Bandung: Kepala
Biro Operasi Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Martanto
mengatakan, di jalur Pantura, Karawang, dipersiapkan jalur khusus bagi
roda dua. “Mulai dari pertigaan (kantor) DPRD Karawang sampai dengan
keluar Ciasem,” kata Martanto selepas Rapat Koordinasi Lebaran di Gedung
Sate Bandung, Rabu, 8 Agustus 2012.
Martanto mengatakan, jalur khusus itu akan mulai dibuka sejak 11 Agustus hingga 26 Agustus nanti. Menurut dia, pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua akan diminta keluar dari jalur utama di Pantura di pertigaan DPRD Karawang. Jalan utama selepas pertigaan itu diperuntukkan bagi kendaraan roda empat.
Rute khusus sepeda motor itu dimulai dari Tanjung Pura menuju pertigaan Kantor DPRD Karawang. Dari sana kendaraan roda dua diminta menggunakan jalur menuju Tegalwarna menyusuri Tanggul Johar, Pertigaan Tegal Sari, Wadas, Pertigaan Cilamaya. Pilihan rute keluar untuk bergabung lagi dengan kendaraan roda empat di jalur Pantura bisa melalui Cikalong atau Ciasem.
Menurut Martanto, pemerintah Karawang sudah menyiapkan infrastruktur untuk mengantisipasi padatnya kendaraan roda dua di jalur itu. “Dan dalam pengecekan terakhir, sarana pendukung seperti pom bensin dan rest area sudah siap di jalur ini,” kata Martanto.
Tahun ini Polda Jawa Barat sengaja menata jarak antar pos pengamanannya tiap 4,5 kilometer menyusuri semua jalur utama angkutan Lebaran baik di utara, tengah, dan selatan. Total terdapat 86 pos pengamanan yang tersebar di jalur utama angkutan Lebaran. Di jalur utara 37 pos pengamanan, di jalur tengah, 28 pos, dan jalur selatan sisanya.
Martanto mengatakan, jalur khusus itu akan mulai dibuka sejak 11 Agustus hingga 26 Agustus nanti. Menurut dia, pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua akan diminta keluar dari jalur utama di Pantura di pertigaan DPRD Karawang. Jalan utama selepas pertigaan itu diperuntukkan bagi kendaraan roda empat.
Rute khusus sepeda motor itu dimulai dari Tanjung Pura menuju pertigaan Kantor DPRD Karawang. Dari sana kendaraan roda dua diminta menggunakan jalur menuju Tegalwarna menyusuri Tanggul Johar, Pertigaan Tegal Sari, Wadas, Pertigaan Cilamaya. Pilihan rute keluar untuk bergabung lagi dengan kendaraan roda empat di jalur Pantura bisa melalui Cikalong atau Ciasem.
Menurut Martanto, pemerintah Karawang sudah menyiapkan infrastruktur untuk mengantisipasi padatnya kendaraan roda dua di jalur itu. “Dan dalam pengecekan terakhir, sarana pendukung seperti pom bensin dan rest area sudah siap di jalur ini,” kata Martanto.
Tahun ini Polda Jawa Barat sengaja menata jarak antar pos pengamanannya tiap 4,5 kilometer menyusuri semua jalur utama angkutan Lebaran baik di utara, tengah, dan selatan. Total terdapat 86 pos pengamanan yang tersebar di jalur utama angkutan Lebaran. Di jalur utara 37 pos pengamanan, di jalur tengah, 28 pos, dan jalur selatan sisanya.