjadi moderator. Operator yang bersiaga 24 jam ini akan membantu memberikan informasi berisi arahan bagi pasien untuk ditangani di pelayanan kesehatan mana yang dituju dan terdekat dengan wilayah kejadian atau lokasi pasien. Petugas informasi juga akan menyampaikan pada pelayanan kesehatannya sehingga membantu memudahkan masyarakat.
Pada kesempatan itu, dr Bayu juga mengatakan, sebelum dan sesudah Lebaran RSHS tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. RSHS akan menyiapkan Poli Siaga, dokter jaga, serta perawat. Meski begitu, RSHS tidak akan menambah bed atau tempat tidur karena justru pada saat Lebaran cukup banyak pasien yang memilih pulang untuk mudik Lebaran.